Suara.com - Firma riset pasar Counterpoint Research telah melakukan survei yang mengungkap smartphone terpopuler.
Dilansir dari situs resmi Counterpoint, Jumat (14/6/2024), survei ini dilakukan terhadap masyarakat India yang berusia antara 16 dan 25 tahun.
Diketahui soal parameter apa saja yang paling penting bagi mereka ketika hendak membeli ponsel pintar.
Survei menunjukkan bahwa “nilai uang” dan “teknologi terkini” adalah dua faktor terpenting bagi mereka.
Sebanyak 25 persen dan 18 persen responden masing-masing memilih kedua faktor ini.
Data tersebut juga mengungkapkan bahwa realme adalah yang paling populer di kalangan anak muda di India.
Sebanyak 58 persen responden dalam kelompok usia 18-25 tahun memilih realme.
Perusahaan ini disukai oleh kaum muda karena menawarkan teknologi terkini, nilai uang, dan desain penuh gaya dalam kisaran harga di bawah 20.00 rupee atau sekitar Rp3,9 juta.
Peringkat berikutnya Xiaomi dan vivo berada di peringkat kedua dan ketiga dengan masing-masing 54 persen dan 53 persen suara.
Baca Juga: Saingi Huawei, Xiaomi Mi Mix Fold 4 Jadi HP Lipat Ketiga dengan Komunikasi Satelit
Survei tersebut mengungkapkan bahwa seperempat responden memandang “nilai uang” sebagai faktor terpenting di balik keputusan pembelian.
Hal ini juga disusul dengan penggunaan teknologi terkini pada perangkatnya.
Mengomentari popularitas realme di kalangan kelompok umur, Analis Senior Arushi Chawla mencatat bahwa generasi muda mendekati pembelian ponsel pintar dengan antusiasme yang kuat.
Ia juga menyebutkan bahwa teknologi terkini, harga terjangkau, dan tampilan penuh gaya dianggap sebagai faktor terpenting dalam membeli ponsel pintar di kalangan anak muda.
Dia mengungkapkan bahwa hampir 60 persen pasar ponsel pintar di negara tersebut berada pada kisaran harga di bawah 20.000 Rupee atau sekitar Rp 3,9 juta.
Pada Februari tahun ini, firma riset pasar lainnya IDC juga menerbitkan laporan survei mereka tentang pasar ponsel pintar India pada 2023.
Menurut laporan tersebut, setelah mengalami penurunan pangsa pasar yang signifikan pada Q3 tahun lalu, realme masih menduduki peringkat ketiga di negara tersebut dengan pangsa pasar sebesar 12,5 persen.
Berita Terkait
-
10 Perubahan Besar di Xiaomi HyperOS 2.0
-
Begini Penampakan Xiaomi Mix Flip, Diungkap Bos Lei Jun
-
Vivo V40 Pro Kantongi Sertifikasi NBTC, Janjikan Performa Kencang dengan Dimensity 9200 Plus
-
Usai Xiaomi, Giliran Realme Siapkan Charger HP 300W Tercepat di Dunia!
-
Bocoran Poco M6 4G, HP Murah Kembaran Xiaomi Redmi 13
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 13 Juni 2026: Panen 5.000 Gems dan 150 Shard
-
47 Kode Redeem FF Terbaru 13 Juni 2026: Panen 200 DM Gratis dan SG2
-
3 HP AI Harga 1 Jutaan Terbaik Juni 2026, Fitur Pintar Melimpah Buat Dana Mepet
-
Higgs Games Island Gaet Lus Figo, Dorong Ekosistem Game Mobile Indonesia Naik Kelas ke Level Global
-
Dorong Transformasi Digital Korporasi Indonesia, XLSMART Luncurkan ESTA Ecosystem Berbasis AI dan 5G
-
Honor X7e Plus 5G Lolos Sertifikasi, Siap Meluncur ke Pasar Global
-
7 Kelebihan dan Kekurangan Huawei MatePad Mini: Pesaing iPad Mini Memori Lega
-
4 Simulasi Sebelumnya Akurat, EA Sports Prediksi La Furia Roja Juara Piala Dunia 2026
-
HP Tangguh Terbaru, Moto G Max Usung Kamera 200 MP dan Layar 5.000 Nits
-
Bali Jadi Tuan Rumah Pertemuan Tata Kelola Internet Internasional ICANN