Model dan alat machine learning (ML) milik Google Cloud khusus yang dilatih dengan dataset operasional Indosat yang besar.
Hal ini memungkinkan berbagai industri mengambil keputusan berdasarkan data terkait pemilihan lokasi optimal untuk ekspansi strategis.
Kemudian, mengoptimalkan manajemen dan pemeliharaan aset berdasarkan data lokasi dan kondisi real-time.
Juga memodelkan skenario potensi bencana alam untuk mengembangkan strategi mitigasi proaktif.
Indosat juga akan memanfaatkan teknologi ini untuk mengidentifikasi area dengan potensi pertumbuhan tinggi namun memiliki keterbatasan cakupan jaringan.
Hal ini dapat membantu merumuskan keputusan strategis dalam memperluas kapasitas jaringan dan menjembatani kesenjangan digital antara komunitas perkotaan dan terpencil.
4. Operasi jaringan dan Teknologi Informasi (TI) yang ditingkatkan
Sistem yang dapat teroptimalisasi secara mandiri dengan dukungan model ML khusus dan multimodal untuk memprediksi Return on Investment (ROI) dari investasi modal.
Selain itu, mengurangi konsumsi energi, mengoptimalkan desain dan pemanfaatan aset, serta mendeteksi dan menyelesaikan masalah secara proaktif.
Solusi ini menghasilkan penghematan biaya, operasi yang berkelanjutan, dan peningkatan keandalan layanan.
Sebagai contoh, AI dapat secara dinamis menyesuaikan tingkat daya menara seluler pada periode normal, membantu teknisi lapangan mendiagnosis dan menyelesaikan gangguan dengan cepat berdasarkan masukan verbal dan visual mereka, serta mengalihkan trafik jaringan untuk menghindari komponen yang rusak saat perbaikan sedang dilakukan.
Baca Juga: Salip Microsoft, Apple Kini Jadi Perusahaan Termahal di Dunia
Selain itu, agen yang diperkuat GenAI akan membantu pembuatan kode dan penyelesaian masalah yang akan meningkatkan kecepatan tim TI dalam development, yang menghasilkan waktu ke pasar dan waktu ke nilai yang lebih cepat untuk produk dan layanan perangkat lunak yang andal.
5. Transformasi Back Office
Aplikasi pencarian perusahaan yang didukung oleh GenAI khusus yang memungkinkan tim SDM, Hukum,
Pengadaan, dan Keuangan untuk mengakses informasi yang mereka butuhkan.
Dengan mengajukan pertanyaan kepada aplikasi ini dalam bahasa sehari-hari, mereka akan menerima jawaban atau ringkasan yang akurat dan relevan secara kontekstual dari sejumlah besar data, seperti kebijakan, kontrak, laporan keuangan, atau catatan karyawan.
Hal ini akan meminimalisir penggunaan waktu untuk pencarian secara manual, mempercepat pengambilan keputusan, dan meningkatkan produktivitas.
Selain mengimplementasikan solusi-solusi tersebut pada operasi bisnisnya, Indosat dan Google Cloud juga akan mengeksplorasi inisiatif go-to-market bersama untuk memberdayakan ekosistem digital Indonesia.
Kedua belah pihak akan menyediakan akses terhadap solusi-solusi di atas kepada UMKM, startup, perusahaan, dan organisasi sektor publik dengan infrastruktur yang dioptimalkan untuk AI dari Google Cloud, platform data yang berbasis AI, dan platform pengembangan AI terpadu.
Vikram Sinha, Presiden Direktur and Chief Executive Officer, Indosat Ooredoo Hutchison, mengatakan, saat Indonesia melangkah ke era digital, Indosat berkomitmen untuk memberdayakan masyarakat Indonesia dengan menyediakan perangkat dan teknologi mutakhir yang dibutuhkan untuk kemajuan bisnis dan individu.
"Kolaborasi kami dengan Google Cloud bukan hanya menjadi tonggak penting bagi Indosat, tetapi juga sebagai langkah signifikan dalam misi kami untuk bertransformasi menjadi AI Native TechCo," katanya dalam keterangan resminya, Jumat (14/6/2024).
Karan Bajwa, Vice President, Asia Pasifik, Google Cloud, mengatakan, adopsi awal arsitektur cloud-native dan platform analitik data AI oleh Indosat menunjukkan pendekatan berpikir ke depan.
"Inisiatif ini tidak hanya akan menunjukkan kekuatan transformasional AI dalam telekomunikasi, tetapi juga menjadi cetak biru bagi sektor lain yang ingin memanfaatkan teknologi ini untuk mendorong pertumbuhan dan dampak nasional," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Cara Instal Asisten AI Google Gemini, Gampang Banget!
-
Deretan Fitur dan Produk Ini Siap Rilis di WWDC 2024, iOS 18 Paling Dinantikan!
-
HP Mahal iPhone 15 Tak Kebagian Fitur Canggih Apple
-
Oppo Gandeng Google, MediaTek, hingga Microsoft Buat Garap HP AI
-
MediaTek - NVIDIA Bersatu Perkuat AI di Miliaran Perangkat IoT
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
14 Layanan Apple Masuk Verifikasi Komdigi, Ini Daftar Fitur yang Dievaluasi
-
Telkomsel Dorong UKM Go Global dengan AI, DCE Academy 2026 Cetak Wirausaha Digital Baru
-
JBL Quantum Resmi Hadir di Indonesia, Headset Gaming Terbaru untuk Gamer Kasual hingga Esports
-
Teknologi Garmin Jadi Senjata Atlet Hybrid Race, Team Garmin Raih 19 Podium
-
Xiaomi Perkuat Ekosistem REDMI di Indonesia, Tablet hingga Smartwatch Baru Bidik Kebutuhan Gen Z
-
Harga Lagi Naik tapi Mau Beli HP Baru? Ini Tips David GadgetIn agar Tak Rugi
-
4 HP dengan Kamera 108 MP Harga Rp2 Jutaan, Dilengkapi Layar AMOLED dan RAM Jumbo
-
AI for Life, Menandai Kemajuan Pendidikan dan Inovasi Indonesia di Era Kecerdasan Artifisial
-
Harga Reno16 Naik Rp4,3 Juta, Oppo Ungkap Alasan di Baliknya
-
7 HP Terbaik untuk Nonton Konser, Baterai Badak dengan Kamera Zoom Jauh Super Tajam