Suara.com - Setelah mengumumkan rencana untuk memblokir X, pemerintah diduga menghadirkan sosmed pengganti yang diberi nama Elaelo. Baru-baru ini, aturan-aturan di sosmed Elaelo beredar di X hingga mnejadi perbincangan hangat.
Belum ada konfirmasi resmi dari pemerintah, banyak yang menduga jika sosmed Elaelo hadir sebagai pengganti X. Di laman utama sosmed ini tertulis pesan yang menyebut bahwa Elaelo adalah media sosial lokal pengganti X atau Twitter.
Sebelumnya, pemerintah melalui Kominfo memutuskan untuk memblokir X karena dirasa memiliki banyak konten pornografi. Karena prosedur yang rumit untuk melapor ke pihak X, pemerintah akhirnya mengambil tindakan tegas untuk memblokir laman tersebut.
Digadang-gadang sebagai pengganti X, Elaelo justru menjadi olok-olokan netizen di sosial media X. Apalagi laman media sosial ini sempat tidak bisa diakses ketika pertama kali diperkenalkan.
Terbaru, netizen kembali dibuat geger dengan beredarnya aturan-aturan di sosmed Elaelo. Cuitan ini diunggah pertama kali oleh @BaseBDG di X hingga menjadi viral.
"Elaelo ini ngetroll apa gimana?" tulis cuitan tersebut.
Bersama dengan cuitan ini nampak deretan aturan yang berlaku di sosmed Elaelo. Netizen pengguna sosial media ini dilarang memberikan kritik untuk pemerintah, tidak boleh membahas tapera, tidak boleh membahas draft Undang-undang, hingga membahas kasus korupsi.
"Patuhi aturan ini untuk pengalaman yang lebih baik di Elaelo. #AturanElaelo #Elaelo" tulis screenshot yang beredar.
Menuai berbagai reaksi, unggahan aturan-aturan di sosmed Elaelo yang beredar ini langsung mendapat komentar beragam. Banyak yang geleng-geleng dengan aksi tersebut.
Baca Juga: Soal Artis yang Rajin Ngonten saat Haji, Habib Jafar Bilang Begini
"Gak malu apa ya? Muka pada taruh di mana sih?" balas netizen.
"Kan, blokir Twitter sebenarnya bukan karena pornografi, tapi takut mengkritik pemerintah" komentar akun lainnya.
"Siap si paling anti kritik" ungkap netizen.
Hingga kini belum diungkap dengan pasti mengenai siapa sebenarnya pembuat sosmed pengganti X yaitu Elaelo. Pemerintah masih belum buka suara terkait hal tersebut.
Berita Terkait
-
Viral Elaelo Jadi Medsos Pengganti X, Pakar Ungkap Fakta Sebenarnya
-
Bukannya Takbiran, Sekelompok Pemuda Malah Putar Musik DJ di Atas Truk, Endingnya Apes
-
Waduh! Dua Sejoli Mesum di Parkiran Mal Dibela Netizen, Aksi Sekuriti Dianggap Berlebihan
-
Netizen Bongkar Asal Usul Sosmed Elaelo, Rencana Blokir X Cuma Akal-akalan?
-
Digadang-gadang Gantikan X, Media Sosial Elaelo Kini Justru Tidak Bisa Diakses
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Apa itu Whip Pink? Tabung Whipped Cream yang Disebut 'Laughing Gas' Jika Disalahgunakan
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Samsung Galaxy A57 5G Lolos Sertifikasi: Pakai Chip Anyar Exynos dan RAM 12 GB
-
Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro Diprediksi Bawa Performa Kencang, Clock Speed 5,5 GHz
-
Fantastis, Segini Hadiah Aurora PH usai Juara M7 World Championship 2026
-
58 Kode Redeem FF Terbaru Aktif 26 Januari: Raih Skin Gojo, Banner Jujutsu, dan Diamond
-
Turki Jadi Tuan Rumah MLBB M8 World Championship, Wild Card di Thailand
-
Film Super Mario Galaxy Rilis Lebih Cepat, Trailer Baru Ungkap Kehadiran Yoshi
-
Profil Aurora Light: 'Bro Cahyo' Menyala, Eks Pemain MPL ID Jadi Finals MVP M7 Mobile Legends
-
iQOO 15 Ultra Resmi Meluncur 4 Februari, Bawa Performa Gahar Kelas Monster
-
Harga Diprediksi Lebih Miring, Oppo Find X9s Bakal Bawa Dua Sensor 200 MP
-
Waspada Penjahat Siber Menyebar File Berbahaya Menyamar Sebagai E-Book PDF