Suara.com - PT Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) melihat gap di digital talent Indonesia yang bertolak belakang dengan proses adaptasi digital itu sendiri.
"Banyak studi di Indonesa kekurangan digital talent, tercatat terjadi talent gap di masyarakat 900 hingga 1 juta," ujar Director & Chief Business Officer IOH Muhammad Buldansyah dalam Ngobrol Santai di Jakarta, belum lama ini.
Indosat yang belum lama masuk ke dalam transformasi digitalisasi pendidikan melihat pasar ini berpotensi memiliki pertumbuhan yang sangat besar.
"Kita melihat ini pasar yang growth-nya itu sangat tinggi," katanya.
Menurut pria yang akrab disapa Dany, digitalisasi di dunia pendidikan baru saja dimulai Indosat.
"Relatif belum lama dan mereka butuh sekali solusi-solusi digital yang hampir tidak mungkin lagi dilakukan secara tradisional, costnya sangat mahal," dia menjelaskan.
Menurutnya, digital transformasi ini sangat penting untuk pendidikan.
Dany memprediksi, digital transformasi di pendidikan memiliki pertumbuhan yang tidak sedikit.
"Bisa 20 - 30 persen setahun growth untuk digitalisasi market di Indonesia," tambah dia.
Baca Juga: Dorong Kreatifitas dan Inovasi di Era Digital, AMANAH Sambangi IAIN Lhokseumawe
Penerapan digitalisasi yang diterapkan di pendidikan dari Indonesia lebih didominasi dalam hal konektivitas.
"Paling banyak itu connectivity, internet WiFi, networknya. Kedua adalah smartplus, kita punya screen buat education, baru IoT yang masih relatif baru," ungkap Dany.
Dia melihat, tingginya adaptasi digital di Indonesia sehingga masuknya Indosat ke sektor pendidikan merupakan waktu yang tepat.
"Kalau kita lihat dalam 5 tahun ke depan, penetrasi broadband akan semakin tinggi. Ini (digital pendidikan) variabel yang harus kita lihat," tukasnya.
Berita Terkait
-
Indosat HiFi Perluas Jangkauan Fiber Optik, Hadirkan Internet hingga 1 Gbps
-
Demi Tingkatkan Skill Karyawan, BNI Gandeng Dibimbing.id sebagai Mitra Corporate Training!
-
Tawarkan Pembayaran Praktis Bengkel Hingga Transjakarta, AstraPay Targetkan 15 Juta Pengguna
-
Perkuat Keuangan Digital, Laba Astra Financial Naik 12 Persen di Kuartal Pertama 2024
-
Gaet Nasabah, Superbank Tawarkan Bunga 6% Jika Buka Tabungan di Aplikasi Grab
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard