Suara.com - AstraPay memamerkan pencapaiannya selama empat tahun berdiri. Total pengguna aplikasi dompet digital di bawah naungan Astra Financial ini sudah mencapai 13 juta hingga Mei 2024.
Selain itu, AstraPay mencapai 32 juta kali dalam pencapaian jumlah transaksi serta nilai Transaksi Bruto atau Gross Transaction Value (GTV) sebesar Rp19,03 triliun pada periode Januari–Mei 2024.
“AstraPay menargetkan 15 juta pengguna dengan jumlah transaksi yang ditargetkan sebesar 32 juta kali disertai GTV (Gross Transaction Value) yang ditargetkan mencapai Rp52,59 triliun sampai dengan akhir tahun 2024 nanti,” ujar Chief Executive Officer AstraPay Rina Apriana dalam Media Workshop, Bandung, Jawa Barat, pada Jumat (21/6/2024).
Awal Juni 2024, AstraPay resmi merilis tampilan baru guna membuat pengguna AstraPay lebih nyaman dan mudah dalam bertransaksi. Tidak hanya tampilan, AstraPay juga merilis fitur biometrik yang membuat pengguna lebih aman.
AstraPay turut mendukung dan mengembangkan digitalisasi layanan. Dalam hal ini, AstraPay sebagai Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) juga berperan dalam mendukung peningkatan pemahaman sistem pembayaran digital untuk mendukung perkembangan dan inovasi sistem pembayaran yang sehat dan berkelanjutan. Salah satu upaya yang dilakukan oleh AstraPay dalam melakukan sosialisasi pemahaman terhadap QRIS, khususnya bagi para UMKM.
Diketahui AstraPay menawarkan solusi pembayaran praktis dan aman untuk berbagai kebutuhan transaksi seperti pembayaran tiket MRT, TransJakarta, token listrik, PDAM, cicilan, bengkel dan kebutuhan lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Bertemu di Hotel Borobudur, Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Terseret Dakwaan Korupsi Impor?
-
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen, Tapi Dinilai Rapuh karena Bergantung Konsumsi
-
Platform Kripto OSL Indonesia Umumkan Migrasi Bursa dan Kliring
-
Pertamina dan LanzaTech Berkolaborasi Dorong Investasi Energi Bersih Berbasis Teknologi
-
Sektor Ekonomi Kreatif RI Serap Tenaga Kerja 27,4 Juta
-
Multiplier Effect Industri Hulu Migas, Dukung Perekonomian Daerah
-
Harga Minyak Naik Tipis, Investor Ragukan Kesepakatan AS-Iran Tercapai
-
Harga Pangan Nasional 7 Mei 2026: Bawang Merah Meroket, Cabai dan Minyak Goreng Ikut Naik
-
Kurs Rupiah Hari Ini 7 Mei 2026 Naik ke Rp17.336, Ini Penyebabnya
-
BI: Program Makan Bergizi Gratis Jadi Pendorong Ekonomi Indonesia Meroket