Suara.com - Ditahan selama 49 hari usai dituding sebagai pelaku kasus pembunuhan Vina Cirebon, Pegi Setiawan akhirnya dibebaskan pada hari Selasa (9/7/2024) lalu. Dituding melakukan salah tangkap, netizen geram hingga menjual murah gedung Polres Cirebon di marketplace.
Sebelumnya, Polres Cirebon mengungkap sosok pelaku utama dalam kasus Vina Cirebon yaitu Pegi Setiawan. Dirinya pun langsung ditahan pada 21 Mei 2024 lalu atas tuduhan tersebut.
Berbagai kejanggalan muncul usai penetapan Pegi Setiawan sebagai tersangka, namun Polres Cirebon dirasa bungkam dan tidak menanggapi hal tersebut. Dalam gugatan praperadilan, dirinya lalu akhirnya dibebaskan atas tuduhan tersebut usai ditahan selama 49 hari.
Sebagai respon atas aksi salah tangkap yang dilakukan oleh Polres Cirebon, netizen ramai-ramai menjual murah gedung Polres Cirebon di marketplace. Dalam cuitan akun @Heraloebss, gedung ini dijual dengan harga murah meriah yaitu Rp 79.000 saja.
"Jual aja daripada nggak kepake, minus otaknya agak miring 30 derajat" tulis deskripsi dalam laman penjualan.
Aksi jual murah gedung Polres Cirebon yang dilakukan oleh netizen ini dirasa sebagai protes atas kasus Pegi Setiawan yang salah tangkap hingga dijebloskan ke penjara. Usai viral, cuitan akun @Heraloebss ini lalu menuai berbagai komentar dari netizen.
"Wah mantap, sudah terjual 266 unit" balas netizen.
"Under Rp 100.000, murah amat" komentar akun lainnya.
"266 terjual, siapa yang beli woy. Ada-ada aja kelakuan random +62" ungkap netizen.
Baca Juga: Pegi Setiawan Ucap 'Terima Kasih' Usai Keluar dari Penjara, Berharap Kasus Vina Cirebon Terungkap
"Kemahalan, lebih pantas dibarter sama rongsokan plastik bekas alat-alat rumah tangga" tulis akun lainnya membalas.
Berdasarkan screenshot yang dibagikan, gedung Polres Cirebon yang dijual di marketplace ini sudah terjual sebanyak 266 unit. Cuitan terkait hal ini pun viral hingga menuai ratusan balasan dan retweets dari netizen.
Berita Terkait
-
Viral Video Jokowi Menangis, Suara sampai Bergetar Cerita Hidup Susah
-
Rumah Pengacara Pegi Setiawan Megah Bak Istana, Mobilnya Bukan Sembarangan
-
Senyum Sumringah Pegi Setiawan dan Runtuhnya Muruah Kepolisian
-
Menang Praperadilan, Pegi Setiawan Berpeluang Dapat Ganti Rugi, Nilai Setara Toyota Avanza Lawas
-
Sambil Naik Toyota Alphard, Hotman Paris Berhasrat Ingin Traktir Pegi Setiawan Makan Ramen
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
Terkini
-
Petisi Tolak Militer di Ranah Sipil, Ratusan Organisasi Cium Bahaya Dwifungsi TNI
-
Akses Layanan Kesehatan Program JKN Berikan Rasa Aman Bagi Emanuel Giai
-
BRI Hadirkan Promo Buy 1 Get 2 Tiket Bioskop di XXI dan Diskon Popcorn
-
Polisi Ringkus Terduga Pembunuh Mahasiswi NDR, Diduga Pelaku Penusukan Berantai
-
Diskon 20 Persen Bersantap di Dragon Hot Pot Bersama BRI
-
8.000 Dapur MBG Belum Kantongi Sertifikat Kebersihan dan Sanitasi
-
Kejati Periksa Direksi Bank NTB Syariah Terkait Pinjaman PT Carsten
-
Review Serial The Hawk: Ketika Ambisi dan Ego Berbenturan di Lapangan Golf
-
Perkuat Komunikasi Publik di Era AI, Pemprov Jatim Gelar Bimtek Pengelolaan Medsos dan Situs Pemda
-
Pengambilan Ijazah SMA-SMK Dipersulit Sekolah? Lapor ke Ombudsman Riau