Suara.com - Bus Simulator Indonesia atau disingkat BUSSID merupakan gim buatan lokal yang laris manis didownload sejumlah pecinta game tanah air. Tak jarang beberapa pemain merekam permainannya dan diunggah di kanal YouTube mereka.
BUSSID sendiri bahkan sudah didownload lebih dari 100 juta kali dilihat dari Google Play Store saat ini. Lantas siapa pembuat gim simulator ini yang juga mendapat penghargaan dari Microsoft pada 2021 lalu?.
Mengutip dari berbagai sumber, Bus Simulator Indonesia ini dikembangkan oleh developer Maleo. Gim yang terkenal dengan cara mengendarai bus ini dicetuskan pada 2016 silam.
Diketahui bahwa pengembang gim bus ini berada di Kecamatan Genteng, Kota Surabaya.
Nama Maleo sendiri sempat menjadi perbincangan siapa orang dibaliknya. Melansir dari kanal YouTube Andreas Gaming, ada nama Daud Maleo yang disematkan dalam judul.
Besar kemungkinan salah satu pembuat gim ini ada yang bernama Daud yang diduga menjadi pencetusnya. Dalam video tersebut juga ditampilkan akun YouTube Bus Simulator ID yang diakui memulai membangun gim tersebut sejak 2016.
Bahkan pada 2021 lalu, BUSSID sendiri menerima penghargaan dari Microsoft Azure Playfab, dengan kategori Most Growth of Monthly Active Users. Di mana setiap bulannya sejak dicetuskan dari 2016 hingga 2021 saat itu selalu ada pengguna aktif yang terus memainkan gim simulator tersebut.
Developer Maleo sendiri terus mengembangkan gim simulator ini. Memang awal kali dikenalkan ke publik, bentuk bus masih terkesan sederhana.
Namun di tahun 2024 ini sejumlah gamers dari Indonesia masih memainkan dan bahkan melakukan live streaming dengan penampakan bus, serta jalan yang realistis.
Baca Juga: BUSSID Game Online atau Offline? Lengkap dengan Fitur Simulasi Bus Terbaik Buatan Indonesia
Mengutip jurnal yang dipublikasikan oleh Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Indraprasta PGRI (Unindra) dengan judul Analisis Kearifan Lokal pada Game Bus Simulator Indonesia, gim simulasi ini memberikan sensasi menjadi driver bus seperti di dunia asli.
Beberapa bus lokal tanah air juga bisa menjadi pilihan pemain untuk merasakan sensasi mengendarai bus tersebut. Seperti Bus Pariwisata, PO Jaya dan lain sebagainya bisa dipilih pemain.
Sejauh ini gim BUSSID masih dimiliki oleh Maleo yang terus berinovasi hingga mengupdate sejumlah versi permainannya.
Diyakini juga bahwa pengembang game tak hanya dijalankan oleh satu orang, melainkan beberapa orang tim hingga BUSSID cukup digandrungi oleh pecinta gim tanah air.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Karena Cinta Itu Sempurna: Arti Kekasih di Hidup yang Tak Selalu Mudah
-
Benarkah PLTU Suralaya Jadi Biang Kerok Polusi Udara?
-
Lei Jun Kepergok Bawa HP Lipat Misterius, Xiaomi MIX Ultra Diduga Segera Hadir
-
Oktafianus Fernando Resmi Gabung Persis Solo, Bidik Promosi Super League
-
Pemerintah Mulai Genjot Digitalisasi, Pengadaan Barang dan Jasa Bakal Berubah Total
-
UMKM Desa Dibidik Naik Kelas dengan Energi CNG
-
Ribuan Warga Padati Halaman Kantor Gubernur, Bersholawat dan Doa Bersama untuk Korban Bencana NTT
-
BUMN Farmasi Kirim 3.000 Dosis Vaksin untuk Korban Gempa NTT
-
Kos di Tebet Terbakar Dini Hari: 4 Orang Tewas, Pemicu Korsleting Mesin Fotokopi
-
Polisi Selidiki Bentrokan Berdarah Kelompok Perguruan Silat di Rejotangan Tulungagung