Suara.com - Penampakan acara dengan gimmick 'layar biometrik' sempat viral di Indonesia pada Maret 2024. Video tersebut kini mendunia usai dibagikan akun fanspage meme internasional.
Tak sedikit netizen yang bangga sekaligus malu dengan penampakan tersebut. Akun fanspage Instagram berbahasa Korea Selatan, @overseas.meme dikenal sering membagikan meme hingga video viral.
Baru-baru ini, mereka menemukan 'meme unik' yang bersumber dari video Indonesia. "Melebihi Google, Samsung, dan Apple (emoticon datar). Meme internasional ke-22 tak akan pernah berakhir," tulis @overseas.meme.
Video turut menampilkan keterangan berbahasa Korea yang berarti "Indonesia. Sistem pengenalan sidik jari canggih. Siap melompati teknologi apa pun di seluruh dunia".
Akun meme internasional tersebut biasanya meraih puluhan ribu hingga 3 juta view dalam sekali posting. Tak disangka, peresmian ala oknum pejabat RI ini menembus lebih dari 15 juta tontonan.
Sebagai informasi, itu merupakan video lawas detik-detik saat Pemkot Makassar resmi menghadirkan sistem Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) untuk mengurus perizinan bangunan.
Salah seorang pejabat saat itu menekan layar sebagai peresmian secara simbolik. Terdapat gambar tangan serta sensor sidik jari agar seolah-olah terlihat bahwa hal tersebut menggunakan teknologi biometrik.
Sayang, operator pada layar utama diduga menggeser kursor mouse sehingga 'tercyduk' itu adalah rekaman video. Layar biometrik (versi asli) merupakan perangkat yang digunakan untuk menangkap data biometrik guna verifikasi identitas.
Data biometrik bisa berupa ciri fisik seperti sidik jari, iris mata, wajah, dan suara, hingga pola seperti ketukan. Gimmick layar biometrik yang menjadi meme internasional ini mendapat beragam komentar dari netizen.
Baca Juga: Apa Arti 9 Naga? Viral Gegara Foto Pengusaha Kaya Raya yang Ikut Upacara 17 Agustus di IKN
"Pejabat Konoha mendunia. Menyala abangku," kata @ar**ih*b.id.
"Sampai luar negeri coba. Malu banget (emoticon menangis)," balas @g**h*n.
"Mending kita diam-diam mundur ya guys ya. Nggak usah bereaksi, Nggak usah sebut nama negara, ayo kita cabut pelan-pelan," saran @ne**ie**dge.
"Udah sampai Korea. Malu gue sebagai WNI," komentar @y*f**nal.
Berita Terkait
-
Publik Terbelalak: Jessica Wongso Trending di X, Raut Wajah Glowing Jadi Sorotan usai Bebas
-
Apa Arti 9 Naga? Viral Gegara Foto Pengusaha Kaya Raya yang Ikut Upacara 17 Agustus di IKN
-
Pakai Mukena Secara Kurang Pantas saat Salat, Wanita di Malaysia Hebohkan Media Sosial
-
Buku 'Model Inovatif Logo Konseling Website' Dedikasi buat Kaum Netizen
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR
-
Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar
-
Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang
-
Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel
-
Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu
-
Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat
-
Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini
-
Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding
-
Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah
-
PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana