Suara.com - Meta mengungkap rencananya untuk obrolan pihak ketiga di WhatsApp. Perubahan ini memperkenalkan opsi baru untuk menempatkan pesan Messenger dan WhatsApp di kotak masuk yang sama dengan obrolan pihak ketiga atau memisahkannya.
Perusahaan itu juga membuat notifikasi baru di Messenger dan WhatsApp, yang akan memberi tahu pengguna kapan mereka dapat menautkan obrolan dari aplikasi yang baru didukung.
Dilansir dari The Verge pada Sabtu (7/9/2024), Meta juga akan mulai menyertakan opsi untuk membuat grup dengan orang lain di obrolan pihak ketiga tahun depan.
Selain obrolan, perusahaan juga berencana akan meluncurkan dukungan untuk panggilan video dan suara pihak ketiga pada 2027.
Sebelumnya, Meta berupaya menghadirkan obrolan pihak ketiga ke WhatsApp dan Messenger untuk pengguna di Uni Eropa selama beberapa waktu. Fitur tersebut harus diuji terlebih dahulu di Eropa karena perlu mematuhi persyaratan untuk membuat WhatsApp dapat dioperasikan dengan aplikasi pihak ketiga, seperti iMessage, Telegram, Google Messages, dan lainnya.
Untuk saat ini, masih belum diketahui apakah rencana tersebut juga akan berlaku pada pengguna WhatsApp secara global. Meski begitu, ada beberapa rintangan yang harus diatasi karena perusahaan lain yang ingin berintegrasi dengan WhatsApp perlu menggunakan Protokol Signal yang sama untuk menjaga privasi pesan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Jelang Demo Mahasiswa Hari ini, 21 Orang Bawa Bom Molotov Ditangkap Polisi
-
Rumah Susanah yang Diklaim Prabowo Pengupas Bawang Mendadak Dipasang Garis Polisi
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
Terkini
-
IHSG Betah di Level 6.400 pada Sesi I, Saham INET Melesat
-
78 Tahun Berkarya, OT Group Gelar Upacara Kemerdekaan Demi Wujudkan Semangat Kebangsaan
-
7 Cara Mengatasi Shio Ciong Tahun Ini agar Tetap Aman dan Beruntung
-
11 Calon Hakim Agung dan 3 Cakim Ad Hoc Disahkan DPR, Ini Daftar Namanya
-
Respons Bencana NTT, DPR RI Kirim Perwakilan dan Siapkan Langkah Darurat
-
Eliano Reijnders Tak Mau Santai Usai Bela Timnas Indonesia, Bali United Jadi Sasaran Berikutnya
-
BRI Eco Culture Market 2026 Bali: Perkuat Daya Saing UMKM Lokal, Makin Dikenal Wisatawan Global
-
Jangan Terkecoh Visual! Pengamat Ungkap Makna di Balik Momen Mesra Jokowi-Prabowo
-
Menggugat Pendekatan Reaktif Pemerintah Atasi Karhutla
-
Pramono Anung Tekankan Sinergi Ulama-Umara demi Jakarta yang Kondusif dan Modern