Suara.com - Baru-baru ini, App Store Xiaomi merilis Laporan Tata Kelola Ekosistem Aplikasi bulan Agustus, yang menunjukkan prosedur pemeriksaan ketat dalam verifikasi aplikasi.
Dilansir dari Xiaomi Time pada Sabtu (21/9/2024), App Store telah menyaring sekitar lebih dari 18.000 aplikasi pada Agustus dan mendeteksi lebih dari 600 aplikasi ilegal. Aplikasi-aplikasi ini bermasalah dalam hal kualifikasi, privasi, dan fungsionalitasnya.
Berikut ini pelanggaran utama yang ditemukan Xiaomi untuk aplikasi ilegal:
- Masalah kualifikasi: Aplikasi tidak memenuhi kualifikasi minimum untuk beroperasi secara legal atau tidak.
- Pelanggaran privasi: Terdeteksi penjualan atau pendistribusian data pengguna tanpa izin.
- Masalah fungsionalitas: Aplikasi dengan lebih banyak iklan daripada fungsionalitas atau aplikasi yang fungsinya mengandung fungsionalitas yang menyesatkan.
Beberapa contoh kasus yang ditemukan mencakup platform e-commerce yang menautkan ke area konten yang tidak pantas dan vulgar. Xiaomi menghapusnya dan membekukan akun pengembang aplikasi ini.
Di sisi lain, terdapat aplikasi utilitas yang dianggap sebagai pemalsuan merek dagang. Sebagai bagian dari pengembang yang sama, sejumlah besar aplikasi juga melanggar pemalsuan dan dihapus.
Dalam tabel yang dibagikan, sebanyak 0,41 persen aplikasi melakukan pelanggaran hukum, 9,14 persen bermasalah pada iklan, 16,91 persen memiliki masalah dengan privasi, 11,32 persen bermasalah dengan fungsionalitas, dan 4,65 persen terkait informasi aplikasi.
Tak hanya itu, Xiomi juga menemukan 1,18 persen aplikasi memiliki pembaruan ilegal, 3,05 persen tersandung kasus pelanggaran aplikasi, 35,59 persen masalah kualifikasi dasar aplikasi, dan 17,77 persen kualifikasi industri khusus.
Ini adalah bagian dari tindakan keras Xiaomi untuk menawarkan perlindungan kepada pengguna dari aplikasi berbahaya sekaligus memastikan bahwa ekosistem yang patuh tersedia bagi pengembang.
Baca Juga: Aplikasi AI 'Jam Kematian' Klaim Bisa Prediksi Kapan Anda akan Meninggal dan Cara Hidup Lebih Lama
Berita Terkait
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
Terkini
-
27 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 1 Januari 2026, Klaim 2.026 Gems dan Pemain Eksklusif
-
53 Kode Redeem FF Terbaru 1 Januari 2026, Klaim M1014 Demolitionist dan The Hungry Pumpkin
-
Ini Kode Promo KIOSGAMER Januari 2026 Terbaru, Dapat Diskon hingga Bonus Diamond 30 Persen!
-
28 Kode Redeem MLBB Terbaru 1 Januari 2026: Klaim Skin Epic, Diamond, dan Fragment Gratis
-
95 Persen Jaringan Pulih, XLSMART Percepat Konektivitas Pascabencana di Aceh
-
8 Prompt AI untuk Edit Foto Jadi Dramatis yang Lagi Tren di TikTok
-
iPhone Disebut Bakal Pakai Layar Lengkung Empat Sisi, Apple Ikuti Jejak Xiaomi?
-
5 HP Harga Rp1 Jutaan Paling Worth It di Tahun 2026, Spek Gak Kaleng-kaleng
-
Samsung Disebut Eksperimen Baterai 20.000 mAh, Ini Tantangannya
-
Update 25 Kode Redeem FC Mobile 1 Januari 2026, Klaim Icon 113-115 Gratis di Tahun Baru!