Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae Yong, belakangan menjadi topik perbincangan warganet di media sosial di tengah ajang kualifikasi Piala Dunia 2026. Tak heran, jejak digital lawas Shin Tae Yong kembali viral dan menuai atensi.
Salah satunya adalah video lawas ketika Shin Tae Yong rupanya pernah melatih beberapa idol Korea Selatan dari boy group ternama, seperti EXO, SHINee, Infinite, dan B1A4.
Dalam video yang dibagikan ulang oleh akun base X @starfess, tampak beberapa anggota dari grup idol tersebut duduk di kursi cadangan. Beberapa di antaranya adalah Luhan, Xiumin, Baro, dan Minho.
Rupanya, video tersebut diambil pada 2014 ketika para idol Kpop dari berbagai grup tersebut mengikuti ajang olahraga Idol Star Athletics Championships (ISAC). Mereka terlihat mengenakan kaos dan kaos kaki berwarna oranye yang menyala dengan penanda nama yang diikat di bagian depan dan belakang tubuh.
Meski hanya terlihat sekilas, Shin Tae Yong tampak bersedekap di pinggir lapangan futsal bersama para pemain cadangan. Sesekali ia terlihat mengarahkan dan berbicara pada salah satu anggota.
Tak hanya itu, beberapa warganet pun salah fokus dengan cara Shin Tae Yong memberikan briefing dan mengarahkan para idol Kpop tersebut.
"2014 lalu coach Shin pernah latih Xiumin, Luhan, Baro, Minho, Hoya, dll. Sampai beneran dikasih briefing cuy," cuit warganet yang mengirim menfess tersebut pada 15 Oktober 2024.
Para idol Kpop yang dilatih dan diberikan arahan oleh Shin Tae Yong sendiri tampak patuh. Mereka juga terlihat meregangkan kaki di sela istirahat.
Unggahan yang disukai sebanyak lebih dari 8.000 kali oleh sesama pengguna X itu pun menuai beragam komentar. Beberapa warganet mengaku tak sadar jika pelatih kala itu adalah Shin Tae Yong.
Baca Juga: Ong Seong Woo Keluar dari Militer Hari Ini, Siap Main Drama Lagi?
"Nggak pernah ngikutin Timnas, tapi coach Shin Tae Yong keliatan nggak asing. Pantesan," cuit akun @mus***
"Pernah nonton ini, tapi nggak sadar sama sekali kalau Shin Tae Yong pernah ngelatih mereka," komentar @fit******
"Lah iya Shin Tae Yong, pas jaman ini gue nonton lagi wkwkw. Ternyata coachnya adalah coach masa depan king Indo," sahut @dans******
"Wkwk Minho nih kalau nggak jadi idol mungkin udah ikut timnas atau jadi atlet, mana pada nurut lagi pas dikasih briefing," tambah @aku***********
"The real STY Entertainment," timpal @put********
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan