Di Indonesia, penelitian tentang lalat sudah banyak dilakukan oleh ahli Biologi. Tapi khusus di bidang farmasi, Unhas yang pertama.
"Khususnya untuk menguji obat, Unhas adalah yang pertama," tegasnya.
Hal ini dibuktikan dengan tercatatnya Profesor Firzan Nainu, S.Si., M.Biomed.Sc., Ph.D. sebagai salah satu ilmuwan berpengaruh dunia versi Stanford University dan Elsevier BV, baru-baru ini.
Kini ia dikenal dengan sebutan "Profesor Lalat".
"Saya itu pekerjaannya menguji obat ke hewan. Selama ini ke mamalia, tapi sekarang lalat," tutur dosen Anatomi dan Fisiologi Unhas ini.
Kata Firzan, selama ini hasil penemuan obatnya mesti di uji coba ke hewan dulu. Setelah dinyatakan lolos uji, baru boleh untuk manusia.
"Kalau tidak toxic (beracun) atau tidak berbahaya serta ada efeknya baru diuji ke manusia. Yang sudah kita buktikan obat antibiotik, anti bakteri," kata Prof Firzan.
Saat ini, penyakit seperti infeksi dan non infeksi menggunakan bahan percobaan pada lalat buah sudah berhasil dibuat dan dikembangkan.
Menurutnya, lalat buah adalah salah satu organisme model yang cukup menjanjikan dalam riset farmakologi ke depan sehingga bisa diterapkan secara berkelanjutan.
Baca Juga: Rahasia Foto Cantik Terungkap: Inovasi Sinyal Profesor Unhas Guncang Dunia
Hasil temuannya ini membawa Profesor Firzan masuk jajaran 2% ilmuwan berpengaruh di dunia.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Mengerikan! Bus Suporter Argentina Dihujani Tembakan, Satu Orang Terluka
-
Kasus Dugaan Intimidasi dr. Icha Naik Penyidikan, Empat Terlapor Mulai Didalami
-
Mobil Brimob Terserempet KA Bandara di Sedayu, Begini Kronologinya
-
Penyelesaian Konflik Papua Harus Dimulai dari Dialog, Bukan Senjata
-
Review Film Inglourious Basterds: Dilema Moral dan Balas Dendam Nazi
-
Hari Anak Nasional 2026: Sejarah, Makna, dan Tujuannya
-
BRI Hadirkan Ekosistem Digital Berbasis ESG di Jember Fashion Carnaval 2026
-
Imigrasi Semarang Deportasi 14 WNA dan Tolak 21 WNA Masuk via Bandara Ahmad Yani
-
Bandung Coffee Carnival 2026 Banjir Promo dan Hadiah Menarik dari BRImo
-
Weton yang Tidak Boleh ke Gunung Kawi Menurut Mitos Jawa