Suara.com - Dadoo berhasil menyabet pemenang Best Made in Indonesia Game dalam Google Play Best Of 2024!
Sebagai game seru dan menghibur persembahan Algorocks ini, telah mencuri hati para pemain di seluruh negeri, mempererat hubungan, dan menciptakan kenangan tak terlupakan.
Adib Toriq, pendiri Algorocks memulai perjalanan pengembangan gamenya pada tahun 2012, didorong oleh misi untuk membawa tawa dan kegembiraan bagi orang lain.
Ia menemukan kecintaannya dalam menciptakan pengalaman menyenangkan di dalam komunitas pengembangan game lokal, yang akhirnya mengarah pada pembentukan Algorocks.
Dadoo menuai beragam pujian karena berhasil menggabungkan elemen permainan ular tangga klasik dengan mekanika deck-builder yang inovatif, menciptakan pengalaman yang segar sekaligus membangkitkan nostalgia bagi pemainnya.
Di Dadoo, pemain dapat menikmati tantangan tak terduga dan permainan strategis, sambil berlomba menuju garis finis bersama teman-teman.
Fungsionalitas lintas platform game ini memungkinkan pemain untuk terhubung dengan mudah di berbagai perangkat, sehingga lebih mudah dari sebelumnya untuk menikmati permainan kapan saja, di mana saja.
Lebih dari sekadar permainan – ini adalah pengalaman sosial yang memperkuat ikatan antar teman dan keluarga.
Meskipun dikenal karena menguji persahabatan dengan cara yang menyenangkan, Dadoo benar-benar bersinar dalam kemampuannya untuk memicu tawa dan menciptakan momen kebersamaan yang penuh kegembiraan bagi pemainnya.
Baca Juga: Pelatihan Gemini Academy Hadir di Platform Merdeka Mengajar
Adib menggambarkan kemenangan dalam Google Play Best of 2024, kategori Made in Indonesia Game ini sebagai pengalaman yang luar biasa, ia mengibaratkannya seperti mencapai puncak gunung setelah pendakian yang menantang.
Pencapaian ini mencerminkan dedikasi, semangat, dan kerja keras tanpa henti yang dicurahkan seluruh tim Algorocks ke dalam Dadoo.
Google Play memainkan peran yang sangat penting dalam perjalanan mereka, tidak hanya sebagai platform marketplace; tetapi juga menawarkan ekosistem yang suportif dengan berbagai workshop, tim yang membantu, dan program-program yang memperkaya.
"Google Play sangat luar biasa bagi bisnis saya. Ini bukan hanya tentang menang atau pencapaian; ini tentang dukungan yang tulus dan pengalaman belajar," ujar Adib dalam keterangan resminya, Selasa (3/12/2024).
Workshop-workshopnya penuh dengan wawasan berharga, tim Google Play selalu ada untuk membantu, dan Indie Game Accelerator mengajarkan saya banyak hal.
"Saya benar-benar merasa didukung dan termotivasi di setiap langkahnya," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Google Percepat Rilis Android 16, Ini Alasannya
-
Tak Dijual di Indonesia, Segini Biaya Pajak Google Pixel yang Dibeli di Luar Negeri
-
Yuk, Nostalgia Bareng! Begini Cara Melihat Perubahan Kota di Google Maps dari Tahun ke Tahun
-
Google, Nvidia, AWS, dan Wowrack Bahas Teknologi Masa Depan
-
Banyak Peningkatan, 5 Alasan Android 15 Lebih Oke dari Android 14
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN