Suara.com - Para arkeolog baru-baru ini menemukan perhiasan emas dan perah dari sebuah pemakaman pada awal abad pertengahan yang berada di Kota Sevastopol, Krimea. Temuan ini berasal dari tanah pemakaman yang berada di nekropolis Almalyk-dere yang berada di daratan tinggi Mangup.
Lokasi ini berada sekitar 10 mil atau 16 kilometer di timur Sevastopol. Lokasi ini dipercaya menjadi tempat pemakaman anggota elit masyarakat yang menyebar di seluruh Krimea Barat Daya pada akhir keempat abad hingga abad keenam.
Dilansir dari Live Science, para arkeolog lalu melakukan penggalian di area dataran tinggi Mangup pada abad ke-19. Valery Naumenko selaku tim arkeolog dari V.I. Vernadsky Crimean Federal University menyebut bahwa dirinya dan tim mendapat kejutan saat proses penggalian.
Sebelum proses penggalian makam ini dilakukan, para arkeolog mengaku jika lokasi tersebut sempat menjadi sasaran para perampok. Hal ini yang kemudian membuat banyak para arkeolog tertarik.
Naumenko menyebut bahwa penggalian di situs tersebut dilakukan bersama dengan arkeolog dari Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia.
Sejarawan asal Bizantium di abad keenam Procopius, Kaisarea menulis bahwa wilayah Mangup saat itu merupakan bagian dari kerajaan Kristen Gothia yang didirikan oleh Goth yang menolak mengikuti Theodoric The Great selama invasi di Italia.
Penemuan perhiasaan mewah
Selama penggalian dilakukan di dua makam yang berasal dari abad keempat dan keenam, para arkeolog menemukan perhiasan yang dikenakan oleh wanita kaya raya yang dimakamkan di lokasi tersebut.
Dalam penemuannya para arkeolog menemukan bros, anting-anting emas, potongan ikat pinggangm sepatu dan beberapa perhiasan yang terbuat dari kertas emas yang biasanya dijahit di kerah pakaian.
Baca Juga: Haru! Ibu Maafkan Anak yang Curi Perhiasannya, Kasus Dihentikan Kejagung Lewat Restorative Justice
Anting-anting emas ini dihiasi dengan batu semimulia merah, garnet dan carnelian. Sedangkan bros dibuat dalam bahan perak yang ditutupi dengan daun emas yang terbuat dari batu merah.
Para arkeolog menyebut bahwa artefak ini adalah bukti pemakaman aristokrat di lokasi tersebut. Artur Nabokov dari Institut Arkeologi Krimea di Rusia menyebut bahwa kemungkinan besar, pemakaman tersebut milik seorang wanita kaya yang dimakamkan di dua lokasi perhiasan ditemukan.
Tidak hanya itu, di makam ini, para arkeolog juga menemukan 'pyxis' yang dibuat dari tanduk hewan. Alat ini digunakan untuk menyimpan bubuk kosmetik seperti blush on dan lain-lain.
Sayangnya, para arkeolog tidak mengetahui dengan pasti mengenai identitas wanita kaya raya yang menjadi pemilik perhiasaan mewah di kompleks pemakaman tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Komdigi Ungkap Modus Baru Judi Online 2026, Spam Bot di Instagram hingga TikTok Naik 128 Persen
-
7 HP Murah untuk Live Streaming TikTok dengan RAM Besar dan Baterai Jumbo
-
5 HP 5G Termurah dengan RAM hingga 8 GB, Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Tak Takut Listrik Padam, Chest Freezer Ini Punya Teknologi Menjaga Makanan Beku hingga 150 Jam
-
5 HP Midrange dengan Kamera Rasa Flagship, Resolusi Tinggi Didukung OIS dan Baterai Badak
-
Riset : Bahaya Pelecehan Digital di Asia Pasifik, Lebih dari Separuh Korban Alami Trauma
-
4 Tablet Murah dengan Fitur Palm Rejection, Menggambar dan Mencatat Lebih Rapi
-
Dampak Krisis Memori Global, Apple Terpaksa Menaikkan Harga MacBook dan iPad
-
Sikap Google Terhadap RUU Hak Cipta : Berisiko Hambat AI dan Ekonomi Digital Indonesia
-
8 HP Fast Charging Termurah 2026, Isi Daya Ngebut Mulai Rp1 Jutaan