Suara.com - Pemerintah Indonesia berencana akan memberlakukan kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dari 11 persen menjadi 12 persen, mulai 1 Januari 2025 dan membuat retail serta operator telekomunikasi merespons.
Digiplus yang berada di Bawah nauangan PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAP) ikut menanggapi rencana kenaikan PPN 12 persen tersebut.
"Kami belum dapat konfirmasi dari Pricipal dan kami menunggu kebijakannya seperti apa," kata Head of Operations Digiplus, Sony Chandra Thawab saat pembukaan gerai ke-91 Digiplus di Tangerang Selatan, belum lama ini.
Dia pun tidak bisa berkomentar banyak perihal imbas dari diberlakukannya aturan baru ini.
"Kita masih menunggu regulasi dari pemerintah," imbuhnya.
Hal senada juga disampaikan Presiden Direktur Smartfren Merza Fachy.
"Masa kita mau ngelawan? Aturan negara dan semua peraturan negara wajib diikuti. Nggak bisa ngebantah," tegasnya saat ditemui usai Public Expose, Jumat (20/12/2024).
Meskipun akan mengikuti aturan yang ditetapkan pemerintah, dia mengaku penyesuaian harga akan membutuhkan proses.
"Semua kenaikan harga di pasar, pasti ada gejolak dulu. Tapi setelah itu terus... Semua kan transient-nya pasti nggak langsung jebret-jebret. Pelan-pelan," beber Merza.
Baca Juga: Presdir Smartfren Buka-bukaan soal Nasib Karyawan Usai Merger
Sebagai informasi, pemerintah telah secara resmi menaikan tarif PPN dari 11 persen menjadi 12 persen mulai tanggal 1 Januari 2025, dilakukan untuk memenuhi amanat Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2025 tentang Harmonisasi Perpajakan (UU HPP).
Kenaikan tarif PPN ini akan mempengaruhi sejumlah barang dan jasa, terutama produk yang masuk dalam kategori produk mewah.
Berita Terkait
-
Smartfren for Business dan WIZ.AI Hadirkan Solusi Conversational AI Berbahasa Indonesia Buat UMKM
-
Smartfren dan XL Akan Merger, Apa Dampaknya Ke Pelanggan?
-
Merger Smartfren dan XL Hampir Capai Tahap Akhir, Targetkan Tahun Baru Selesai
-
Kolaborasi ZTE - Smartfren Hadirkan Komputasi RAN Berbasis Native-AI
-
Penasaran Sejak Kapan Pakai Nomor Smartfren? Cek Umur Kartu Anda Sekarang!
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
Pilihan
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
Terkini
-
LG Roadshow 2026 Ungkap Tren Monitor Modern, dari UltraWide hingga Smart Monitor
-
4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
-
Vivo X Fold 6 Siap Guncang Pasar HP Lipat, Kamera 200 MP dan Baterai 6.900 mAh Jadi Andalan
-
Saat Sepak Bola Bertemu Teknologi, SSD Edisi Argentina Hadir untuk Era Konten Digital
-
4 Rekomendasi Smartwatch Desain Stylish, Cocok buat Olahraga atau Nongkrong
-
Dari Narik Ojol ke Bangku Kuliah, Gojek Berangkatkan Mitra Driver Kuliah Gratis di UI hingga UGM
-
Asus ROG Zephyrus Duo Resmi Meluncur, Laptop Rp129 Juta dengan Dua Layar OLED dan RTX 5090
-
5 Cara Menghilangkan Iklan di HP Android agar Lebih Nyaman dan Bebas Gangguan
-
Terpopuler: Cara Nonton Piala Dunia 2026 di HP, Kekayaan Elon Musk Saingi Bitcoin
-
Mengapa Peluncuran GTA 6 Begitu Lama? CEO Take-Two Kembali Buka Suara