Suara.com - PPN 12 persen ramai dibahas oleh netizen di media sosial dalam beberapa hari terakhir. Salah satu influencer TikTok yang mendukung PPN 12 persen langsung 'dirujak' atau diserang oleh netizen di X.
Sebagai informasi, kenaikan tarif Pajak Pertambahan Nilai dari 11 ke 12 persen menuai pro dan kontra dari publik. Pemerintah sendiri memastikan bahwa PPN 12 persen akan berlaku mulai awal tahun 2025.
Influencer TikTok Irwan Prasetiyo (@irwanprasetiyo) baru-baru ini mengungkapkan dukungan untuk kebijakan PPN 12 persen. Perlu diketahui, Irwan Prasetiyo merupakan influencer terkenal di TikTok dengan 1,3 juta follower. Ia viral karena sering membagikan pengalamannya ketika bekerja di luar negeri.
Selain itu, Irwan juga pernah menjabat sebagai Senior Manager SCM Finance NAM Adidas Amerika Serikat. Irwan Prasetiyo turut dikenal dengan tagline-nya 'Lho kok bisa?'. Menurut Irwan, ia mendukung kebijakan PPN 12 persen karena tak banyak orang yang tidak membayar pajak penghasilan.
"Aku setuju PPN naik ke 12 persen, karena sebagian besar orang Indonesia masih nggak bayar pajak penghasilan ya #lhokokbisa," tulis akun @irwanprasetiyo.
Postingan tersebut langsung viral baik di TikTok maupun X. Influencer TikTok ini berpandangan bahwa naiknya PPN ke angka 12 persen mampu menaikkan pendapatan pemerintah yang nantinya berfungsi untuk meningkatkan fasilitas umum.
"Lagi ramai soal PPN bakal naik ke 12 persen. Kalau aku pribadi jujur setuju banget. Lho kok bisa? Karena sebagian besar rakyat Indonesia itu nggak pernah bayar pajak yang paling utama yaitu pajak penghasilan. Tapi sebagai orang yang sudah kenyang bayar pajak penghasilan 40 persen di Jerman dan di atas 30 persen di AS, aku tahu persis kalau tanpa pemasukan memadai maka negara nggak akan bisa membangun dan menyejahterahkan rakyatnya," ungkap Irwan Prasetiyo.
Komika Yudha Keling menyindir balik Irwan Prasetiyo di X. Menurutnya, PPN tak masuk akal jika dibandingkan dengan pajak penghasilan. Selain itu ia memberikan punchline serta menuduh Irwan adalah buzzer.
"Lho kok bisa? Lho kok bisa? Lho kok bisa jadi buzzer?" sindir Yudha Keling. Postingan viral tersebut menuai beragam komentar dari netizen.
Baca Juga: Jalan Medan Merdeka Barat Ditutup, Imbas Demo Tolak PPN 12 Persen di Patung Kuda
"Ada yang ngaku kerja posisi bagus di Adidas dengan gaji gede tapi masih ngambil side job jadi buzzeRp. Lah kok bisa?" cuit @r_l**mi**da.
"Nggak bayar PPH dan PPN di Indonesia tapi dukung PPN di Indonesia. Kok bisa?" nyinyir @ir**je**ss.
"Padahal gue di USA aja Vat cuma 7,5 persen, doi blunder," komentar @re**n*yah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Realme 16 5G Rilis 2 April 2026: Kamera Sony 50MP, Baterai 7000mAh, dan Fitur AI Canggih
-
iQOO Z11 Resmi Rilis: Baterai 9020mAh, Layar 165Hz, dan Fast Charging 90W, Raja Baru HP Gaming?
-
5 HP Samsung Layar Super AMOLED Termurah 2026, Tampilan Lebih Jernih
-
Terpopuler: PS6 akan Dirilis, Rekomendasi HP RAM 8 GB Harga 2 Jutaan
-
Peluncuran PS6 Diklaim Masih Sesuai Jadwal, Harga Kemungkinan Lebih Mahal
-
5 Rekomendasi HP RAM 8 GB di Bawah Rp2 Juta yang Awet untuk Jangka Panjang
-
5 HP Samsung Rp 2 Jutaan RAM 8GB, Cocok untuk Gaming dan Multitasking
-
Daftar Harga MacBook Air dan MacBook Pro Terbaru Maret 2026
-
Spesifikasi Samsung Galaxy A37 5G: Usung Exynos 1480, Android 16, dan Fitur AI
-
Penjualan Melambat, Produksi Konsol Nintendo Switch 2 Dipangkas