Suara.com - Honor dan Motorola menjadi brand yang akan kembali meramaikan pasar ponsel Indonesia. Kedua merek tersebut ternyata menggandeng PT Sat Nusapersada untuk memproduksi smartphone di Tanah Air.
Mengutip siaran pers Kemenperin, Jumat (17/1/2025), PT Sat Nusapersada sendiri memang bekerja sama dengan sejumlah brand global untuk memproduksi ponsel yang akan dijual di pasar Indonesia.
Pabrik tersebut melakukan seluruh proses produksi mulai dari perakitan hingga pengemasan (packaging). HP Honor dan Motorola ikut dirakit dari manufaktur PT Sat Nusapersada.
Melansir situs resminya, PT Sat Nusapersada Tbk didirikan pada 1 Juni 1990 di Batam. Ruang lingkup usaha mereka yakni usaha industri perakitan elektronik.
Alamat kantor PT Sat Nusapersada sendiri berlokasi di Jalan Pelita VI 99, Kampung Pelita, Lubuk Baja, Batam.
PT Sat Nusapersada juga memiliki anak perusahaan seperti PT SM Engineering, PT SNI International, dan PT Tata Sarana Nusapersada.
Jika dilihat dari situs resmi PT Sat Nusapersada, mereka juga bermitra dengan brand elektronik seperti Sony, Panasonic, Epson, hingga distributor seperti Erajaya.
Honor dan Motorola comeback ke Indonesia
Honor dan Motorola sendiri adalah dua brand smartphone yang sempat vakum dari pasar Indonesia. Di tahun 2025 ini, keduanya bakal kembali meramaikan pasar ponsel Tanah Air.
Baca Juga: Dear Apple, Ini Bukti dari Kemenperin Kalau Pabrik Lokal Mampu Produksi Smartphone!
Bagi yang belum tahu, Honor adalah mantan anak perusahaan dari Huawei. Perusahaan asal China itu sempat terkendala sanksi Pemerintah Amerika Serikat terhadap Huawei, yang pada akhirnya memilih berpisah.
Di tahun 2025 ini, Honor akan meluncurkan 30 produk mulai dari smartphone, tablet, PC, hingga wearables. Bahkan mereka juga berencana untuk membuka lebih dari 10 Honor Experience Store di seluruh Indonesia pada tahun pertama debut.
Sementara itu Motorola juga tampaknya bakal comeback ke Indonesia. Hal ini terbukti saat sejumlah produk mereka terdaftar di situs resmi Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) hingga TKDN Kemenperin yang merupakan tahap awal untuk menjual perangkat ke Tanah Air.
Pantauan Suara.com, smartphone Motorola dengan nomor model 'XT2363-9' telah lolos sertifikasi di laman resmi SDPPI milik Komdigi. Smartphone mengantongi nomor sertifikat '105498/SDPPI/2024' pada 21 November 2024.
Platform e-sertifikasi mengungkap bahwa HP Motorola ini mempunyai nama pemasaran sebagai 'Fogo 5G Plus 2024'. Sayang, spesifikasi Fogo 5G Plus 2024 masih belum terungkap hingga saat ini.
Selain itu, PT Motorola Mobility Indonesia turut mendaftarkan nomor model 'XT2363-9' di laman resmi P3DN milik Kemenperin. Smartphone ini berhasil mengantongi nilai TKDN sebesar 35,63 persen.
Berita Terkait
-
Dear Apple, Ini Bukti dari Kemenperin Kalau Pabrik Lokal Mampu Produksi Smartphone!
-
Konfigurasi Memori Vivo V50 Terungkap, Siap Masuk ke Indonesia dan AS
-
Poster Film Pabrik Gula Buat Gaduh, LSF Akui Belum Lulus Sensor
-
Berapa Besaran Gaji PPPK Paruh Waktu? Kerja Cuma 4 Jam Per Hari
-
Kini Hartanya Dipantau Negara, Tak Disangka Dulu Honor Syuting Raffi Ahmad Lebih Kecil dari Baim Wong
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Review Film The Ribbon Hero: Dongeng Klasik Tezuka dalam Balutan Modernitas
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dilakukan Menyeluruh
-
MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah Bukan Rp300 Triliun, Ini Pertimbangannya
-
Cushion ESQA Oksidasi atau Tidak? Cek Kelebihan dan Review Pengguna sebelum Membeli
-
Tanding di Berlin, Tim Indonesia Ramaikan Piala Dunia Basket Putri 2026
-
Siapa Saja Peraih ESG Award 2026? Intip Daftar Emiten dan Investor Paling Berdampak di RI
-
Dikurung sebab Berbahaya, Dicintai sebab Berbeda: Juliette dalam Shatter Me
-
Melebihi Target, 4.000 Orang Registrasi Festival Yacht Gratis di Benoa
-
Baru Debut Langsung Nyekor, Aksi Striker Timnas Garuda Bikin Juara Belanda Gigit Jari
-
Wamenpar Ni Luh Puspa Sebut Perilaku Wisatawan Berubah, Incar Taman Rekreasi hingga Atraksi Wisata