Suara.com - Facebook memberikan hadiah sebesar 100.000 dolar AS atau setara dengan Rp1,6 miliar kepada seorang peneliti keamanan bernama Ben Sadeghipour. Bukan tanpa alasan, Ben rupanya menemukan kerentanan keamanan saat menganalisis platform iklan Facebook pada Oktober 2024.
Bug tersebut memungkinkan Ben menjalankan perintah pada server internal Facebook. Setelah menemukan bug tersebut, Ben melaporkannya kepada perusahaan pemilik Facebook, Meta. Ben mengaku ia hanya membutuhkan waktu satu jam untuk memperbaikinya.
Sebagai imbalan, Facebook memberinya hadiah sebesar 100.000 dolar AS.
"Asumsi saya adalah bahwa itu adalah sesuatu yang mungkin ingin Anda perbaiki karena berada langsung di dalam infrastruktur Anda," tulis Ben dalam laporan yang dikirimnya kepada Meta, seperti dikutip dari Tech Crunch pada Selasa (21/1/2025).
Menurut Ben, masalahnya berasal dari salah satu server yang digunakan Facebook untuk membuat dan menayangkan iklan rentan terhadap kelemahan yang sebelumnya telah diperbaiki.
Ia menambahkan bug yang belum ditambal ini memungkinkannya untuk membajak server Facebook menggunakan peramban Chrome yang dijalankan dari terminal komputer.
Ben mengatakan bahwa ia tidak menguji semua hal yang dapat dilakukannya saat berada di dalam server Facebook, tetapi yang membuat ini berbahaya adalah kerentanan tersebut mungkin merupakan bagian dari infrastruktur internal.
Di sisi lain, Ben menyebut jika platform iklan serupa yang dijalankan oleh perusahaan lain pun rentan terhadap ancaman serupa.
Baca Juga: Berapa Hadiah Koin Jagat? Bikin Geram Karena Pemain Sampai Merusak Fasilitas Umum
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Pemprov Jateng Uji Bata Interlock, Bangun Rumah Lebih Cepat dan Hemat
-
Pemerintah Mau Ambil Dividen BUMN dari Danantara saat Utang Negara Cetak Rekor Tertinggi
-
Mulai 2027, Perusahaan Tak Bisa Lagi Sembunyikan Jejak Emisi Karbon
-
KPK Sita 1,3 Kg Emas dan Rp100 Juta dari Rumah Pegawai Pajak di Malang
-
Pihak Febrie Adriansyah Buka Suara Terkait Kematian Sutrimo dan Eksumasi Kepolisian
-
11 Kantor Pemerintah Dibakar di Puncak Papua, DPR Desak Pemerintah Bongkar Akar Kerusuhan
-
Rupiah Mandek di Rp17.877, Sentimen Pasar Makin Berat
-
Bikin Timnas Indonesia Berantakan, Patrick Kluivert Dilirik Jadi Asisten Xavi di Belanda
-
Jangan Keluar Saat Magrib! Kisah Mengerikan Urang Bunian Segera Hantui Bioskop
-
Empat Jam Terombang-ambing di Laut, Tangis Aula Pecah Saat Menemukan Sahabatnya Tak Bernyawa