Suara.com - Fenomena perburuan harta karun digital lewat aplikasi Jagat yang dikenal dengan sebutan Koin Jagat tengah viral mencuri perhatian banyak orang di Indonesia. Permainan ini mengajak pengguna untuk mencari dan mengumpulkan koin virtual yang tersebar di berbagai lokasi publik di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya dan Bali.
Menariknya, tiap koin yang berhasil ditemukan dapat ditukarkan dengan hadiah uang tunai dengan nilai fantastis. Lantas berapa hadiah koin jagat? Simak penjelasan berikut ini.
Hadiah Koin Jagat
Dalam aplikasi Jagat, ada 3 jenis koin yang bisa didapatkan yakni emas, perak dan perunggu yang tersebar di berbagai lokasi. Tiap koin punya nomor seri dan kode unik yang bisa ditukarkan lewat aplikasi.
Masing-masing koin memiliki besaran hadiah berbeda-beda yakni:
Koin Perunggu: Rp 300 ribu – Rp 1 juta
Koin Perak: Rp 10 juta
Koin Emas: Rp 100 juta
Koin yang ditemukan dapat ditukar berbagai hadiah menarik dengan nilai total Rp 850 juta. Permainan ini digelar mulai 24 Desember 2024 sampai 24 Januari 2025.
Untuk mendapatkan koin, pemain dapat mengunjungi lokasi-lokasi yang telah ditentukan. Setelah menemukan koin, mereka perlu mengunggah bukti lewat aplikasi untuk mendapat hadiah uang.
Aplikasi Jagat juga memberi panduan mengenai lokasi penyembunyian koin yakni tidak tertanam di dalam tanah atau tanaman, tidak diletakkan di tempat berbahaya seperti air atau area terlarang. Selain itu koin tidak disembunyikan di balik batu bata atau tempat lain yang perlu dipaksa untuk dibuka.
Koin juga tidak berada di area yang tak diizinkan untuk dimasuki. Pemain pun diharapkan untuk mencari koin dengan cara yang sopan dan tidak merusak lingkungan atau mengganggu warga/penjual di sekitar.
Baca Juga: Setelah Dipanggil Komdigi, Jagat Sepakat Ubah Fitur Berburu Koin jadi Misi Jagat
Aturan Main Aplikasi Jagat
Ketika membuka aplikasi Jagat yang sudah didownload dari Google Play atau Apple Store, pemain harus mengaktifkan fitur treasure map. Peta tersebut akan menunjukkan lokasi koin-koin yang tersebar di berbagai tempat. Meski begitu, treasure map bisa dimatikan kapan saja jika ingin melihat peta lebih jelas atau memeriksa status teman.
Treasure card merupakan fitur yang membantu untuk menyusutkan lingkaran lokasi koin sehingga lebih mudah ditemukan. Setiap koin memiliki lingkaran lokasi yang menyusut otomatis setiap 4 jam. Pemburu koin bisa langsung memperkecil lingkarannya tanpa menunggu jika menggunakan treasure map.
Namun untuk menyusutkan lingkaran hingga ukuran terkecil, dibutuhkan maksimal 30 treasure card. Ada 3 cara untuk mendapatkan treasure card antara lain:
1. Super Jagat: Dengan menggunakan fitur Super Jagat, pemain bisa langsung mendapat 20 treasure card sekaligus
2. Posting di Media Sosial: Bagikan pengalaman di media sosial untuk mendapatkan hingga 30 treasure card
3. Undang Teman Baru: Setiap teman baru yang bergabung melalui undangan akan memberikan satu treasure card tambahan.
Pemain juga perlu memperhatikan untuk tidak membagikan kode penukaran koin kepada orang lain sebelum menggunakannya sendiri demi menghindari penyalahgunaan. Selain itu pemain diharapkan menjaga keselamatan dan menghormati aturan lokal saat berburu koin di area publik.
Setiap pemain hanya boleh menggunakan satu akun resmi untuk berpartisipasi di permainan. Jika pemain melakukan pelanggaran terhadap aturan bermain dapat diskualifikasi atau akun diblokir oleh pihak Jagat.
Berita Terkait
-
Aplikasi Jagat Ubah Format Permainan Demi Ketertiban Umum
-
Pemburu Koin Jagat Berakhir! Format Baru Segera Hadir
-
Setelah Dipanggil Komdigi, Jagat Sepakat Ubah Fitur Berburu Koin jadi Misi Jagat
-
Komdigi Akan Panggil Pengelola Koin Jagat usai Viral Bikin Rusak Fasilitas Umum
-
Wamen Ekraf soal Fenomena Koin Jagat: kalau Buat Saya Sih Ada Baiknya, yang Penting Diarahkan ke Positif
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Cara Baru Traveling: Mengapa AI Kini Jadi Travel Agent Pribadi Anda?
-
Bolehkah Kurban 1 Ekor Kambing untuk Satu Keluarga? Begini Hukumnya dalam Islam
-
5 Parfum Lokal yang Wanginya Awet Nempel di Baju meski Sudah Dicuci
-
Di Tengah Tantangan Industri Herbal, Produk Lokal Mulai Perluas Pasar hingga Internasional
-
5 Lip Cream Lokal Alternatif Tom Ford Liquid Lip Luxe Matte: Transferproof, Awet hingga 14 Jam
-
Ferdy Sambo Kuliah S2 Dimana? Masih Jalani Hukuman di Lapas Dapat Beasiswa Magister
-
6 Basic Skincare Malam untuk Pemula, Simpel tapi Penting untuk Menjaga Kulit Tetap Sehat
-
Bedak Sudah Mengandung SPF, Perlukah Pakai Sunscreen?
-
Mengenal Lululemon, Tas Premium yang Dicuri di Bandara Soetta sampai Rugi Miliaran
-
4 Sunscreen Lokal Alternatif La Roche Posay Anthelios UVMune 400, Murah dan Anti White Cast