Suara.com - Akun WhatsApp disadap bisa menjadi ancaman serius bagi privasi pengguna. Peretas dapat mengakses percakapan pribadi, informasi penting, bahkan kode One Time Password (OTP) yang sering digunakan untuk verifikasi berbagai layanan finansial.
Mengutip dari berbagai sumber, kasus WhatsApp disadap umumnya terjadi melalui aplikasi pihak ketiga, pemanfaatan WhatsApp Web, atau pengiriman malware ke ponsel target.
Atas dasar itu, penting bagi pengguna untuk mengetahui tanda-tanda akun telah dibajak agar bisa segera mengambil tindakan pencegahan.
Tanda-tanda WhatsApp Disadap
Menerima OTP Secara MisteriusJika Anda tiba-tiba mendapatkan kode OTP melalui SMS tanpa mencoba masuk ke akun, itu bisa menjadi indikasi bahwa ada seseorang yang berusaha mengakses akun WhatsApp Anda.
- Keluar dari Akun WhatsApp Secara Tiba-tib
Jika akun WhatsApp Anda tiba-tiba keluar dari perangkat tanpa alasan yang jelas, kemungkinan besar ada perangkat lain yang mencoba masuk menggunakan akun Anda.
- Pesan Terbaca Tanpa Diketahui
Apabila terdapat pesan yang sudah terbaca padahal Anda belum membukanya, bisa jadi akun telah diakses oleh pihak lain.
- Pesan Terkirim Sendiri
Jika Anda menemukan pesan yang terkirim tanpa pernah mengetiknya, ini bisa menjadi tanda akun telah dibajak oleh peretas.
- Status WhatsApp Tidak Dikenal
Akun yang mengunggah status WhatsApp tanpa sepengetahuan Anda dapat menjadi tanda bahwa akun telah diretas.
- Panggilan Telepon Asing
Jika ada riwayat panggilan keluar yang tidak pernah Anda lakukan, bisa jadi akun WhatsApp Anda sedang dikendalikan oleh pihak lain.
Berita Terkait
-
Tanda-tanda WhatsApp Disadap dan Tips Mengamankannya
-
4 Cara Menggunakan 2 Akun WhatsApp di Satu HP, Praktis dan Anti-Ribet!
-
Cara Mengetahui WhatsApp Disadap, Jangan Tunggu Sampai Chat Penting Bocor
-
Vanesha Prescilla Tak Punya Akun WhatsApp, Baru Download Usai Dimohon Sutradara Film
-
WhatsApp Anda Diretas? Jangan Tunda Lakukan Hal Ini
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Microchip: Tren Migrasi Teknologi Menuju Edge AI Mulai Saingi Dominasi Cloud
-
Lenovo ThinkPad Siap Tempur di Lapangan dan Dunia Digital, Tahan Ekstrem hingga Serangan Siber
-
Musisi Global Siap Buka Kompetisi Esports World Cup 2026 di Paris
-
Kolaborasi Ini Siapkan Teknologi Intel 14A untuk Chip AI, HPC, dan Smartphone Generasi Baru
-
4 HP Baterai 7000 mAh di Bawah Rp3 Juta: Performa Mantap, Anti Lowbat Seharian
-
Meta Glasses Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp5 Jutaan, Siap Tantang Pasar Kacamata AI
-
AI Agents Diprediksi Bernilai 450 Miliar Dolar AS, Drife Perkuat Adopsi Agentic Automation
-
Ekonomi Digital Indonesia Bisa Tembus Rp5.800 T, Nezar Patria : RI Tak Boleh Hanya Jadi Pasar AI
-
Inspirasi K-Wellness dan AI Home LG ala Shin Ye Eun
-
Ekonomi Digital Indonesia Capai 100 Miliar Dolar AS, Komdigi Dorong Kolaborasi Nasional