Suara.com - Kebijakan baru pemerintah terkait gas LPG 3 kg membuat protes keras dari publik. Ramai diperbincangkan, kasus ini membuat berbagai teori muncul di laman media sosial X.
Salah satu netizen dengan akun @liaasister menyampaikan kecurigaan mengenai munculnya kabar gas LPG 3 kg. Menurutnya, kabar ini muncul untuk menutupi perbincangan lainnya terkait kasus pagar laut hingga nominasi OCCRP yang menyeret nama Jokowi.
Netizen ini menduga-duga bahwa kasus gas LPG 3 kg ini merupakan pengalihan isu yang sengaja dibuat oleh Bahlil Lahadalia. Hal ini dilakukan untuk melupakan kasus pagar laut yang sebelumnya ramai dibicarakan.
"Jangan jangan masalah gas ini cuma pengalihan isu yang sengaja dibuat sama Bahlil untuk buat orang lupa soal pagar laut? Instruksi yang di Solo kah?" tulis akun tersebut.
Bersama dengan cuitannya ini, akun @liaasister mengunggah ilustrasi gas dengan bau yang bocor. Tertulis lagi mengenai bau gas yang menutupi kasus pagar laut, IKN hingga nominasi OCCRP serta bau-bau busuk lainnya.
"Bau gas 3 kg menutupi bau pagar laut, bau IKN, bau nominasi OCCRP dan bau-bau busuk lain" tulis ilustrasi tersebut.
Viral di laman X, cuitan mengenai kecurigaan netizen terkait gas LPG 3 kg yang tutupi pagar kasus pagar laut hingga nominasi OCCRP ini kemudian menuai berbagai komentar dari netizen.
"Jelas dong, netizen gak sebodoh itu" balas netizen.
"Jangan terlalu fakta kak wkwk" komentar akun lainnya.
Baca Juga: Usai Kasus Mobil RI 36 Raffi Ahmad, Kini Viral Mobil RI 24 Terobos Jalur Busway: Tebak Punya Siapa?
"Bisa jadi, mungkin Mulyono gak kuat dirujak terkait pagar laut, akhirnya bikin isu gas 3 kg untuk pengalihan" ungkap netizen.
"Dalam list pun Fufufafa udah tenggelam" tulis akun lainnya membalas.
Menjadi viral di X, cuitan mengenai netizen yang curiga dan menyebut gas LPG 3 kg untuk tutupi kasus lainnya ini lalu sudah mendapat lebih dari seribu retweets dan ratusan komentar dari netizen.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
Sharp Ungkap Dampak Geopolitik ke Industri Elektronik, Harga Produk Berpotensi Naik 3%
-
Penjualan Kulkas Sharp Naik 50 Persen Selama Ramadan
-
5 HP Samsung yang Cocok untuk Jangka Panjang, Awet Dipakai Bertahun-tahun
-
27 Kode Redeem FF 12 Maret 2026, Siap-siap Borong Voucher Angelic Ungu dan Misi Idul Fitri
-
Terpopuler: 8 HP Kamera Terbaik di Kelasnya Mulai Rp1 Jutaan, Kode Redeem FF Max Banjir Hadiah
-
PP Tunas Batasi Anak Main Medsos, Menteri PPPA Usul Balik ke Permainan Tradisional
-
Usai PP Tunas, Kemendikdasmen Terbitkan Aturan Batasi Gawai untuk Anak Sekolah
-
Aktor & Musisi Iqbaal Ramadhan Jadi Brand Ambassador Ugreen di Indonesia
-
PP Tunas Terbit, Komdigi Klaim Bisa Lindungi 70 Juta Anak di Bawah Umur dari Medsos
-
Efek Terlalu Menakutkan, Sutradara RE 2 Minta 'Mode Santai' di Resident Evil Requiem