Suara.com - Putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming resmi dilantik menjadi Wakil Presiden (Wapres) Indonesia mendampingi Presiden RI Prabowo Subianto pada 20 Oktober 2024. Namun setelah 100 hari kerja, tak sedikit publik yang mengkritik banyak kebijakan pemerintah.
Jagat maya pun sering diramaikan dengan isu politik, mulai dari aturan kenaikan PPN 12 persen hingga efisiensi anggaran yang kini berdampak hampir di seluruh sektor. Tak hanya itu, warganet pun sering mengkritik kinerja Gibran Rakabuming karena terlihat terlalu sering membagikan susu dan bansos, sehingga publik mempertanyakan perannya sebagai Wapres RI.
Hal ini membuat video lawas ketika emak-emak melakukan demo dan menyemprot Gibran Rakabuming sebelum dirinya dilantik menjadi Wakil Presiden Indonesia. Namun, pertanyaan emak-emak dalam video itu menjadi sorotan publik lantaran dinilai menggambarkan kondisi saat ini.
Dalam video yang dibagikan ulang oleh akun X @regar_op0sisi, tampak seorang ibu mengeluarkan unek-uneknya tentang pencalonan Gibran Rakabuming sebagai Wapres Indonesia.
"Pak Jokowi, anak bapak itu punya kemampuan apa bisa jadi Wakil Presiden? Punya kapasitas apa? Rekam jejaknya apa? Pendidikannya apa? Banyak anak bangsa yang pintar tapi mereka jadi tukang ojek, jadi Gojek di mana-mana," ucapnya.
Lebih lanjut, ibu tersebut mempertanyakan pendidikan dan kemampuan berbahasa suami Selvi Ananda tersebut dan membandingkannya dengan para tukang ojek dengan ijazah S1.
"Setahu saya, dari kecil itu untuk menjadi pejabat, kita harus melalui pendidikan ini, pendidikan ini, dan harus cakap untuk berbahasa, paling nggak dua bahasa asing. Ini anak bapak bisa apa, coba? Ini banyak anak-anak yang jadi tukang ojek itu, mereka PHK dari Pertamina, dari mana-mana, mereka pendidikan S1, pak. Coba aja bapak pikirkan, bapak nggak tahu malu jadi presiden. Turun pak, turun. Sebelum digantung sama rakyat," imbuhnya dengan berapi-api.
Saat ditelusuri, video tersebut beredar pada Oktober 2024. Rekaman itu pun sontak menuai beragam tanggapan dari pengguna X lainnya.
"Queen behaviour everybodeeh," komentar @fdl_***
Baca Juga: Gibran Rakabuming Pantau Razia Rambut di Sekolah, Netizen Geleng-geleng: Kerjaannya Receh..
"Kalau speknya kayak Gibran, di RT aku banyak. Mungkin lebih hebat cara bicaranya," tambah @maul****_*****
"Pertanyaannya sangat mewakili keresahan sekarang ya bu," timpal @mrsh*******
"Kehebatannya Gibran bisa jadi Wapres jalur MK," sambung @miku***
"Padahal Gibran punya kemampuan yang jago loh, bagi-bagi susu sama wira-wiri sana-sini," ujar @fadil_**********
Berita Terkait
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
Championship 2026/2027 Resmi Dimulai, PSIS Semarang vs PSPS Pekanbaru Jadi Laga Pembuka
-
Banyak Sosok yang Masih Rangkap Jabatan di Jajaran Manajemen DSI
-
Geledah Rumah Hingga Kantor Rektorat Unsoed, Penyidik Temukan SE KPK Tahun 2023
-
Ragamuda 2026: Parade Budaya dan Unjuk Bakat Pelajar Lintas Daerah Getarkan Jantung Jakarta
-
Herman Deru Klaim Karhutla Sumsel Menurun, Tapi Kabut Asap Masih Bertahan di Palembang
-
Inovasi Integritas Antarkan Kampung Doyo Baru Masuk Jajaran Desa BRILiaN Unggulan
-
Rekening Aktivis Diblokir, Bentuk Pola RepresiBaru Gerakan Rakyat
-
Pengangguran Tinggi di Papua Picu Gerakan Sipil dan Instabilitas
-
Kehilangan Binar Masa Kecil: Apakah Menjadi Dewasa Berarti Berhenti Bermimpi?
-
Kucing Merah di Ujung Tanduk: Hutan Kalimantan Terus Kehilangan Penghuninya