Suara.com - DJI Osmo Action 5 Pro baru saja diluncurkan ke Indonesia sekitar pertengahan tahun 2024 lalu. Ini adalah perangkat camera action DJI yang bisa disediakan oleh Erajaya Active Lifestyle.
DJI Osmo Action 5 Pro ini diklaim mampu menawarkan hasil gambar sekelas kamera profesional, meskipun ukurannya mini dan ringan. Selain itu, keunggulan kamera aksi DJI ini adalah tahan banting yang bisa dipakai di segala kondisi.
Suara.com berkesempatan melakukan review DJI Osmo Action 5 Pro selama kurang lebih tiga hari untuk pemakaian touring. Berikut ulasannya.
Desain
DJI Osmo Action 5 Pro ini tampil sebagai kamera mungil nan ringan karena bisa dipegang cukup dengan dua jari. Ukuran dimensinya sendiri sebesar 70.5 mm × 44.2 mm × 32.8 mm dengan bobot 146 gram.
Mengusung warna dasar hitam, sisi depan DJI Osmo Action 5 Pro memperlihatkan sensor kamera besar CMOS berukuran 1/1.3 inci dengan keterangan bidang pandang (FOV) 155 derajat serta aperture f/2.8.
Masih di sisi depan, ada pula layar kecil berukuran 1,46 inci yang mendukung touch screen alias layar sentuh. Sedangkan di samping sekaligus bawah lensa terdapat deskripsi model 'Action 5 Pro'.
Sisi atas ada slot untuk kartu SD yang berfungsi menambah penyimpanan file hingga 1 TB, serta tombol shutter kamera. Sedangkan bagian bawahnya ada logo DJI sekaligus penghubung magnetik untuk menyatukan dengan aksesori stik tambahan.
Bagian kanan ada tombol daya (power) dan port USB-C untuk pengisian daya. Sedangkan sisi kiri ada tempat untuk mengganti baterai yang bertuliskan logo 'DJI'.
Oh ya kamera aksi DJI Osmo Action 5 Pro ini juga memiliki sertifikasi EN13319 yang membuatnya masih tahan jika digunakan untuk menyelam dengan ketinggian 20 meter.
Baca Juga: Model Dummy iPhone 17 Pro Series Beredar, Usung Modul Kamera Unik
Cara pakai
Untuk mengoperasikan DJI Osmo Action 5 Pro pun cukup mudah, kalian hanya tinggal menyalakan tombol power yang ada di sisi samping. Layar utama bakal menampilkan preview gambar sebelum dipakai untuk memotret atau merekam video.
Jika diusap ke bawah, layar DJI Osmo Action 5 Pro menampilkan menu layaknya smartphone. Opsi itu mencakup seperti layar kunci, mengatur mode orientasi portrait atau landscape, kecerahan, hingga pengaturan.
Lalu jika kalian usap ke atas, itu akan memperlihatkan menu seperti aspek rasio hingga timer sebelum pengambilan foto atau video. Sementara jika usap ke kanan-kiri, barulah kamera mengarahkan ke menu utama seperti mode foto, video, dan lainnya.
Fitur
Saat membuka menu utama, DJI Osmo Action 5 Pro ini mengandung banyak fitur yang bisa kalian pakai. Mode kamera itu mencakup hiking untuk pendakian, diving untuk menyelam, supernight untuk pengambilan konten malam hari dengan cahaya minim.
Kemudian ada subject tracking untuk fokus ke pihak yang mau difoto, slow motion untuk merekam video dalam kecepatan lambat, hingga time lapse untuk menangkap fenomena jangka panjang dalam waktu yang lebih cepat.
Oh ya hampir semua mode kamera ini sudah mendukung format video 4K dengan frame rate rata-rata 60 fps atau 120 fps. Dengan demikian kalian bisa merekam video dengan resolusi jernih serta pergerakan yang mulus.
Berita Terkait
-
Model Dummy iPhone 17 Pro Series Beredar, Usung Modul Kamera Unik
-
Pertama di Fujifilm! GFX100RF Dilengkapi Aspect Ratio Dial & AI Autofocus, Ini Keunggulannya
-
Menjadi Asing di Dunia Sendiri: Review Novel 'No Longer Human'
-
Fujifilm GFX100RF Resmi Rilis di Indonesia, Cek Fitur Apa yang Ditawarkan
-
Review Film Plankton the Movie: Si Musuh Bebuyutan yang Akhirnya Jadi Bintang Utama
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan