Suara.com - Ketika orang mencari siapa CEO Samsung, mereka terkejut mengetahui bahwa raksasa Korea itu memiliki sistem co-CEO.
Sistem ini telah berlaku sejak 2018, di mana dua eksekutif puncak ditunjuk sebagai CEO bersama untuk mengelola salah satu perusahaan paling berharga milik konglomerat itu.
Young Hyun Jun dan Jong-hee Han baru-baru ini ditunjuk untuk posisi tersebut, sebagaimana melansir dari laman Sammobile.
Meninggalnya Han telah menyebabkan banyak orang menyarankan perbaikan sistem co-CEO Samsung.
Samsung kemungkinan memiliki kandidat internal yang siap mengambil alih peran tersebut.
Konsep CEO bersama bukanlah yang biasanya Anda lihat di perusahaan teknologi besar, di mana otoritas eksekutif berada di tangan satu pemimpin yang jelas.
Sebagai contoh, Apple, NVIDIA, Microsoft, Meta, Qualcomm, dan lain-lain, memiliki satu orang di posisi puncak yang kemudian didukung oleh sejumlah eksekutif puncak.
Pengamat industri merasa bahwa ketidakhadiran tiba-tiba salah satu co-CEO kemungkinan akan mengakibatkan tantangan kepemimpinan jangka pendek bagi perusahaan.
Samsung Electronics harus menunjuk penggantinya dalam waktu dekat untuk memastikan tidak ada gangguan yang muncul dari hal ini.
Baca Juga: Perbandingan Qualcomm Snapdragon 6 Gen 3 vs Exynos 1380
Almarhum Han mengawasi divisi Device eXperience Samsung yang mencakup seluruh bisnis elektronik dan perangkat konsumen, termasuk smartphone, TV, dan peralatan rumah tangga.
Ini adalah area bisnis utama bagi Samsung dan tidak dapat menanggung masalah karena kurangnya kepemimpinan di segmen ini.
Samsung kemungkinan memiliki rencana darurat untuk memastikan kelancaran transfer kepemimpinan, tetapi mungkin ini akan memberinya alasan untuk merombak seluruh sistem co-CEO.
Sebelumnya, Samsung Electronics Korea Selatan mengatakan co-CEO-nya Han Jong-hee meninggal dunia di usia 63 tahun akibat serangan jantung.
Ia mengepalai divisi peralatan digital Samsung, serta unit pengalaman perangkatnya, yang meliputi ponsel dan peralatan rumah tangga.
Han bergabung dengan Samsung pada tahun 1988, mengalami kenaikan pangkat selama bertahun-tahun dan menjadi kepala tim penelitian dan pengembangan produk di divisi tampilan visual perusahaan pada tahun 2011.
Berita Terkait
-
Expert RAW Samsung Galaxy S25 Series Bikin Foto Ngabuburit Makin Epic, Ini Cara Pakainya
-
Harga dan Spesifikasi Samsung Galaxy A06 5G: Dijual Murah Mulai Rp 2 Jutaan Saja
-
Samsung Galaxy A36 5G: Spesifikasi, Fitur, dan Harga Resmi Indonesia
-
Samsung Galaxy A56 5G: Spesifikasi, Fitur, dan Harga Resmi Indonesia
-
Samsung Galaxy A06 5G Resmi Masuk Indonesia: HP Murah Harga Rp 2 Jutaan
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Timnas Indonesia Lolos Semifinal Piala AFF U-19 2026 Usai Kalahkan Vietnam
Pilihan
Terkini
-
Cari HP di Bawah Rp3 Juta yang Bagus? Ini 4 Juara Pilihan David GadgetIn
-
4 Rekomendasi HP Midrange Baterai Jumbo, Body Tipis dan Ringan Nyaman Digenggam
-
182 Serangan Siber per Detik Menghantam Indonesia, ITSEC Asia Soroti Ancaman Digital
-
5 Kelebihan dan Kekurangan Infinix Hot 70: HP Murah dengan Memori Ekstra Lega
-
Viral Gegara 'Percaya Diri' Rilis November, Barbie Rewind Siap Tantang GTA 6?
-
4 Tablet Infinix Murah yang Dilengkapi Slot SIM Card: Memori Besar, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
XLSMART Satukan Pemerintah, Industri dan Akademisi Sambut Arah Baru Indonesia di Era AI, Data dan 5G
-
Minecraft Dungeons II Siap Hadir Tahun Ini: Sekuel Dungeon Crawler yang Lebih Epik
-
7 Fitur Menarik di iOS 27: Optimalkan AI, Performa Diklaim Lebih Kencang
-
Bujet Rp1,5 Juta Dapat HP Xiaomi Seri Apa? Ini 5 Pilihan dengan RAM hingga 6 GB