Suara.com - Xiaomi tengah mempersiapkan langkah besar dengan kembali terjun ke pasar pengembangan chip internal setelah sebelumnya menghentikan pengembangan serupa.
Terbaru, muncul bocoran spesifikasi yang mengungkapkan lebih detail mengenai upaya perusahaan asal China ini dalam menciptakan prosesor untuk ponsel pintar mereka.
Setelah sebelumnya lebih mengandalkan chip dari pihak ketiga, seperti Qualcomm dan MediaTek, Xiaomi berencana untuk merilis System on Chip (SoC) buatannya sendiri dalam waktu dekat. Hal ini menunjukkan ambisi perusahaan dalam mengurangi ketergantungan terhadap produsen chip eksternal.
Bocoran yang datang melalui informasi dari Fixed Focus Digital, yang disebarkan oleh Jukanlosreve di platform X, mengungkapkan bahwa chip pertama Xiaomi yang berbasis pada arsitektur Arm v9 ini akan diproduksi menggunakan teknologi fabrikasi TSMC dengan node N4P.
Node ini dipilih karena menawarkan keseimbangan antara biaya produksi dan efisiensi energi, menjadikannya pilihan yang lebih matang dan ekonomis dibandingkan dengan teknologi yang lebih canggih seperti 3nm yang sebelumnya disebut-sebut sebagai desain yang mungkin digunakan Xiaomi.
Pilihan ini juga mencerminkan pendekatan Xiaomi yang lebih rasional dalam menghadapi pengembangan chip, dengan fokus pada efisiensi produksi serta kinerja yang memadai.
Berdasarkan bocoran spesifikasi yang beredar, chipset ini akan mengusung konfigurasi CPU octa-core dengan susunan 1+3+4, di mana terdapat satu inti Cortex X925 yang memiliki performa tinggi dengan kecepatan 3,2GHz, tiga inti Cortex A725 dengan kecepatan 2,6GHz, dan empat inti Cortex A520 yang lebih hemat daya dengan kecepatan 2,0GHz.
Dilansir dri Gizmochina pada Minggu (6/4/2025), konfigurasi ini menunjukkan bahwa Xiaomi menargetkan ponsel pintar kelas menengah atas, bukan flagship, sehingga kemungkinan besar chip ini akan digunakan pada perangkat seperti Xiaomi 15S yang diharapkan hadir pada 2025.
Meskipun demikian, spesifikasi ini masih cukup kuat untuk memenuhi kebutuhan pengguna dengan performa yang baik dalam berbagai aplikasi.
Baca Juga: HP Xiaomi Anyar Andalkan Snapdragon 8s Gen 4, Ini Bocoran Fiturnya
Dari sisi grafis, SoC ini akan dilengkapi dengan GPU Imagination Technologies IMG DXT72 yang berjalan pada frekuensi 1,3GHz.
Menariknya, bocoran menunjukkan bahwa GPU ini bahkan dapat mengungguli Adreno 740 yang terdapat pada Snapdragon 8 Gen 2, yang menunjukkan potensi grafis yang sangat baik untuk chip ini.
Hal tersebut memberikan indikasi bahwa Xiaomi ingin menghadirkan pengalaman grafis yang lebih baik, terutama di kelas menengah, yang sebelumnya didominasi oleh produk Qualcomm.
Selain itu, Xiaomi juga berencana untuk mengembangkan Image Signal Processor (ISP) miliknya sendiri, yang akan mendukung kualitas gambar pada perangkat Xiaomi.
Namun, beberapa komponen lain, seperti modem 5G dan Digital Signal Processor (DSP), mungkin akan dipasok oleh perusahaan lain seperti MediaTek, Synopsys, atau Huawei, tergantung pada ketersediaan komponen serta faktor geopolitik yang mempengaruhi akses ke teknologi tertentu.
Pengembangan SoC internal ini adalah bagian dari upaya Xiaomi untuk lebih mengontrol ekosistem perangkat keras dan perangkat lunaknya, serta mengurangi ketergantungan pada produsen chip eksternal.
Langkah ini tidak hanya memberi Xiaomi lebih banyak kebebasan dalam merancang perangkatnya, tetapi juga memungkinkan perusahaan untuk mengelola biaya produksi dan dinamika rantai pasokan dengan lebih efektif.
Namun, tantangan geopolitik, terutama terkait dengan pembatasan ekspor teknologi dari Amerika Serikat, mungkin akan mempengaruhi kemampuan Xiaomi dalam memproduksi chip menggunakan proses manufaktur tingkat lanjut, yang bisa berdampak pada jadwal dan kapasitas produksi.
Seiring dengan semakin dekatnya peluncuran chip pertama Xiaomi, diharapkan akan muncul informasi lebih rinci yang dapat memberikan gambaran lebih jelas tentang bagaimana SoC kustom ini akan memengaruhi pasar ponsel pintar dan arah strategis perusahaan di masa depan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
- 17 Kode Redeem FF 25 Agustus 2026: Kesempatan Dapat Voucher dan Skin Senjata Terbaru
- Waduk Jatigede Surut, Warga Sumedang Manfaatkan Lahan untuk Bertani
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
Terkini
-
Secret Service Buka Suara, Nyawa Anak Bungsu Donald Trump Dihargai Rp156 Miliar
-
Persib Bandung Luncurkan Jersey Musim Kompetisi 2026/2027
-
ISPA Palembang Tembus 9.313 Kasus Saat Kabut Asap Karhutla, Ini Data Terbarunya
-
Kebakaran Lahan Gambut Seluas 311 Hektare Terjadi di Kutai Kartanegara
-
Massa dari Pati Bergerak, dari Daerah untuk Indonesia Bawa Pesan untuk Rakyat
-
Rekam Jejak Eks Caleg Nasdem yang Diusulkan Jadi Pelatih Timnas Gantikan John Herdman
-
Parenting di Era Digital: Ketika Gawai Menjadi Pengasuh Anak
-
Pertamina Eco RunFest 2026: Hadirkan Tujuh Inisiatif Keberlanjutan Lingkungan, Nol Jejak Sampah
-
Gianni Infantino Nongol di Final Piala AFF 2026 Vietnam vs Thailand, Pertanda Apa?
-
Demam Slowpitch Landa Ibu Kota, Band Rock AS The Flaming Lips Ikut Nimbrung