Setelah diunduh dan diinstal, Trojan Triada pertama-tama mencoba mengumpulkan beberapa informasi tentang system, seperti model perangkat, versi OS, jumlah ruang kartu SD, daftar aplikasi yang diinstal, dan hal-hal lainnya.
Kemudian, Trojan tersebut mengirimkan semua informasi tersebut ke server Command & Control.
"Kami telah mendeteksi total 17 server C&C pada 4 domain yang berbeda, yang mungkin berarti para penjahat cukup paham dengan apa itu redundansi," tulis Kaspersky di situs resminya.
Server C&C kemudian merespons dengan berkas konfigurasi, yang berisi nomor identifikasi pribadi untuk perangkat dan beberapa pengaturan.
Seperti interval waktu antara menghubungi server, daftar modul yang akan diinstal, dan sebagainya.
Setelah modul diinstal, modul tersebut akan ditempatkan di memori jangka pendek dan dihapus dari penyimpanan perangkat, yang membuat Trojan jauh lebih sulit ditangkap.
Ada dua alasan lagi mengapa Triada sangat sulit dideteksi dan mengapa hal itu sangat mengesankan para peneliti.
Tijan Triada ini memodifikasi proses Zygote, merupakan proses inti dalam OS Android yang digunakan sebagai templat untuk setiap aplikasi.
Artinya, setelah Trojan masuk ke Zygote, ia menjadi bagian dari setiap aplikasi yang diluncurkan pada perangkat.
Baca Juga: Cara Menangkis Serangan Ransomware lewat Kamera Pengawas
Berita Terkait
-
Kaspersky Mendeteksi Lebih dari 1 Juta Upaya Pelacakan (Tracking) Setiap Hari
-
Gawat! 11 Juta HP Android Disusupi Malware Necro Gegara WhatsApp Mod
-
Trojan Necro Menyusup ke Google Play, Makan Korban hingga 11 Juta Orang
-
Waspada Penawaran iPhone 16 Palsu, Penjahat Siber Ambil Data Pribadi dan Susupi ke iCloud
-
Waspada! Gamer Muda Jadi Target Penjahat Siber pada H1 2024, Dibandingkan H2 2023
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
Terkini
-
4 Rekomendasi HP Murah RAM 8 GB Terbaik dan Terbaru Maret 2026, mulai Rp1 Jutaan
-
45 Kode Redeem FF 5 Maret 2026: Klaim Skin XM8 Blizzard Blaze dan Bocoran SG2 Lumut
-
Daftar Kode Rahasia Meteran Listrik PLN 2026, Bisa Cek Tegangan hingga Kebocoran Arus?
-
7 Fitur Unggulan iPhone 17e: Bakal Rilis di Indonesia, Harga Mulai Rp10 Jutaan
-
Tips Memainkan Resident Evil Requiem untuk Pemula, Manfaatkan Trik Cerdik!
-
58 Kode Redeem FF Terbaru 5 Maret 2026, Gratis Skin XM8 Blizzard Blaze
-
Apa Arti Happy Purim? Akun Resmi Israel Rayakan Kematian Khamenei
-
35 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 5 Maret 2026, Klaim Banyak Hadiah Menarik Gratis
-
Rincian Fitur MacBook Neo, Laptop Termurah Apple Pakai Chip Milik iPhone 16 Pro
-
Teaser Resmi POCO X8 Pro Beredar, Segera Rilis ke Pasar Global dan Indonesia