Trojan sangat berbahaya jika disembunyikan di dalam file yang tampaknya tidak berbahaya, seperti cheat atau aplikasi buatan penggemar.
Sementara itu, adware menyumbang lebih dari 6.400 percobaan serangan, yang biasanya muncul sebagai game mencolok atau aplikasi video yang membombardir pengguna dengan iklan yang tidak diinginkan, memperlambat perangkat, dan berpotensi membuka pintu bagi ancaman tambahan.
Sebagai bagian dari analisis, peneliti Kaspersky mengidentifikasi beberapa situs web penipuan dan phishing yang meniru desain dan merek perusahaan yang populer.
Salah satu contoh adalah halaman phishing yang dibuat menyerupai situs web resmi Tokyo Disney Resort.
Penipuan semacam itu sering kali tidak dapat dibedakan dari halaman yang sah pada pandangan pertama, dengan satu-satunya perbedaan adalah URL situs web tersebut.
Situs penipuan menawarkan kepada pengguna kesempatan untuk "membeli" tiket taman hiburan, sama seperti yang asli, dan meminta mereka untuk memasukkan informasi pribadi dan pembayaran.
Namun, alih-alih mendapatkan rekreasi di taman hiburan, para korban justru mengalami pencurian rincian kartu perbankan mereka.
Penemuan lain yang ditemukan oleh peneliti Kaspersky melibatkan penipuan yang mengeksploitasi nama MrBeast, selebritas YouTube yang banyak diikuti oleh anak-anak dan remaja, dan terkenal karena memberikan hadiah mahal seperti gawai, uang, dan bahkan rumah.
Penjahat siber membuat halaman phishing yang menjanjikan "hadiah gratis dari MrBeast," termasuk kartu hadiah digital untuk platform seperti Roblox, Xbox, dan PlayStation.
Baca Juga: Q1 2025, Lebih dari 3 Juta Ancaman Siber Menargetkan Pengguna di Indonesia
Situs tersebut meminta pengguna untuk memilih hadiah mereka dan menyelesaikan tugas yang tampaknya tidak berbahaya untuk mengklaimnya.
Untuk meningkatkan urgensi, penghitung waktu mundur ditampilkan, mendesak pengunjung untuk
"menyelesaikan aktivitas yang disponsori" dalam waktu terbatas untuk membuka kode hadiah
terakhir.
Seluruh proses ini merupakan taktik yang dirancang untuk mengarahkan korban ke halaman
penipuan sebenarnya.
Akhirnya, pengguna diminta membayar sedikit biaya komisi untuk mengklaim "hadiah" mereka.
Namun, setelah mengirimkan pembayaran, korban mungkin tidak mendapatkan hadiah apa pun dan berisiko kehilangan uang.
“Penjahat siber adalah ahli manipulasi emosi dan hampir tidak ada yang lebih emosional daripada konten yang dipercaya dan disukai anak-anak," kata Evgeny Kuskov, Pakar Keamanan di Kaspersky dalam keterangan resminya, Sabtu (17/5/2025).
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
Terkini
-
4 HP Infinix RAM 8 GB Paling Murah, Spek Tinggi Mulai Rp1 Jutaan
-
Bocoran Panas Xiaomi 17 Max: Meluncur April, Kencang Bak Pro tapi Tanpa Fitur Ini!
-
33 Kode Redeem FF Aktif 12 Januari 2026, Bundle Ryomen Sukuna Siap Hadir
-
26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 12 Januari 2026, Ada Bocoran Pemain OVR 117 di Event TOTY
-
Terpopuler: Kode Redeem FC Mobile Terbaru Banjir Hadiah, HP RAM 8 GB di Bawah Rp1,5 Juta
-
21 Kode Redeem FC Mobile 11 Januari 2026, Dapatkan Ribuan Gems hingga Pemain Legendaris
-
Daftar 28 Kode Redeem FF 11 Januari 2026, Cek Bocoran Event Ramadan Lost Treasure
-
7 HP Kamera AI Terbaik Harga Rp1 Jutaan, Foto Auto Jernih Tanpa Editing
-
4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
-
Spesifikasi Up Phone, HP Buatan Indonesia yang Desainnya Mirip iPhone