Suara.com - GoTo Group, ekosistem digital terbesar di Indonesia, dan Alibaba Cloud, tulang punggung teknologi digital dan kecerdasan buatan dari Alibaba Group, mengumumkan keberhasilan proses migrasi infrastruktur GoTo Financial ke pusat data Alibaba Cloud di Jakarta.
GoTo Financial sendiri merupakan lini bisnis keuangan digital dari grup GoTo dan perusahaan di balik solusi pembayaran digital populer Indonesia, GoPay.
Pencapaian ini menjadi tonggak penting dalam kemitraan strategis yang dimulai pada September 2024, serta menjadi bagian krusial dari salah satu proyek migrasi cloud terbesar dan paling kompleks di Indonesia.
Langkah migrasi ke infrastruktur Alibaba Cloud yang aman dan berkinerja tinggi ini diharapkan dapat menyederhanakan operasional, menurunkan beban biaya, dan meningkatkan efisiensi layanan bagi jutaan pengguna GoPay.
Saat ini, GoPay mendukung transaksi digital secara mulus bagi sekitar 20 juta pengguna.
Patrick Walujo, Direktur Utama Grup GoTo mengatakan, dengan menyelesaikan migrasi ini bersama Alibaba Cloud, pihaknya telah memperkuat infrastruktur inti yang menopang layanan GoTo Financial.
"Transisi ini juga menegaskan komitmen kami terhadap kedaulatan data Indonesia, dengan penyimpanan data yang dilakukan seluruhnya di dalam negeri," ucapnya melalui keterangan resminya, Selasa (17/6/2025).
Sebagai hasilnya, dia menambahkan, perusahaan kini berada dalam posisi yang kuat untuk menyongsong masa depan, sambil terus mendukung jutaan masyarakat Indonesia melalui solusi keuangan terpercaya, yang dikembangkan secara lokal.
Sean Yuan, Regional General Manager untuk South Pacific & Japan, Alibaba Cloud Intelligence, mengatakan bahwa keberhasilan proses migrasi ini menunjukkan kapabilitas teknologi Alibaba Cloud yang mampu mendukung transformasi digital berskala besar.
Baca Juga: Booming Cloud Indonesia 2025: Peluang Triliunan Rupiah dan Tantangan Kedaulatan Data
"Kami bangga dapat bermitra dengan GoTo dalam membentuk masa depan digital Indonesia dan menantikan kolaborasi yang lebih mendalam ke depannya," katanya.
Mendukung Salah Satu Proyek Migrasi Cloud Paling Kompleks di Indonesia
Proyek ini mencakup pemindahan aplikasi inti GoTo Financial ke Alibaba Cloud, menjadikannya salah satu proyek infrastruktur digital paling menantang secara teknis di Indonesia.
Dengan lebih dari 20 juta pengguna bertransaksi bulanan, GoTo Financial membutuhkan tingkat stabilitas sistem yang sangat tinggi serta kemampuan untuk menangani jumlah transaksi simultan yang besar.
Untuk memastikan proses migrasi berjalan lancar, tim Alibaba Cloud dan GoTo bekerja sama erat dalam mengembangkan solusi teknis full-stack, guna menjamin kelangsungan operasional bisnis dan memberikan pengalaman pengguna yang mulus tanpa gangguan.
Selama proses migrasi, Alibaba Cloud menyediakan rangkaian produk komprehensif dan memanfaatkan berbagai perangkat eksklusif seperti Landing Zone dan Terraform untuk memungkinkan GoTo mencapai implementasi 100 persen Infrastructure as Code (IaC)—membangun pondasi yang stabil untuk ribuan layanan mikro.
Berita Terkait
-
Apa Itu Cloud Gaming? Bagaimana Cara Kerjanya?
-
Microsoft Hadirkan Cloud Region dan Inisiatif Keterampilan AI di Indonesia
-
5 Software Akuntansi Berbasis Cloud, Dijamin Murah
-
Indosat Gandeng Ericsson, dan Google Cloud Hadirkan Business Support System Berbasis Cloud
-
Alibaba Cloud Mengumumkan Model, Alat, dan Infrastruktur AI Terbaru
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Butuh Waktu Lebih Lama, DPR Patok RUU Perampasan Aset Rampung Paling Lambat Akhir 2026
-
Bukan Sekadar Pintu Gerbang! Ambisi Gubernur Lampung Ubah Bahan Mentah Jadi Emas Ekonomi
-
Review The X-Files: I Want to Believe Vrach Frankenshteyn, Terlalu Sinting!
-
Pesaing Yamaha MT-15 Harga Semurah Scoopy, Begini Spesifikasi Bajaj Pulsar N160
-
Toyota Calya Terjun ke Telaga Sarangan Pagi Buta, Begini Nasib Sopirnya
-
Akan Ada Demo Mahasiswa Besar-besaran di Bundaran HI, 8.242 Personel Gabungan Dikerahkan
-
LOSC Lille: Calvin Verdonk Pemain Indonesia Pertama di Liga Champions
-
Rupiah Melemah Terhadap Dolar, Jadi Mata Uang Paling Buruk di Asia
-
Pesta Rakyat Saloka Rayakan HUT ke-81 RI Bersama Warga dan Pengunjung
-
2 Pekerja Migran Korban Kecelakaan Kapal Ditemukan Tewas di Perairan Rupat