Suara.com - Di tengah maraknya konten video pendek dan vlog pribadi, kebutuhan akan aplikasi editing yang praktis namun tetap powerful semakin meningkat. CapCut memang populer di kalangan pengguna ponsel, tetapi tak sedikit yang mulai mencari opsi lain karena fitur terbatas atau ingin menjajal pengalaman baru.
Jika Anda sedang mencari aplikasi edit video selain CapCut, ada banyak alternatif menarik dengan kemampuan editing yang fleksibel dan beragam.
Aplikasi Edit Video selain CapCut
Berikut tujuh rekomendasi aplikasi yang bisa Anda coba, mulai dari yang simpel untuk pemula hingga yang canggih untuk content creator profesional.
1. InShot
Aplikasi ini populer karena tampilannya yang user-friendly dan cocok digunakan langsung dari smartphone. InShot mendukung pengeditan dasar seperti memotong, menambahkan musik, transisi, hingga teks dan stiker yang kekinian. Anda bisa membuat video Instagram Reels atau TikTok dengan cepat dan praktis.
Sayangnya, versi gratisnya menyematkan watermark dan iklan yang cukup mengganggu. Namun bagi Anda yang mencari aplikasi edit video selain CapCut dengan antarmuka sederhana dan langsung bisa digunakan tanpa banyak belajar, InShot bisa jadi pilihan tepat.
2. KineMaster
Jika Anda menginginkan kontrol lebih terhadap elemen video, KineMaster adalah opsi yang patut dipertimbangkan. Fitur layer, chroma key (green screen), hingga pengaturan kecepatan tersedia dalam satu aplikasi mobile. Banyak kreator YouTube memanfaatkan aplikasi ini karena fiturnya mendekati software desktop.
Namun, versi gratisnya juga masih menampilkan watermark. Selain itu, jika terlalu banyak elemen ditambahkan dalam satu proyek, performa bisa menurun pada ponsel berspesifikasi rendah. Meski begitu, sebagai aplikasi edit video selain CapCut, KineMaster menawarkan kompleksitas yang menarik untuk digali.
3. VN Video Editor
Dikenal ringan dan bebas watermark, VN menjadi favorit baru para editor video mobile. Aplikasi ini memberikan timeline editing seperti software desktop, lengkap dengan fitur keyframe, transisi halus, serta efek audio visual yang cukup memadai.
VN cocok untuk Anda yang ingin mengedit video dengan presisi lebih tinggi tanpa harus berpindah ke laptop. Dukungan ekspor resolusi tinggi juga menjadikannya unggul dibanding aplikasi edit video selain CapCut lainnya di kelas mobile.
Baca Juga: 2 Cara Edit Video Blur Wajah Orang dengan CapCut, Tutorial Lengkap
4. VideoPad
Berbeda dari sebelumnya, VideoPad dirancang untuk pengguna desktop dan cocok bagi pemula. Aplikasi ini cukup ringan dan menyediakan fitur editing standar seperti trimming, penambahan audio, serta efek visual yang bisa langsung diterapkan dengan mudah.
Walau antarmukanya terlihat klasik, VideoPad tetap relevan untuk kebutuhan video sederhana. Anda yang menginginkan pengganti CapCut dengan platform PC bisa mencoba VideoPad sebagai langkah awal sebelum beralih ke software yang lebih kompleks.
5. iMovie
Bagi pengguna Apple, iMovie sering kali jadi pilihan pertama. Aplikasi ini tersedia gratis di iPhone, iPad, dan Mac, serta menawarkan efek transisi, filter sinematik, dan opsi pengeditan audio yang cukup baik. Bahkan tersedia template trailer bergaya film Hollywood.
Namun, iMovie hanya tersedia untuk perangkat Apple, jadi tidak bisa dinikmati pengguna Android atau Windows. Meski begitu, sebagai aplikasi edit video selain CapCut, iMovie menawarkan kestabilan dan hasil yang bersih tanpa banyak usaha.
6. Final Cut Pro
Digunakan oleh para profesional di industri kreatif, Final Cut Pro memberikan kontrol penuh terhadap proyek video. Fitur seperti multicam editing, magnetic timeline, dan color grading canggih membuatnya cocok untuk film pendek, video dokumenter, atau konten YouTube berkualitas tinggi.
Harganya memang tidak murah dan membutuhkan perangkat Mac yang mumpuni, tetapi Anda yang serius dalam bidang video editing akan sangat terbantu dengan kelengkapan fiturnya. Ini adalah salah satu aplikasi edit video selain CapCut yang bisa membawa hasil produksi ke level profesional.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
55 Kode Redeem FF Terbaru 10 Januari 2026, Klaim M249 dan Bundle HRK Uniform Gratis
-
Terpopuler: Sikap Komdigi ke Fitur Grok X, Rekomendasi HP 1 Jutaan Memori Internal 256 GB
-
28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
-
Cara Mengecek HP Disadap atau Tidak, Lakukan Pemeriksaan Ini
-
2026 Siap Ganti HP? Ini 5 HP Terbaru Harga Rp2 Jutaan, Layar AMOLED Baterai Jumbo
-
Xiaomi Rilis Redmi Soundbar Speaker 2 Pro 2026, Harga Lebih Terjangkau
-
5 Rekomendasi HP Oppo RAM 8 GB Terbaik 2026, Performa Gacor!
-
Oppo Reno 15 Pro Mini Debut: Bodi Mirip iPhone 17, Harga Lebih Murah
-
68 Kode Redeem FF Terbaru 9 Januari: Raih Bundle Nightmare dan Skin Heartrocker
-
Berapa Harga POCO M8 Pro 5G? HP Kelas Menengah Rasa Flagship, tapi Minus Fitur Ini!