Suara.com - Penggunaan QRIS TAP (Tuntas, Aman, dan Praktis) kini mulai mengjangkau Indonesia Tengah, yakni di Makassar.
Peluncurannya menjadi tonggak penting dalam mempercepat digitalisasi sistem pembayaran nasional, khususnya di wilayah Sulawesi Selatan.
Langkah ini juga sejalan dengan Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia 2025 yang menargetkan integrasi ekosistem digital secara menyeluruh.
Bertempat di Kantor Perwakilan Wilayah (KpW) Bank Indonesia (BI) Sulawesi Selatan (Sulsel), peluncuran kali ini bertema SULTAN (Sulawesi Selatan) TAP KI’ Grand Launching QRIS TAP, digelar dikawasan Car Free Day (CFD) Mandala Sudirman, Makassar.
Perkembangan QRIS TAP (Tuntas, Aman, dan Praktis) menjadi bagian penting dari strategi Bank Indonesia dalam memperluas digitalisasi sistem pembayaran nasional.
QRIS Tap dikembangkan sebagai bentuk inovasi dari sistem pembayaran berbasis QRIS yang telah lebih dulu diterapkan secara nasional.
Walikota Makassar, Munafri Arifuddin yang turut hadir dalam acara tersebut memberikan apresiasi atas peluncuran QRIS Tap.
Terlebih, inovasi sistem pembayaran digital ini selaras dengan program Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, khususnya berkaitan inovasi dan digitalisasi yang perlu dilaksanakan.
"Pemkot Makassar menekankan aturan proses pembayaran cashless. Olehnya itu, kami harap apa yang dilaksanakan BI menjadi supporting baik untuk tata kelola pemerintahan yang transparan," ungkapnya dalam keterangan resminya pada Selasa 1 Juli 2025.
Baca Juga: Percepat Inklusi Keuangan Lewat Transaksi Non Tunai Berbasis QRIS
Pengembangan QRIS TAP di daerah memainkan peran krusial dalam mempercepat digitalisasi ekonomi lokal.
UMKM, yang menjadi tulang punggung ekonomi di banyak daerah, dapat meningkatkan daya saing melalui efisiensi transaksi dan pencatatan keuangan yang lebih baik dengan QRIS TAP.
Selain itu, implementasi QRIS TAP menjadi sarana edukasi masyarakat terkait teknologi finansial, mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan melalui akses yang lebih mudah terhadap layanan perbankan.
Melalui kerja sama antara Bank Indonesia, pemerintah daerah, dan penyedia jasa pembayaran, infrastruktur dan jaringan pendukung QRIS TAP terus diperluas, termasuk ke wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar), untuk mengurangi ketimpangan akses teknologi.
Lebih lanjut, QRIS TAP dapat dioptimalkan untuk layanan publik seperti transportasi lokal, pembayaran retribusi pasar, hingga tiket wisata, sehingga mempermudah pemerintah daerah mengelola transaksi secara transparan dan efisien.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan, Rizki Ernadi Wimanda, mengatakan bahwa fitur QRIS TAP dirancang untuk menjawab kebutuhan transaksi cepat, semless, dan efisien, khususnya untuk sektor transportasi, parkir, hingga bisa digunakan untuk pembayaran retribusi daerah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR
-
Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar
-
Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang
-
Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel
-
Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu
-
Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat
-
Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini
-
Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding
-
Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah
-
PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana