Jumlah file perangkat lunak berbahaya dan tidak diinginkan yang disamarkan sebagai Zoom meningkat hampir 13 persen pada tahun 2025, mencapai 1.652, sementara nama-nama seperti "Microsoft Teams" dan "Google Drive" mengalami peningkatan masing-masing sebesar 100 persen dan 12 persen, dengan 206 dan 132 kasus.
Pola ini kemungkinan mencerminkan normalisasi kerja jarak jauh dan tim yang tersebar secara geografis, yang menjadikan platform ini bagian integral dari operasi bisnis di berbagai industri.
Di antara sampel yang dianalisis, jumlah file tertinggi meniru Zoom, mencakup hampir 41 persen dari semua file unik yang terdeteksi.
Aplikasi Microsoft Office tetap menjadi target yang sering ditiru adalah Outlook dan PowerPoint masing-masing mencakup 16 persen, Excel hampir 12 persen, sementara Word dan Teams masing-masing mencakup 9 persen dan 5 persen.
Ancaman utama yang menargetkan bisnis UMKM pada tahun 2025 meliputi downloaders, trojan, dan adware.
Phishing dan Spam
Selain ancaman malware, Kaspersky terus mengamati berbagai skema phishing dan penipuan yang menargetkan UMKM.
Penyerang bertujuan untuk mencuri kredensial login untuk berbagai layanan — mulai dari platform pengiriman hingga sistem perbankan — atau memanipulasi korban agar mengirimkan uang kepada mereka melalui taktik penipuan.
Salah satu contohnya adalah upaya phishing yang menargetkan Akun Google. Penyerang menjanjikan calon korban untuk meningkatkan penjualan dengan mengiklankan perusahaan mereka di X, dengan tujuan akhir untuk mencuri kredensial mereka.
Baca Juga: Serangan Siber Memanfaatkan Nama Merek Populer Segmen Keluarga Meningkat 38 Persen dalam Setahun
Selain phishing, UMKM juga dibanjiri email spam. Tidak mengherankan, AI juga masuk ke folder spam — misalnya, dengan tawaran untuk mengotomatiskan berbagai proses bisnis.
Secara umum, Kaspersky mengamati penawaran phishing dan spam yang dibuat untuk mencerminkan kebutuhan umum bisnis UMKM.
Berita Terkait
-
Tersandung Kasus Monopoli, OpenAI Siap Beli Google Chrome Jika Dijual
-
Riset: Pelaku Kejahatan Siber Sasar Lembaga Pemerintahan dan Perusahaan Telekomunikasi
-
Jenis Serangan Siber Jangka Panjang 35 Persen Melampaui Durasi Satu Bulan di 2024
-
Suara.com Sempat Kena Serangan DDoS, Apa Itu dan Bagaimana Mengatasinya
-
Cara Membuat Action Figure Sendiri Pakai ChatGPT, Sedang Viral di TikTok!
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Komet Langka Muncul Setelah 170 Ribu Tahun, Begini Cara Melihatnya dari Indonesia
-
5 HP Infinix 5G Paling Worth It di Tahun 2026, Cocok untuk Gaming dan Streaming
-
5 Tablet Snapdragon Terbaik untuk Multitasking, Performa Ngebut Tanpa Lag
-
3 Rekomendasi Smartwatch Samsung Termurah 2026, Fitur Canggih dan Stylish
-
21 Kode Redeem FC Mobile, Prediksi Kompensasi Mewah EA Usai Insiden Bug Voucher
-
4 Rekomendasi HP Paket Lengkap Kelas Entry dan Mid-Level, Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
7 HP Snapdragon 8 Gen 2 Termurah 2026, Performa Flagship Harga Miring
-
25 Kode Redeem Free Fire, Siap-siap Nabung Diamond Buat Booyah Pass Bulan Depan
-
Redmi K90 Max Pamer Fitur Gaming: Dirancang untuk eSports, Delta Force pada 165 FPS
-
7 HP dengan Chipset Dimensity 7300 Termurah 2026, Performa Gaming Harga Cuma Rp2 Jutaan