Suara.com - Sensor kamera premium Sony 50 MP kerap tersemat pada HP flagship dalam beberapa tahun terakhir. Cukup menarik, bocoran anyar di Weibo mengklaim bila HP Samsung Galaxy S26 Ultra bakal mengusung sensor Sony 200 MP.
Saat rumor mengenai Samsung Galaxy S26 Ultra mulai beredar, banyak yang mungkin hanya melihatnya sebagai siklus tahunan: angka lebih besar, megapiksel lebih tinggi.
Namun, jika kita menggali lebih dalam bocoran yang ada, terungkap sebuah narasi yang jauh lebih menarik. Ini bukan lagi soal peningkatan inkremental, melainkan potensi pergeseran strategis besar-besaran dari raksasa teknologi Korea Selatan, terutama pada dua komponen paling vital: chipset dan sensor kamera.
Peluncuran yang diperkirakan pada awal tahun depan mungkin terasa masih jauh, tetapi "perang" di balik layar sudah dimulai.
Pertarungan ini bakal menentukan apakah Galaxy S26 Ultra hanya akan menjadi penerus, atau sebuah statement piece yang mendefinisikan ulang standar flagship.
Salah satu rumor paling menonjol menyebutkan bahwa Galaxy S26 Ultra akan ditenagai oleh chipset Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 2. Nama ini sendiri sudah menimbulkan banyak pertanyaan.
Dengan seri Snapdragon 8 Gen 3 yang sudah beredar dan Gen 4 yang dinantikan, "Elite Gen 2" terdengar aneh.
Namun, ini bisa menjadi sinyal strategi baru dari Qualcomm dan Samsung. Alih-alih nama yang membingungkan, ini bisa jadi adalah:
- Chipset Custom Eksklusif: Mirip dengan "Snapdragon for Galaxy" di masa lalu, "Elite" bisa menandakan varian yang di-overclock secara masif atau dirancang khusus dengan arsitektur yang dioptimalkan untuk kebutuhan Galaxy Ultra, terutama untuk pemrosesan
- AI dan fotografi komputasional melalui "ProVisual Engine generasi berikutnya."
Penamaan Lini Baru: Qualcomm mungkin memperkenalkan lini "Elite" sebagai tingkatan tertinggi di atas seri Gen reguler, dirancang untuk bersaing langsung dengan chip seri A Bionic dari Apple dalam hal efisiensi dan performa mentah.
Apapun itu, dipadukan dengan RAM 16 GB yang dirumorkan, chipset tersebut bukan sekadar tentang kecepatan membuka aplikasi.
Baca Juga: 4 HP Gaming Rp3 Jutaan Rasa Flagship: Performa Kencang dan Baterai Awet
Ini tentang menyediakan tenaga kuda yang diperlukan untuk memproses data dari sensor kamera raksasa, menjalankan fitur AI generatif secara on-device, dan memberikan pengalaman gaming setara konsol tanpa kompromi.
Mengutip NDTV, HP Samsung Galaxy S26 Ultra bakal menampilkan bodi lebih tipis dari iPhone 17 Pro dan bezel super ramping.
Selain itu, leaker Fixed Focus Digital di Weibo mengklaim bahwa "Galaxy S26 Ultra mendatang dari Samsung akan dilengkapi sensor Sony CMOS 200 megapiksel 1/1,1 inci." Terdapat dua hal menarik mengapa sensor Sony tersebut patut disorot:
- Ukuran adalah Kunci: Sensor 1/1,1 inci secara signifikan lebih besar dari sensor 1/1,3 inci pada Galaxy S24 Ultra dan S25 Ultra. Dalam fotografi, sensor yang lebih besar menangkap lebih banyak cahaya.
Ini berarti kualitas gambar yang superior secara fundamental, terutama dalam kondisi minim cahaya, dengan noise lebih sedikit dan rentang dinamis yang lebih luas. Ini adalah peningkatan fisika, bukan sekadar trik software. - Perang Sensor Internal: Samsung selama ini menjadi pionir sensor 200MP melalui lini ISOCELL-nya. Jika mereka beralih ke Sony—rival utama mereka di pasar sensor kamera—itu menandakan sebuah pengakuan bahwa untuk mencapai puncak kualitas berikutnya, mereka perlu berkolaborasi, bahkan dengan kompetitor. Ini adalah langkah pragmatis yang mengorbankan sedikit "kebanggaan" demi produk yang superior.
Sensor utama tidak akan bekerja sendiri. Dukungan kamera sudut ultra lebar 50MP dan sensor periskop 50MP menunjukkan bahwa Samsung menargetkan konsistensi kualitas di semua rentang zoom, sebuah area di mana para kompetitor mulai mengejar.
Berita Terkait
-
Beli Samsung Galaxy Z Fold 7 dan Galaxy Flip 7 Bisa Dapat Internet Unlimited, Begini Caranya
-
Perang HP Rp2 Jutaan: Samsung, Xiaomi, atau Oppo! Pilih yang Mana?
-
Konfigurasi Memori Xiaomi 15T Pro Terungkap, Bawa Sensor Kamera Samsung
-
Samsung Galaxy Watch 8 dan 8 Classic Meluncur ke Indonesia, Ini Harganya
Terpopuler
- 6 Sepatu Adidas Diskon 60 Persen di Sports Station, Ada Adidas Stan Smith
- Kronologi Lengkap Petugas KAI Diduga Dipecat Gara-Gara Tumbler Penumpang Hilang
- 5 Moisturizer dengan Alpha Arbutin untuk Memudarkan Flek Hitam, Cocok Dipakai Usia 40-an
- 7 Sabun Muka Mengandung Kolagen untuk Usia 50-an, Bikin Kulit Tetap Kencang
- 15 Merek Ban Mobil Terbaik 2025 Sesuai Kategori Dompet Karyawan hingga Pejabat
Pilihan
-
Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320
-
5 Tempat Ngopi Tersembunyi di Palembang yang Bikin Ketagihan Sejak Seduhan Pertama
-
6 HP 5G Paling Murah di Bawah Rp 4 Juta, Investasi Terbaik untuk Gaming dan Streaming
-
Airbus Umumkan A320 Bermasalah, Kemenhub Sebut 38 Pesawat di RI Kena Dampak
-
Polemik RS dr AK Gani 7 Lantai di BKB, Ahli Cagar Budaya: Pembangunan Bisa Saja Dihentikan
Terkini
-
5 HP Xiaomi RAM 12 GB Paling Murah untuk Gaming dan Multitasking Berat
-
Realme Pad 3 Lolos Sertifikasi, Diprediksi Jadi Tablet Murah Anyar
-
Starlink Bagikan Internet Gratis untuk Korban Banjir di Sumatra, Begini Cara Daftarnya
-
Poster Vivo S50 Pro Mini Beredar: Mirip iPhone Air, Pakai Snapdragon 8 Gen 5
-
Kapan Spotify Wrapped 2025 Keluar? Ini Link Resmi dan Panduan Cara Mengeceknya
-
Realme 16 Pro Lolos Sertifikasi TENAA, Lanjut Masuk ke Indonesia?
-
19 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 29 November: Ada Rivaldo, Ribuan Gems, dan Kartu 110-115
-
5 Cara Cek Status BPJS Kesehatan Aktif atau Tidak, Mudah Pakai HP
-
5 HP Fast Charging 1 Jutaan, Tak Butuh Waktu Lama untuk Isi Baterai
-
3 Cara Mudah Mengubah Dokumen Hasil Scan Jadi File Microsoft Word yang Bisa Diedit