Kronologi Penyidikan Kasus Ijazah Palsu
Isu dimulai dari unggahan di media sosial dan forum digital. Rismon mempermasalahkan font Times New Roman dan penomoran ijazah, lalu dilanjutkan oleh beberapa aktivis politik dan media sosial hingga berkembang luas di ranah publik.
Jokowi akhirnya melaporkan kasus ini ke Polda Metro Jaya pada akhir April 2025 sebagai bentuk perlindungan nama baik.
Tim penyidik memeriksa berbagai dokumen pendukung. Hasilnya, ijazah asli nomor 1120 S1 Kehutanan, skripsi, transkrip nilai, serta dokumen pendaftaran.
UGM turut membandingkan ijazah Jokowi dengan tiga lulusan seangkatannya, menegaskan bahwa semua data dan materi identik, termasuk teknik pencetakan mesin tik dan sampul cetak dari percetakan kampus era 1985.
Pada 22 Mei 2025, Bareskrim Polri resmi menghentikan penyidikan karena tidak ditemukan unsur tindak pidana.
Semua bukti yang diajukan oleh pihak penggugat (TPUA) dianggap tidak cukup kuat atau tidak valid secara hukum.
Isu ijazah Jokowi palsu akhirnya ditutup secara hukum karena tidak ada bukti terkait pelanggaran pasal pidana. Lembaga resmi seperti UGM dan Bareskrim Polri menyatakan ijazah tersebut sah, asli, dan valid berdasarkan hasil uji forensik.
Berita Terkait
-
HUT RI ke-80: Akankah Istana Merdeka Jadi Panggung Rekonsiliasi Megawati-Jokowi?
-
CEK FAKTA: Jokowi Suruh Bakar Ruko Pramuka, Asal Foto Dipertanyakan
-
Cek Fakta: Tahun 1980 Fakultas Kehutanan UGM Belum Punya Jurusan?
-
Roy Suryo Bantah Tebar Fitnah Soal Ijazah Palsu Jokowi: Ini Penelitian Ilmiah!
-
Profil Camat Padang Tiji yang Viral Usai Dituduh Selingkuh di Mobil Dinas
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
78 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 April 2026: Ada Gloo Wall Gintama dan Diamond Gratis
-
Harga Honor WIN H9 Tembus Rp30 Jutaan: Usung Layar 300 Hz 'Anti Pusing' dan RTX 5070
-
7 HP Murah Kamera Bagus Harga Rp1 Jutaan, Pilihan Terbaik di 2026
-
Xiaomi 17T Pakai Chip Kencang Dimensity, Upgradenya Signifikan Dibanding Xiaomi 15T
-
Bosan Pakai Kabel? Intip 5 HP Murah dengan Fitur Wireless Charging
-
5 HP Samsung Midrange Terbaik 2026, Spek Gahar Harga Makin Terjangkau
-
Resident Evil Requiem Laku 7 Juta Kopi, Capcom Gelar Pesta Khusus
-
HP Samsung Paling Murah Seri Apa? Ini 5 Pilihan Spek Terbaik Mulai dari Rp1 Jutaan
-
Penerus Kejayaan Patapon, Ratatan Bersiap ke Konsol pada Bulan Depan
-
Honor 600e Nongol di Geekbench Bawa Chipset MediaTek Terbaru, Seberapa Ngebut?