Suara.com - Riset dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) mengungkapkan kalau orang Indonesia ternyata masih enggan membeli HP 5G di tahun 2025.
Hal ini tertuang dalam laporan APJII bertajuk Profil Internet Indonesia 2025 yang berisi Survei Penetrasi Internet dan Perilaku Penggunaan Internet 2025.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) APJII, Zulfadly Syam memaparkan kalau lebih banyak orang yang tidak membeli ponsel 5G ketimbang memilih smartphone 5G.
"Yang hanya menjawab, ya hanya untuk antisipasi perkembangan di masa depan itu cuma 23,5 persen," katanya saat konferensi pers di Jakarta International Convention Center (JICC) pada Rabu (6/8/2025) lalu.
Alasan lain orang Indonesia membeli HP 5G yakni lokasi tempat mereka tinggal sudah ada internet 5G, dengan responden 11,47 persen.
Nah berbeda dengan kategori orang yang menolak beli HP 5G, di mana responden lebih mendominasi opsi ini. Zulfadly menjelaskan ada 34,1 persen responden yang enggan beli HP 5G karena lebih mempertimbangkan fitur lain.
"Jadi tidak perlu untuk 5G, yang penting mungkin kameranya bagus gitu," imbuhnya.
Sementara 30,92 persen responden lainnya memilih tak membeli ponsel 5G karena lokasi mereka belum tersedia jaringan 5G.
"Artinya ada masyarakat yang merasa di lokasi mereka, 30,9 itu memang belum ada sinyal 5G," jelasnya.
Baca Juga: Telkomsel dan Indihome Jadi Penguasa Internet Indonesia 2025, Operator Lain Kalah Telak
Pemerintah akui internet 5G belum luas
Sementara itu Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mencatatkan jangkauan jaringan 5G di Indonesia saat ini masih rendah.
Hal ini disampaikan Direktur Jenderal Infrastruktur Digital Kemkomdigi Wayan Toni Supriyanto, dilansir dari laman Antara, Sabtu (19/7/2025).
Menurutnya, jaringan 5G hingga saat ini berdasarkan jumlah populasi tercatatkan sebesar 8,92 persen.
"Luas permukiman tercover sinyal 5G hanya 4,4 persen. Masih sangat rendah dibanding dengan 4G yang sudah mencapai 97 persen," terangnya.
Melihat kondisi ini, Komdigi mengambil Langkah konkret dengan mempersiapkan pelepasan spektrum frekuensi pada pita 2,6 GHz yang akan dimanfaatkan untuk perluasan jaringan 5G di berbagai wilayah Indonesia.
"Komdigi juga berupaya menyiapkan infrastruktur jaringan ke wilayah terluar dan terpencil dengan solusi berbasis teknologi," kata dia.
Komdigi juga akan memanfaatkan layanan satelit baik dari Satelit Geostasioner (GSO) yang mengorbit pada ketinggian 35.900 km di atas permukaan bumi, maupun Satelit Non Geostasioner (NGSO).
Tak hanya itu, Kemkomdigi juga tengah mengkaji penerapan teknologi Non-Terrestrial Network (NTN), yang memungkinkan konektivitas langsung melalui satelit atau wahana udara tanpa memerlukan infrastruktur darat.
"Ke depan akan dicoba dengan NTN teknologi yang saat ini sedang dalam pengkajian," jelas Wayan.
Berita Terkait
-
Telkomsel dan Indihome Jadi Penguasa Internet Indonesia 2025, Operator Lain Kalah Telak
-
Redmi 15 5G Resmi Debut: HP 5G Murah dengan Baterai 7.000 mAh
-
Pengusaha Klaim Harga Internet Indonesia Sudah Murah: Mau Segimana Lagi?
-
Skandal Akademik? 13 Kampus RI Diragukan, Rocky Gerung Bongkar 'Kondisi Psikis' Dosen
-
Integritas UI dan ITB Disorot, Rocky Gerung: Transaksi Politik dan Barter Kekuasaan Rusak Kampus
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
5 HP Gaming Rp2 Jutaan dengan RAM Besar dan Baterai Jumbo Menurut Review
-
Sony Luncurkan 1000X THE COLLEXION dengan Audio Premium dan Noise Cancelling Generasi Terbaru
-
Poco F8 Ultra Kembali Ready Stock, Usung Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan Performa Gaming Kelas Konsol
-
Kaspersky Ungkap Malware Argamal yang Menyamar dalam Game Dewasa, Hacker Bisa Kuasai Komputer Korban
-
Punya Uang Rp1,2 Juta Dapat HP Apa? Ini 5 Pilihan dengan Performa Terbaik Juni 2026
-
Microsoft Perluas Literasi AI di Indonesia, 50 Ribu Peserta Kantongi Sertifikasi Kecerdasan Buatan
-
Samsung Konfirmasi Exynos 2700, Siap Jadi Otak Galaxy S27 dan Tantang Snapdragon Generasi Terbaru
-
Startup Singapura Luncurkan Platform AI untuk UMKM Indonesia, Bantu Brand Kuasai Pencarian Google
-
Bujet Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan Review Memuaskan
-
45 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Juni 2026: Tahan Puzzle Messi Demi Pemain OVR 118