- Garmin mengumumkan kehadiran Index Sleep Monitor
- Index Sleep Monitor membantu memahami tubuh mereka beristirahat
- Index Sleep Monitor memantau berbagai parameter Kesehatan penting
Suara.com - Garmin mengumumkan kehadiran Index Sleep Monitor, sebuah smart sleep band yang dirancang untuk memberikan gambaran menyeluruh mengenai kualitas tidur dan proses pemulihan tubuh.
Desainnya yang ultra-ringan dan nyaman digunakan, perangkat ini mampu menemani pengguna hingga 7 malam hanya dengan sekali pengisian daya, bahkan saat melakukan pemantauan Pulse Ox secara terus-menerus.
“Melalui Index Sleep Monitor, Garmin membantu pengguna memahami lebih dalam bagaimana tubuh mereka beristirahat dan pulih setiap malam, sehingga bisa bangun dengan kondisi lebih segar dan siap menghadapi aktivitas selanjutnya,” ujar Chandrawidhi Desideriani, Senior Marketing Communications Manager Garmin Indonesia, dalam keterangan resminya, Kamis (28/8/2025).
Seiring meningkatnya kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kualitas tidur, Garmin menghadirkan Index Sleep Monitor sebagai solusi praktis dan cerdas untuk membantu pengguna memahami kondisi tubuh mereka di malam hari.
Sepanjang tidur, perangkat ini memantau beragam indikator kesehatan dan pemulihan yang kemudian ditampilkan secara detail di aplikasi Garmin Connect.
Dipakai di bagian lengan, Index Sleep Monitor memantau berbagai parameter Kesehatan penting seperti tahap tidur, status HRV (heart rate variability), variasi pernapasan, suhu kulit, hingga menyajikan sleep score yang komprehensif setiap pagi.
Seluruh data ini akan otomatis tersinkronisasi ke aplikasi Garmin Connect sehingga pengguna dapat memahami kualitas tidur mereka dengan lebih baik.
Bahkan, data dari Index Sleep Monitor bisa dipadukan dengan metrik dari smartwatch Garmin yang kompatibel.
Khususnya bagi mereka yang tidak terbiasa mengenakan jam tangan saat tidur namun tetap ingin mendapatkan insight pemulihan yang lengkap.
Baca Juga: Kualitas Tidur Dimulai dari Springbed yang Tepat: Apa Saja yang Harus Diperhatikan?
Berikut beberapa fitur utama yang ditawarkan Index Sleep Monitor:
- Sleep Score: Setiap pagi, pengguna akan mendapatkan skor tidur personal (0–100) berdasarkan durasi tidur, tingkat stres, kualitas tahap tidur, dan berbagai faktor lainnya.
- Sleep Stages: Informasi mendetail mengenai fase light sleep, deep sleep, dan REM, serta kapan fase-fase tersebut terjadi sepanjang malam.
- HRV Status: Melihat rata-rata HRV dan status (seimbang, tidak seimbang, rendah, atau buruk) dari tidur semalam. Setelah beberapa malam pemakaian, perangkat ini akan membentuk baseline personal yang membantu pengguna memahami pola pemulihan tubuh.
- Pulse Ox: Memantau kadar saturasi oksigen dalam darah selama tidur.
- Breathing Variations & Respiration: Menyediakan informasi mengenai variasi pola pernapasan serta laju pernapasan sepanjang malam.
- Skin Temperature: Melacak perubahan suhu kulit yang dapat berhubungan dengan aktivitas sebelumnya, kondisi lingkungan tidur, hingga potensi gejala kesehatan tertentu.
- Women’s Health Tracking: Dengan bantuan data suhu kulit, perempuan dapat memperoleh insight tambahan terkait siklus menstruasi, prediksi periode yang lebih akurat, hingga estimasi ovulasi yang telah terjadi. Semua ini terintegrasi dengan fitur pelacakan kesehatan wanita di aplikasi Garmin Connect.
- Body Battery: Memberikan gambaran mengenai tingkat energi tubuh, apakah sudah kembali penuh atau masih membutuhkan waktu istirahat tambahan.
- Stress Tracking: Menunjukkan apakah tidur pengguna tergolong tenang, seimbang, atau justru penuh stres.
Selain itu, Index Sleep Monitor juga dilengkapi dengan Smart Wake Alarm yang mampu membangunkan pengguna pada fase tidur ringan.
Dengan getaran lembut, alarm ini membantu pengguna merasa lebih segar saat bangun, bukan terbangun secara mendadak dari tidur dalam.
Index Sleep Monitor hadir dalam dua ukuran (S-M dan L-XL) untuk menyesuaikan dengan kenyamanan masing-masing pengguna.
Strapnya juga mudah dibersihkan, cukup lepaskan modul pemantau, lalu masukkan ke mesin cuci dengan mode pencucian yang lembut.
Desain ringan dan fleksibel membuatnya hampir tidak terasa saat dipakai, sehingga pengguna dapat tidur dengan lebih nyaman.
Berita Terkait
-
4 Rahasia Kembali Fit Setelah Lebaran dengan Bantuan Smartwatch
-
Garmin Kolaborasi dengan Universitas Harvard dan Oxford, Smartwatch Pantau Kualitas Tidur
-
Erajaya Active Lifestyle Hadirkan Rangkaian Perangkat Garmin
-
3 Perangkat Lengkap Buat Golf dari Garmin, Mulai dari Smartwatch hingga Handheld GPS
-
Berbagai Fitur Canggih di Smartwatch Garmin Siap Jadi Pengawas Kesehatan, Kebugaran, dan Kewanitaan Perempuan Indonesia
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
65 Kode Redeem FF Terbaru 12 Januari 2026: Raih Skin SG2, Scar Megalodon, dan Sports Car
-
Poster Vivo X200T Terungkap: Bawa Kamera Zeiss, Andalkan Chip Kencang MediaTek
-
7 HP Murah Chip Kencang dengan Memori 256 GB Januari 2026, Harga Mulai 1 Jutaan!
-
Update Bracket Swiss Stage M7: AE Butuh 1 Kemenangan, ONIC Masih Berjuang
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
CES 2026: LG Perkenalkan AI in Action, AI Nyata Untuk Rumah Sampai Kendaraan
-
Honor Siapkan HP Murah Baterai 10.000 mAh, Usung Layar 1.5K dan Chip Snapdragon
-
46 Kode Redeem FF Terbaru Aktif Januari 2026, Sambut Event Jujutsu Kaisen
-
Spesifikasi TheoTown: Game Viral Bangun Kota, Simulasi Jadi Pejabat Semena-mena
-
Baldur's Gate 3 Tak Tersedia di Nintendo Switch 2, Developer Ungkap Alasannya