Suara.com - Perusahaan riset Populix mengumumkan studi terbaru soal kebiasaan orang Indonesia dalam mendengarkan podcast atau siniar.
Head of Policy and Social Research Populix, Vivi Zabkie menyatakan bahwa rata-rata orang Indonesia mendengarkan podcast sebanyak dua hingga tiga kali seminggu dengan persentase 53 persen.
Bahkan riset yang sama juga menemukan kalau 15 persen responden mengaku mereka bisa mendengarkan podcast setiap hari. Hanya 4 persen responden yang menikmati siniar selama sekali dalam 2-3 minggu.
Selain itu Vivi juga menyatakan kalau para pendengar cenderung menikmati podcast di malam hari untuk menemani waktu personal dan istirahat mereka. Hal ini menyiratkan bahwa podcast telah menjadi bagian rutin dari aktivitas sehari-hari.
"Kami juga menemukan bahwa durasi kurang dari 20 menit dirasa kurang dari 20 menit dirasa tidak ideal untuk menyampaikan menuntaskan sebuah konten podcast. Mayoritas pendengar cenderung merasa 30 hingga 60 menit adalah durasi yang pas," kata dia.
"Hal ini mengisyaratkan tingginya rentang perhatian para pendengar podcast, dan menjadi peluang eksplorasi konten bagi para kreator di Indonesia,” tambah Vivi, dikutip dari siaran pers, Kamis (28/8/2025).
Lebih rinci, berikut hasil riset Populix soal kebiasaan mendengarkan podcast orang Indonesia.
Frekuensi mendengarkan podcast orang Indonesia:
- Setiap hari = 15 persen
- 2-3 kali seminggu = 53 persen
- 4-6 kali seminggu = 12 persen
- Sekali seminggu = 15 persen
- Sekali dalam 2-3 minggu = 4 persen
Waktu mendengarkan podcast orang Indonesia:
Baca Juga: BRIN Dorong Kolaborasi Global untuk Percepat Inovasi Nanoteknologi
- 9.00–11.00 = 6 persen
- 11.00–14.00 = 7 persen
- 14.00–17.00 = 11 persen
- 17.00–20.00 = 27 persen
- 20.00–22.00 = 43 persen
- Di atas pukul 22.00 = 6 persen
Durasi mendengarkan podcast orang Indonesia:
- Kurang dari 20 menit = 4 persen
- 20–30 menit = 29 persen
- 30–60 menit = 47 persen
- 60 menit = 12 persen
- Di atas 60 menit = 9 persen
Hasil penelitian Populix bertajuk “How People Enjoy Podcasts in Daily Life” rencananya akan dipresentasikan secara lengkap oleh Vivi Zabkie pada gelaran Radiodays Asia 2025 pada 1-3 September 2025.
"Kami mengundang para pegiat industri radio, audio, dan podcast di Indonesia untuk menghadiri Radiodays Asia 2025," jelasnya.
Berita Terkait
-
BRIN Dorong Kolaborasi Global untuk Percepat Inovasi Nanoteknologi
-
Bagaimana Lebah Madu Bisa Jadi Alarm Alami Polusi Udara?
-
TikTok Jadi Medsos Favorit Orang Indonesia di 2025, YouTube-Instagram Kalah Jauh
-
Riset Ungkap Konten Paling Disukai Orang Indonesia 2025, Tak Lagi Gosip dan Politik
-
Teknologi Penangkap dan Penyimpan Karbon Bakal Dipasang di PLTU Sumut, Studi Kelayakan Disusun
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi