Keterlambatan dalam proses pendaftaran dapat menyebabkan siswa kehilangan kesempatan emas untuk berkompetisi. Oleh karena itu, pihak sekolah atau madrasah di harapkan menyiapkan segala persyaratan sejak dini.
Cara Daftar OMI 2025 Bagi Lembaga
Pendaftaran di lakukan secara online melalui akun lembaga. Mekanismenya sebagai berikut:
1. Membuat akun lembaga terlebih dahulu melalui portal resmi OMI di https://omi.kemenag.go.id
2. Setelah akun aktif, pihak sekolah atau madrasah dapat login ke sistem yang di sediakan panitia OMI.
3. Satuan pendidikan kemudian mendaftarkan peserta didiknya sesuai bidang Olimpiade yang di pilih melalui akun lembaga masing-masing.
4. Pastikan seluruh data peserta di isi dengan benar agar tidak terjadi kendala pada tahap verifikasi.
Pendaftaran OMI 2025 merupakan langkah penting bagi satuan pendidikan yang ingin berpartisipasi dalam kompetisi tingkat nasional. Dengan sistem pendaftaran berbasis akun lembaga, baik madrasah maupun sekolah umum dapat dengan mudah mendaftarkan peserta didiknya. Pastikan sekolah atau madrasah Anda memenuhi persyaratan administratif, memiliki NSM atau NPSN, serta aktif di EMIS atau Dapodik.
Cabang Lomba OMI 2025
Baca Juga: Kanal Aduan SPMB Kalsel, Masalah, Kecurangan dan Kendala Bisa Dilaporkan
OMI 2025 terbagi menjadi dua bidang utama:
1. Bidang Sains
- Jenjang MI/SD: Matematika Terintegrasi, IPAS Terintegrasi, IPS Terintegrasi.
- Jenjang MTs/SMP: Matematika Terintegrasi, IPA Terintegrasi, Fisika Terintegrasi.
- Jenjang MA/SMA: Matematika Terintegrasi, Biologi Terintegrasi, Kimia Terintegrasi, Ekonomi Terintegrasi, Geografi Terintegrasi.
2. Bidang Riset
- Integrasi Keislaman dan Keilmuan (Ekoteologi).
- Sustainable Development Goals (SDGs).
- Transformasi Digital untuk Pembangunan Nasional.
Jadwal Pelaksanaan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2025
Bidang Sains:
1. Tingkat satuan pendidikan: 11–16 Agustus 2025.
2. Kabupaten/Kota: 1–2 September 2025.
3. Provinsi: 2–3 Oktober 2025.
4. Nasional: 4–5 November 2025.
Bidang Riset:
1. Pendaftaran proposal: 11 Agustus – 8 September 2025.
2. Presentasi proposal: 12–14 September 2025.
3. Pembimbingan riset: 15 September – 21 Oktober 2025.
4. Final & Expo: 3–6 November 2025.
Framework Kompetisi
Bidang Sains mengintegrasikan:
1. Nilai-nilai keislaman dalam sains.
2. Teknologi mutakhir dan aplikasinya.
3. Kearifan lokal.
4. Kurikulum cinta terhadap ilmu, lingkungan, dan kemanusiaan.
5, Pengembangan berpikir kritis dan analitis.
Bidang Riset fokus pada:
1. Inovasi berbasis nilai agama.
2. Pencapaian SDGs.
3. Pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan.
Ketentuan Peserta
Bidang Sains:
1. Warga Negara Indonesia
2. Siswa madrasah/Sekolah yang memiliki NISN aktif.
3. Murid Kelas V–VI, VII–IX, atau X–XII pada tahun ajaran 2025/2026.
4. Hanya boleh mengikuti satu bidang kompetisi.
Bidang Riset, antara lain:
1. WNI, murid MTs atau MA.
2. Belum pernah menjadi juara satu pada ajang MYRES bidang yang sama.
3. Mengirim proposal asli, bebas plagiat, dan sesuai ketentuan Juknis.
4. Bisa perorangan atau kelompok (maksimal 3 orang).
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
KOI Angkat Topi, Woodball Indonesia Borong Emas Aice 7th Indonesia Open 2025
-
Pemain Timnas Indonesia Menangis Sesenggukan di Hadapan Shin Tae-yong
-
Pengurus Perbati 2025-2029 Resmi Dikukuhkan, Tandai Era Baru Tinju Indonesia
-
Ambisi Indonesia Tuan Rumah Olimpiade 2036 Diganggu Qatar dan India
-
Ulasan Buku Strategi Najmah: Ketika Madrasah Tumbuh di Tangan yang Tepat
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Langkah Isuzu di GIIAS 2026 Jadi Ujian Konsistensi di Tengah Ketatnya Pasar Kendaraan Niaga
-
Dituding Singgung Hubungan Rizky Nazar, Anjasmara Akhirnya Minta Maaf: Saya Tidak Sebut Nama
-
Indonesia Jadi Pasar Strategis Acerpure, Generasi Muda Jadi Target Utama
-
Mati Listrik saat Bikin Roti? Ini 5 Cara Selamatkan Adonan!
-
PHK Meningkat, DPR Minta KP2MI Genjot Penempatan Pekerja ke Luar Negeri
-
Koordinat Lokasi hingga Data Keluarga Bocor, Dosen UGM Diteror usai Kritik Dugaan Mutasi ASN
-
MPLS Berakhir, MBG jadi Pengalaman Pertama Mencicipi Buah Impor bagi Siswa di Sekolah Kecil Jogja
-
Kisah BRILink Agen Simalungun: Dulu Jemput Bola, Kini Bawa Pulang Mobil dari BRI
-
Luke Vickery Pasang Target Ambisius Setelah Penuhi Syarat Bela Timnas Indonesia
-
Pintu Kamar Terbuka, Muncul Rekan Sejawat: Detik-Detik Oknum Polisi Blitar Terjaring Pesta Sabu