- SpaceX sukses meluncurkan satelit Nusantara Lima untuk memperluas akses internet di Indonesia, terutama wilayah timur.
- Satelit ini berkapasitas 150 Gbps, menargetkan 50.000 titik layanan publik seperti sekolah dan rumah sakit.
- Peluncuran ini jadi tonggak penting proyek nasional mengatasi kesenjangan digital lewat teknologi satelit.
Suara.com - SpaceX, perusahaan roket yang didirikan oleh Elon Musk, berhasil meluncurkan satelit Nusantara Lima dari Cape Canaveral Space Force Station, Florida, pada Selasa, 11 September 2025.
Satelit ini merupakan bagian dari proyek strategis untuk meningkatkan konektivitas internet di Indonesia, khususnya di wilayah timur yang selama ini sulit dijangkau oleh jaringan komunikasi darat.
Peluncuran ini sempat mengalami tiga kali penundaan akibat cuaca buruk. Namun, pada akhirnya misi berlangsung sukses menggunakan roket Falcon 9, yang sudah terbukti andal dalam berbagai penerbangan sebelumnya.
Setelah mengantarkan satelit ke orbit, tahap pertama Falcon 9 juga berhasil mendarat kembali dengan mulus di kapal drone “A Shortfall of Gravitas” di Samudra Atlantik.
Misi Penting bagi Indonesia
Satelit Nusantara Lima dibangun oleh Thales Alenia Space dan merupakan stasiun relai data Telkomsat kedua yang diluncurkan oleh SpaceX.
Dengan masa pakai desain 15 tahun dan kapasitas throughput mencapai 150 gigabit per detik, satelit ini ditargetkan dapat melayani sekitar 50.000 titik layanan publik, termasuk sekolah dan rumah sakit di daerah terpencil.
Teknologi satelit seperti Nusantara Lima akan menjadi kunci mempercepat akses internet di desa-desa dalam sepuluh tahun mendatang, terutama di kawasan timur Indonesia.
Capaian SpaceX
Baca Juga: Meutya Hafid Klaim Satelit Nusantara Lima Sediakan Akses Internet di Maluku-Papua Setara Jakarta
Penerbangan ini menandai peluncuran Falcon 9 ke-16 sepanjang tahun 2025 dan ke-301 sejak roket tersebut memulai debutnya pada 2010. Hingga saat ini, SpaceX telah mencatat lebih dari 275 pendaratan tahap pertama, dengan 210 di antaranya berhasil secara berturut-turut.
Selain Nusantara Lima, SpaceX juga dijadwalkan meluncurkan dua misi Starlink lagi sebelum akhir bulan. Jika sesuai rencana, jumlah total satelit internet orbit rendah yang telah diluncurkan SpaceX akan mendekati 5.900 unit.
Mengatasi Kesenjangan Digital
Proyek Nusantara Lima merupakan inisiatif publik-swasta yang melibatkan kerja sama antara pemerintah Indonesia dan PT Satelit Nusantara Tiga.
Kehadirannya diharapkan dapat menjembatani kesenjangan digital, memperluas akses internet, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah yang selama ini terabaikan oleh infrastruktur komunikasi tradisional.
Peluncuran sukses ini menjadi tonggak penting dalam upaya Indonesia memanfaatkan teknologi satelit untuk pembangunan nasional di era digital.
Berita Terkait
-
Meutya Hafid Klaim Satelit Nusantara Lima Sediakan Akses Internet di Maluku-Papua Setara Jakarta
-
Satelit Nusantara Lima Sukses Diluncurkan, Siap Perkuat Internet di Indonesia
-
SpaceX Tunda Peluncuran Satelit Nusantara Lima untuk Ketiga Kalinya
-
Geely Kuasai Langit: 41 Satelit IoT Aktif, Apa Artinya Bagi Industri Otomotif?
-
Alasan Starlink Stop Layanan Internet di Indonesia
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- Resmi Gabung Persib, Bojan Hodak Ungkap Jadwal Latihan Kurzawa dan Kedatangan Markx
Pilihan
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
-
IHSG Anjlok Hampir 8 Persen Gegara MSCI, BEI: Kita Melakukan Segala Effort
-
IHSG Anjlok 7 Persen Usai MSCI Soroti Transparansi dan Likuiditas Saham RI, BEI Buka Suara
Terkini
-
Daftar Kode Redeem TheoTown Januari 2026: Cara Dapat Diamond Gratis Tanpa Ribet!
-
PUBG Mobile Raih Rekor Dunia dari Lapangan Banteng Jakarta
-
Bocoran Tampilan dan Fitur Android 17, Desain 'Liquid Glass' Mirip iOS
-
63 Kode Redeem FF Terbaru Aktif 28 Januari: Sikat Gloo Wall Gojo dan Bundle Sukuna
-
Infinix Note Edge 5G vs Redmi Note 15 5G: Duel HP Rp3 Jutaan Paling Panas di Awal 2026!
-
Cara Meningkatkan Budaya di TheoTown agar Kota Lebih Maju dan Warga Bahagia
-
5 HP Murah Redmi dan POCO Memori 256 GB Januari 2026: Cuma Rp1 Jutaan, Chip Kencang
-
Tecno Hadirkan Megabook T14 Air di Indonesia, Laptop AI Ultra-Ringan 999 Gram untuk Mobilitas Tinggi
-
GoTo Perkenalkan Empat Inisiatif Baru untuk Perkuat Kesejahteraan Mitra Driver
-
Ubisoft Lakukan PHK Massal, 6 Proyek Game Besar Dibatalkan