-
- Rilis Terminator 2D: No Fate ditunda hingga 26 November 2025.
- Penundaan disebabkan tarif global ala "Tarif Trump", bukan masalah teknis.
- Versi fisik dan digital dirilis serentak di semua platform modern.
Suara.com - Kabar buruk bagi para penggemar yang menantikan kembalinya Skynet dalam format retro. Game Terminator baru yang terinspirasi dari era Sega Mega Drive, Terminator 2D: No Fate, harus mengalami penundaan lagi.
Kali ini penyebabnya cukup mengejutkan yaitu Tarif Trump. Game yang diadaptasi dari film aksi ikonik Terminator 2: Judgment Day tersebut tidak akan rilis sesuai jadwal awal pada akhir Oktober.
Bitmap Bureau dan Reef Entertainment selaku pengembang secara resmi mengumumkan bahwa tanggal rilis baru untuk Terminator 2D: No Fate diundur cukup jauh hingga 26 November 2025.
Alasan di balik penundaan ini bukanlah masalah teknis atau bug dalam pengembangan, melainkan isu ekonomi global.
Dalam pernyataan resminya, pengembang menjelaskan bahwa penundaan disebabkan oleh "perubahan perdagangan dan tarif global yang sedang berlangsung sehingga pengiriman komponen" untuk Edisi Fisik dan Edisi Kolektor game tersebut tertunda.
Karena komitmen mereka untuk merilis semua versi secara serentak, penundaan ini pun berimbas pada versi digitalnya.
"Karena kami berkomitmen untuk meluncurkan semua edisi secara bersamaan, tanggal baru ini berlaku untuk rilis fisik dan digital di seluruh dunia," ujar pengembang.
Mengutip GameSpot, fenomena ini menunjukkan bagaimana isu dunia nyata seperti kebijakan tarif, yang sebelumnya dikaitkan dengan era Tarif Trump, dapat berdampak langsung pada industri game.
Sebelumnya, kita telah melihat dampak serupa yang menyebabkan kenaikan harga pada konsol game populer seperti Xbox dan PS5.
Baca Juga: Viral Lagi Pengakuan Lawas Gibran, Dulu Nganggur Tapi Main Game Pakai Joki
Sambil menahan sabar, mari kita ingat kembali daya tarik dari Terminator 2D: No Fate. Game ini akan membawa pemain kembali ke dalam perjuangan epik melawan Skynet.
Anda dapat bermain sebagai Sarah Connor yang legendaris untuk mencegah hari kiamat, atau mengendalikan John Connor dewasa dalam pertempuran masa depan melawan para mesin.
Dengan gaya visual dan gameplay 2D klasik, game menjanjikan pengalaman nostalgia yang intens. Game Terminator akan tersedia untuk semua konsol game modern, termasuk Switch, Xbox One, Xbox Series X|S, PlayStation 4, PlayStation 5, dan PC.
Pengembang pun menutup pengumumannya dengan permohonan maaf. "Kami sangat menghargai kesabaran dan pengertian Anda, dan kami mohon maaf atas penundaan lebih lanjut."
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
-
Aksi Mahasiswa Dibatasi hingga UOB Plaza, Polda Metro Siagakan 9.242 Personel
-
Jelang Demo Mahasiswa Hari ini, 21 Orang Bawa Bom Molotov Ditangkap Polisi
Terkini
-
Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
-
Tas Chanel Iriana Jokowi di HUT RI 81 Sangat Langka, Harganya Bikin Tepok Jidat
-
Tim Hukum Sebut Proses Geledah dan Sita Rumah Febrie Adriansyah di Sentul Tanpa Dasar Hukum Sah
-
Bukan Sekadar Simbol Politik! Gerindra Ungkap Makna Prabowo Duduk Diapit Jokowi dan Gibran
-
Ditjenpas Jabar Ajukan Amnesti untuk 1.454 Narapidana, 1.100 Masuk Program Pendidikan Kebangsaan
-
Ajang AHDC 2026 Perkuat Proses Pembinaan Pebalap Muda Lewat Kompetisi Berjenjang
-
Yaqut Tegaskan Pembagian Kuota 50 Persen untuk Haji Khusus Demi Keselamatan Jemaah
-
Bukan Punya Bahlil! Menteri HAM Pigai Pasang Badan Kawal 10 Persen Saham Freeport untuk Papua Tengah
-
The Chosen in the Wild with Bear Grylls: Refleksi Kehidupan di Alam Bebas
-
The Poppy War dan Representasi Sejarah Tiongkok dalam Balutan Fantasi