-
Roy Suryo menuding ijazah SMA Gibran palsu dan mengklaim telah menemukan bukti.
-
Prof. Sulfikar Amir menilai pendidikan Gibran hanya setara SMP plus kelas 1 SMA berdasarkan sistem Singapura.
-
Polemik keaslian ijazah Gibran memunculkan dugaan pelanggaran syarat capres-cawapres yang wajib lulusan SMA atau sederajat.
Prof. Sulfikar Amir menjelaskan bahwa lulus O-Level tidak setara dengan tamat SMA dan untuk masuk universitas seperti NTU, dibutuhkan kelulusan A-Level.
Berdasarkan riwayatnya, Gibran menyelesaikan pendidikan SD dan dua tahun SMP di Solo, kemudian melanjutkan ke Orchid Park Secondary School di Singapura, yang berarti ia hanya mencapai jenjang O-Level.
Dengan demikian, status pendidikan Gibran saat itu dinilai setara dengan SMP ditambah kelas 1 SMA, bukan SMA penuh.
"Kalau kita lihat pendidikan Gibran ini, merujuk informasi di KPU, itu kan dia menyelesaikan SD di Solo, kemudian dua tahun SMP di Solo. Asumsi saya, dia menyelesaikan kelas 7 dan 8, setelah itu dia transfer ke Singapura (Orchid Park Secondary School). Kalau misalnya dia transfer, dia berarti menyelesaikan kelas 9 dan 10 di Orchid Park. Dan ujungnya dia harus mengambil ujian O-Level. Dia lalu ke UTS dan MDIS. Kalau standar Singapura, dia tidak menyelesaikan A-Level artinya tidak setara SMA. Iya, pendidikannya setara SMP + 1 tahun (kelas 1 SMA)," kata Profesor Sulfikar Amin di kanal YouTube Abraham Samad SPEAK UP, 2 Oktober 2025.
Cuplikan pernyataan Roy Suryo dan profesor kampus Singapura tersebut baru-baru ini viral di media sosial.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua
-
Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi
-
Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya
-
Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan
-
Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh
-
Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya
-
Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu
-
Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL