-
Gigabyte tampil besar di Indocomtech 2025 dengan dua booth utama yang menampilkan inovasi di bidang PC, gaming, dan teknologi visual.
-
Produk unggulan seperti Stealth PC, Street Fighter VI PC, dan AI PC menjadi daya tarik utama dengan demo interaktif dan aktivitas berhadiah.
-
Kehadiran Gigabyte menegaskan komitmennya dalam mendukung komunitas teknologi Indonesia melalui pengalaman langsung, promo, dan pameran produk premium
Suara.com - Pameran teknologi terbesar di Indonesia, Indocomtech 2025, kembali menjadi ajang unjuk gigi bagi berbagai merek teknologi dunia, salah satunya Gigabyte.
Bertempat di ICE BSD, Tangerang hingga 26 Oktober 2025, tahun ini, merek asal Taiwan itu tampil besar-besaran di dua lokasi sekaligus, yakni booth bersama COC Komputer dan Agres Komputer.
Fokusnya jelas yaknimenunjukkan inovasi terbaru di dunia PC, gaming, dan teknologi visual dengan cara yang seru dan interaktif.
Di area COC Komputer, Gigabyte menampilkan tiga produk utama yang jadi bintang pameran, yakni Stealth PC, Street Fighter VI PC, dan AI PC.
Ketiganya dirancang untuk menunjukkan keunggulan performa, desain yang rapi, dan kemampuan pintar berbasis AI.
Pengunjung bisa langsung mencoba performa perangkat ini lewat sesi demo dan hands-on, termasuk merasakan sensasi bermain gim Street Fighter VI di mesin bertenaga tinggi.
Di booth ini, pengunjung bisa ikut lelang monitor GS25F2 mulai dari Rp 0, turnamen Street Fighter VI berhadiah monitor, serta Lucky Spin berhadiah menarik.
Ada juga merchandise eksklusif seperti L-Shape Holder dan stiker AORUS untuk mereka yang aktif di media sosial.
Sementara itu, di booth bersama Agres Komputer, perusahaan menampilkan deretan monitor premium seperti GS25F2, GS27FA, MO27Q2, dan MO27Q28G.
Baca Juga: Perancang di Balik Megahnya Warehouse, Cerita Tim Tentang Teknologi yang Bikin Proyek Lebih Rapi
Semua monitor ini menawarkan resolusi tinggi, refresh rate cepat, serta warna akurat, yang cocok untuk gamer, desainer, dan pekerja kreatif yang menuntut tampilan visual terbaik.
Kehadiran Gigabyte di Indocomtech 2025 bukan sekadar pamer produk tapi juga bukti keseriusan mereka mendukung komunitas teknologi di Indonesia.
Selain demo produk dan kompetisi, berbagai promo spesial dan potongan harga pun dihadirkan selama pameran berlangsung.
Dengan kombinasi inovasi, hiburan, dan interaksi langsung, Gigabyte berhasil menjadikan Indocomtech 2025 bukan hanya ajang pamer teknologi, tetapi juga pengalaman yang menyenangkan bagi gamer, kreator, dan semua pecinta teknologi.
Berita Terkait
-
Local Media Summit 2025 Resmi Dibuka, Transformasi Teknologi dan Kolaborasi di Industri Media
-
Samsung Rilis Monitor Gaming OLED Impian Gamer Indonesia: Refresh Rate 180Hz
-
Ngeri! 10 Alat Medis Jadul Ini Bikin Kita Bersyukur Hidup di Zaman Sekarang
-
Komdigi Sebut Indonesia Harus Mandiri Kembangkan AI biar Tak Bergantung Teknologi Asing
-
Pelaku Industri ICT dan Digital Kompak Dukung Percepatan Digitalisasi Nasional Indonesia
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan