-
NASA menegaskan komet 3I/ATLAS bukan pesawat alien dan tidak menimbulkan ancaman bagi Bumi.
-
3I/ATLAS melaju dengan kecepatan 209.000 km/jam dan berasal dari luar tata surya kita.
-
Ditemukan tahun 2025 melalui teleskop ATLAS dan Hubble, komet ini berukuran hingga 5,6 kilometer.
Suara.com - Komet bernama 3I/ATLAS ramai menjadi perbincangan dan sempat dicurigai sebagai pesawat alien. Meski begitu, NASA mengungkap bila benda yang meluncur dengan kecepatan super tinggi tersebut adalah benar-benar "komet" dan tak menimbulkan ancaman bagi Bumi.
Pemerhati objek luar angkasa sempat dihebohkan dengan teori tentang gerakan aneh komet "3I/ATLAS".
Tak sedikit yang berspekulasi bahwa benda antar bintang ini dikendalikan oleh alien. Beberapa di antaranya menyebar teori konspirasi "pesawat alien".
National Aeronautics and Space Administration (NASA) menjelaskan, "3I/ATLAS" tak akan menimbulkan ancaman di mana orbitnya tetap berada jauh dari Bumi.
"Komet 3I/ATLAS tidak menimbulkan ancaman bagi Bumi dan akan tetap berada jauh. Jarak terdekatnya dengan planet kita adalah sekitar 1,8 unit astronomi (sekitar 170 juta mil, atau 270 juta kilometer). 3I/ATLAS mencapai titik terdekatnya dengan Matahari sekitar 30 Oktober 2025, pada jarak sekitar 1,4 au (130 juta mil, atau 210 juta kilometer) — tepat di dalam orbit Mars," bunyi pernyataan dikutip dari laman resmi NASA.
Rumor tentang pesawat alien bermula dari teori seorang ilmuwan Harvard.
Ilmuwan tak menyebut secara langsung bahwa itu adalah pesawat alien, namun mencurigai gerakan anehnya.
Profesor Abraham "Avi" Loeb dari Harvard Universty menegaskan, benda antar bintang 3I/ATLAS mempunyai gerakan tak biasa untuk sebuah komet.
Mengutip Medium, objek antar bintang tersebut tidak hanya mengikuti tarikan gravitasi saat melewati Matahari — ia melanggar aturan.
Baca Juga: Rover Perseverance NASA Temukan Petunjuk Baru Kehidupan Purba di Mars
Pada titik terdekatnya dengan Matahari, 3I/ATLAS menunjukkan tanda-tanda dorongan ekstra, bergerak tidak hanya ke luar tetapi juga ke samping.
Itu seolah ada sesuatu yang lebih dari sekadar sinar Matahari atau gravitasi yang mendorongnya.
"Jika gaya tersebut berasal dari gas yang keluar dari permukaannya, objek tersebut akan kehilangan hampir setengah massa hanya dalam beberapa bulan. Namun, inilah kejutan sebenarnya — 3I/ATLAS juga tiba-tiba menjadi lebih terang dan berubah menjadi biru, yang tidak terjadi pada komet normal. Debu biasanya membuat komet lebih merah, bukan lebih biru. Jadi apa yang sebenarnya terjadi? Mungkinkah ini objek alami yang bertindak dengan cara yang tak terduga... atau sesuatu yang berada di luar pemahaman kita? Loeb tidak mengklaim jawabannya — hanya saja kita tidak boleh mengabaikan data aneh," bunyi keterangan dari postingan viral.
Berikut deretan fakta mengenai komet ATLAS:
1. 3I/ATLAS Ditemukan Tahun Ini
Ilmuwan mendeteksi adanya komet unik bernama "3I/ATLAS" dengan pengamatan melalui Teleskop Antariksa Hubble NASA pada tahun ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis