-
Sebuah fasilitas layanan canggih dibuka di Batam untuk memperkuat dukungan teknis bagi pelanggan di Indonesia Barat, terutama sektor data center.
-
Hub ini mengintegrasikan AI, digital, dan pemantauan jarak jauh untuk solusi seperti EcoCare™, EcoFit™, dan EcoConsult™, menjamin efisiensi dan keandalan operasional 24/7.
-
Pemilihan Batam didasari posisinya yang strategis dengan pertumbuhan investasi masif, menjadikannya lokasi ideal untuk mempercepat respons layanan dan mendukung digitalisasi industri.
Suara.com - Schneider Electric, raksasa teknologi energi global, baru saja meresmikan Service Hub Batam.
Ini bukan sekadar kantor biasa, melainkan pusat layanan canggih yang siap jadi "malaikat penjaga" operasional bisnis, khususnya di sektor data center.
Service Hub Batam adalah fasilitas ketiga Schneider Electric di Indonesia, menyusul Jakarta dan Surabaya.
Kehadiran fasilitas ini menunjukkan komitmen serius Schneider Electric untuk memastikan bisnis Anda berjalan mulus tanpa hambatan.
Dukungan teknis siap sedia 24 jam sehari, lengkap dengan manajemen suku cadang kritikal yang terjamin!
Service Hub ini makin istimewa karena integrasinya dengan teknologi digital terdepan.
Ada kecerdasan buatan (AI) dan sistem pemantauan jarak jauh yang bakal bikin efisiensi bisnis Anda meroket!
Melalui solusi seperti EcoCare, EcoFit, dan EcoConsult, Schneider Electric menawarkan emeliharaan proaktif, dimana aset Anda akan terpantau dan terawat secara cermat.
Kemudian, modernisasi sistem kelistrikan, dimana jaminan sistem Anda selalu up-to-date dan efisien.
Baca Juga: Lazada Siapkan 5 Teknologi AI Sekaligus Jelang Harbolnas 11.11, Secanggih Apa?
Juga konsultasi berbasis digital twin, sehingga Anda bisa mendapatan saran terbaik untuk meningkatkan keandalan dan performa operasional.
"Melalui kehadiran Service Hub Batam, kami ingin menunjukkan komitmen nyata Schneider Electric untuk mendekatkan layanan kami kepada pelanggan di wilayah Indonesia Barat, memperkuat dukungan lokal, dan memastikan keberlanjutan bisnis mereka tetap terjaga, khususnya bagi pelanggan di sektor data center," ungkap Martin Setiawan, President Director Schneider Electric Indonesia & Timor Leste, dalam keterangan resminya, Jumat (31/10/2025).
Pemilihan Batam sebagai lokasi bukan tanpa alasan. Kota ini adalah primadona investasi di Indonesia Barat.
Data Badan Pengusahaan (BP) Batam menunjukkan nilai investasi yang fantastis senilai Rp 33,72 triliun pada semester I 2025, melonjak 64,9 persen.
Investasi asing pun tak kalah mengesankan, mencapai 11,53 triliun Dolar AS hingga pertengahan 2025.
Ini semua didorong oleh pesatnya sektor manufaktur dan infrastruktur data center.
Kehadiran Service Hub Batam ini diharapkan dapat mempercepat respons layanan, meningkatkan keandalan operasional, dan memperkuat infrastruktur data center nasional.
Berita Terkait
-
Grand Final Piala by.U 2025: Ajang Bergengsi yang Satukan Ambisi dan Teknologi Anak Muda Indonesia
-
Produsen Komputer Asal Taiwan Ini Pamer Teknologi Canggih di Indocomtech 2025
-
Film Buatan AI Kini Bisa Ditampung di Platform Khusus, Pertama Kalinya di Dunia
-
Komitmen 80 Tahun Sennheiser di Teknologi Audio, Mulai dari Musisi hingga Podcaster
-
Teknologi AI Buatan Lokal Kini Bisa Generate Gambar dan Video
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan