-
500.000 unit iPhone 17 tenggelam di lepas pantai Peru akibat kapal kargo Evergreen karam.
-
Insiden ini menimbulkan kerugian finansial besar dan potensi dampak lingkungan dari elektronik di laut.
-
Proses pencarian sulit akibat arus laut, sementara netizen khawatir soal keterlambatan pengiriman iPhone mereka
Suara.com - Buat kamu yang melakukan pemesanan iPhone 17 dan belum terkirim juga, mungkin salah satunya ini punya kamu!
Sebuah insiden besar terjadi dimana 500.000 unit iPhone 15 Series tenggelam di lepas pantai Peru.
Dilansir dari akun Instagram @pembasmi.kehaluan.reall, beberapa hari lalu, sekitar 50 kontainer yang ada di kapal kargo milik Evergreen tenggelam dan hilang akibat gelombang tinggi dan cuaca buruk.
Mirisnya, kontainer-kontainer itu berisi lebih dari 500.000 unit iPhone 17 Series yang sedang dalam perjalanan distribusi internasionalnya.
Kecelakaan ini bukan hanya memicu kerugian finansial yang sangat besar, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran soal dampak lingkungan.
Pasalnya, ribuan perangkat elektronik kini berada di dasar laut yang menjadi "sampah".
iPhone yang seharusnya dipajang di etalase toko justru “mendarat” di habitat laut.
Pihak berwenang Peru dan perusahaan Evergreen masih melakukan investigasi dan upaya pencarian, namun kondisi arus laut membuat prosesnya tidak mudah.
Tentu saja kabar ini menjadi viral media sosial. Beragam komentar pun dilempar netizen.
Baca Juga: Sambil Menangis, Deni Apriadi Rahman MUA Dea Klarifikasi Usai Viral sebagai Sister Hong Lombok
Tidak sedikit netizen yang ternyata udah lama menanti pengiriman iPhone 17 miliknya yang dibeli secara online, belum kunjung sampai.
"Pantesan nggak datang-datang iPhone pesenan kita," kata orang netizen.
"Pantes punya gw nggak sampe-sampe," timpal lainnya.
"Pantesan iPhone yang ku beli online dari kemaren posisinya di tengah laut...," komentar yang lain.
"Kita pergi pantai peru yuks lumayan ta satu ta," canda netizen ini.
"Dugong duluan yang pake iphone 17," saut lainnya.
Berita Terkait
-
Wacana PUBG Dibatasi Buntut Peristiwa Ledakan di SMAN 72, Netizen: Kasih Emas Buat Indonesia
-
Mau Matikan CCTV, Wajah Maling Justru Terekam Jelas dan Viral!
-
Cerita Personel Elephant Kind Dapat Ancaman Pembunuhan di London
-
Jajaran iPhone 18 Dinakaran Akan Dilengkapi Kamera Depan 24MP
-
SMAN 72 Trending: Viral Ledakan dan 'Senjata', Korban Bully Jadi Perbincangan
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 2 Juli 2026, Ada Kuda hingga Anjing
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
8 Rekomendasi Laptp Murah RAM Besar di Bawah Rp 10 Juta, Cocok untuk Pelajar dan Mahasiswa
-
Registrasi Kartu SIM Pakai Biometrik Mulai Berlaku, XLSMART Ungkap Nasib Pelanggan Lama
-
XLSMART dan Kemnaker Luncurkan Future Ready, Siapkan 1 Juta Talenta Digital dan 1.000 Peluang Kerja
-
Sony Berhenti Produksi Game Fisik PlayStation mulai 2028, Hanya Digital Saja!
-
3 Pilihan HP Samsung 3 Kamera Belakang Termurah, Hasil Foto Tajam dan Performa Kencang
-
Indosat dan Arsari Bangun Tulang Punggung Internet Indonesia, Kelola Fiber 86.000 Km
-
Lenovo Rilis Edisi Khusus FIFA World Cup 2026 untuk Yoga, Legion, dan Legion Tab Terbatas!
-
Kolom Komentar Instagram Dipenuhi Spam Judi Online, Pakar Siber Minta Platform Bertindak Tegas
-
OPPO Find X9s vs iPhone 17 Pro: Saat Flagship Compact Paling Affordable Menantang iPhone
-
TikTok Buka Suara soal Isu PHK Tokopedia, Benarkan Restrukturisasi Divisi R&D