Selain itu, penelitian pada 2024 menemukan bahwa perubahan medan magnet akibat SAA juga mempengaruhi tampilan aurora, menunjukkan dampak lebih luas pada interaksi atmosfer dan partikel Matahari.
Baru bulan lalu, misi Swarm milik Badan Antariksa Eropa (ESA) yang terdiri dari tiga satelit pemantau medan magnet, mengungkap detail baru. Chris Finlay, geofisikawan dari Technical University of Denmark, mengatakan bahwa pelemahan medan magnet berlangsung lebih cepat di wilayah Afrika dibandingkan Amerika Selatan.
“Jelas ada sesuatu yang unik terjadi di kawasan ini,” ujarnya, merujuk pada dinamika di bawah permukaan Bumi yang mempengaruhi kekuatan medan magnet.
Meskipun perubahan SAA berjalan lambat, bentuk dan intensitasnya terus mengalami evolusi. Terry Sabaka dari NASA menegaskan bahwa pemantauan berkelanjutan penting untuk memperbaiki model dan memprediksi perkembangan anomali ini.
“Setiap misi baru memberi kita data yang membantu memahami bagaimana fenomena ini berkembang,” katanya.
Kontributor : Gradciano Madomi Jawa
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Harga dan Spesifikasi Marshall Monitor III ANC Cream di Indonesia
-
5 Tablet 12 Inci untuk Produktivitas Tinggi, Ringkas Dibawa Kemana Saja
-
Google Luncurkan Search Live, Bisa Cari Info Pakai Suara dan Kamera
-
Tips Bikin Konten Instagram dan TikTok Lebih Autentik Pakai Xiaomi 17 dengan Kamera Leica
-
5 Pilihan HP POCO 5G Terbaru Paling Murah di 2026, Konektivitas Cepat
-
Samsung Galaxy A37 5G Resmi Hadir: Andalkan Kamera Nightography dan AI, Cocok Buat Konten Seharian
-
Serangan Siber di Indonesia Tembus 14,9 Juta, Kaspersky Dorong SOC Berbasis AI
-
Biaya Registrasi SIM Biometrik Mahal, Komdigi Minta Keringanan ke Tito dan Purbaya
-
NextDev Summit 2026 : Telkomsel Dorong Startup AI, Tax Point Jadi Juara
-
Komdigi Buka Lelang Frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz, Perluas Internet ke Pelosok Daerah