Suara.com - Game Hogwarts Legacy menjadi salah satu game gratis yang ditawarkan Epic Games Store dalam rangkaian promo liburan akhir tahun.
Pengumuman ini disampaikan saat ajang The Game Awards 2025 berlangsung, dan langsung menarik perhatian para pemain yang sebelumnya belum sempat mencoba game PC bertema dunia sihir tersebut.
Hogwarts Legacy, yang dirilis pada 2023 dan sempat memecahkan berbagai rekor penjualan, kini bisa diklaim secara gratis oleh seluruh pengguna Epic Games Store hingga 18 Desember 2025.
Game ini sebelumnya terjual lebih dari 30 juta kopi, menjadikannya game terlaris di Amerika Serikat pada tahun peluncurannya bahkan melampaui seri Call of Duty.
Mengutip Windows Central (12/12/2025), beberapa pengguna melaporkan kendala saat mencoba menambahkannya ke library akun mereka.
Game tersebut sempat tidak muncul di kategori Free Games dan beberapa pengguna menemui notifikasi error atau koneksi gagal, dengan status game yang sempat ditandai “unavailable”.
Epic Games mengonfirmasi bahwa kendala tersebut disebabkan lonjakan lalu lintas dari pemain yang berbondong-bondong mencoba mengklaim game ini.
Masalahnya bersifat sementara, dan pengguna masih memiliki waktu satu minggu untuk menambahkannya ke library. Pihak Epic Games menyarankan agar pemain mencoba kembali jika mengalami kegagalan saat proses klaim.
Bagi pemain yang sudah memiliki Hogwarts Legacy versi Xbox, game PC ini telah mendukung fitur Xbox Play Anywhere. Artinya, mereka dapat memainkan game tersebut juga di PC tanpa harus membelinya kembali.
Baca Juga: Five Hearts Under One Roof Season 2 Rilis di Steam: Lebih dari 100 Alur Cerita Romance FMV
Sementara itu, klaim gratis di Epic Games Store tetap menjadi kesempatan emas bagi pemain baru yang ingin menjelajahi dunia sihir Hogwarts versi open-world yang sangat digemari ini.
Di sisi lain, GameSpot (11/12/2025) mencatat bahwa kesuksesan besar Hogwarts Legacy tidak sepenuhnya berimbas pada proyek game Harry Potter berikutnya.
Game Quidditch Champions disebut tidak mencapai popularitas serupa dan mengalami hasil yang jauh di bawah ekspektasi.
Meski demikian, Warner Bros. tetap melanjutkan pengembangan sekuel Hogwarts Legacy, bersamaan dengan beberapa proyek Harry Potter lainnya, termasuk serial live-action baru.
Hogwarts Legacy sendiri dikembangkan oleh Avalanche Software dan diterbitkan oleh Warner Bros. Interactive Entertainment.
Meskipun sang penulis Harry Potter, J.K. Rowling, tidak terlibat langsung dalam pengembangannya, game ini sempat menuai kontroversi akibat pernyataannya yang dianggap transfobik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi