- Laporan Lenovo bersama IDC menunjukkan 96% organisasi Asia Pasifik tingkatkan investasi AI rata-rata 15% hingga 2026.
- Fokus bergeser ke AI berbasis dampak terukur, dengan 88% target ROI positif sekitar 2,8 kali lipat pada 2026.
- Arsitektur Hybrid AI dipilih 86% organisasi Asia Pasifik untuk mengintegrasikan cloud, on-premise, dan edge secara efektif.
Adopsi AI di Asia Pasifik kini meluas ke berbagai fungsi bisnis.
Sebanyak 66 persen organisasi telah menguji coba atau mengadopsi AI secara sistematis, sementara sisanya masih berada pada tahap awal atau evaluasi.
Tren serupa terlihat di kawasan ASEAN+, dengan 67 persen organisasi telah mengintegrasikan AI secara sistematis.
AI kini banyak dimanfaatkan di layanan pelanggan, pemasaran, operasional, keuangan, hingga lini bisnis spesifik industri.
Menariknya, setengah dari organisasi yang disurvei menyebut departemen non-IT kini ikut mendanai inisiatif AI, memperkuat peran CIO sebagai penggerak transformasi lintas fungsi.
Agentic AI Jadi Peluang Baru, tapi Tantangan Masih Besar
Laporan ini juga mencatat lonjakan minat terhadap Agentic AI, teknologi AI yang mampu mengambil keputusan dan bertindak secara otonom.
Dalam 12 bulan ke depan, minat terhadap Agentic AI diperkirakan meningkat dua kali lipat.
Saat ini, 21 persen organisasi di Asia Pasifik telah menggunakannya secara signifikan, sementara hampir 60 persen lainnya masih menjajaki atau merencanakan penerapan terbatas, terutama di sektor telekomunikasi, kesehatan, dan pemerintahan.
Baca Juga: CES 2026: LG Perkenalkan AI in Action, AI Nyata Untuk Rumah Sampai Kendaraan
“Agentic AI merepresentasikan pergeseran fundamental dalam cara kecerdasan ditanamkan ke dalam perusahaan,” kata Fan Ho, Executive Director & General Manager, Asia Pacific, Solutions & Services Group, Lenovo.
Meski demikian, kesiapan organisasi masih timpang. Hanya 10 persen perusahaan yang merasa siap mengimplementasikan Agentic AI dalam skala besar.
Sementara isu keamanan, tata kelola, kualitas data, dan kompleksitas integrasi masih menjadi penghambat utama.
Hybrid AI Jadi Arsitektur Standar Perusahaan
Seiring meningkatnya beban kerja AI, strategi infrastruktur menjadi keputusan krusial bagi para CIO.
Sebanyak 86 persen organisasi di Asia Pasifik kini mengadopsi arsitektur hybrid AI, yang mengombinasikan cloud, on-premise, dan edge.
Berita Terkait
-
Lebih dari 30 Persen Warga Indonesia Curhat ke AI saat Sedih, Fenomena Baru di Era Digital
-
Bos Instagram Soroti Ledakan Konten AI dan Tantangan Membedakan Media Asli
-
8 Prompt AI untuk Edit Foto Jadi Dramatis yang Lagi Tren di TikTok
-
8 Cara dan Prompt AI Membuat Video Renovasi Rumah Berantakan Jadi Rapi
-
Ancaman Digital Makin Kompleks, Perusahaan Keamanan Siber Nasional Perkuat AI
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- Bukan Sekadar Estetika, Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Dinilai Keliru Makna
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Xiaomi 17 Max Bakal Bawa Baterai Jumbo 8.000 mAh, Desain Mirip Versi Ultra
-
7 HP dengan Kamera 108 MP, RAM 8 GB, Harga Murah Cuma Rp2 Jutaan
-
67 Kode Redeem FF Terbaru Aktif 13 Januari: Ada Bundle Jujutsu, Yuji Itadori, dan Evo Gun
-
Daftar Harga MacBook, Mac Mini dan iMac Januari 2026: Cek Spesifikasi dan Kisaran Harganya
-
Sinyal Kehadiran Persona 6 Muncul, Spekulasi Gameplay Makin Panas
-
Hasil M7 Mobile Legends Swiss Stage 3: ONIC Kalah 2 Kali, Rawan Tereliminasi
-
5 Pilihan HP 5G dengan Kecepatan Internet Super Cepat, Harga Mulai Rp3 Jutaan
-
Oppo Reno15 Series Ubah Cara Bercerita Lewat Kamera dengan AI Motion Photo Border Stitching
-
Terpopuler: Vivo Kenalkan V70 Series, Rekomendasi HP Tahan Banting untuk Ojol
-
4 Rekomendasi HP dengan GPS Akurat dan Tahan Banting untuk Driver Online, Harga Mulai Rp1 Jutaan