- Skor keamanan siber Indonesia 2025 menurut NCSI turun signifikan menjadi 47,50, menempatkan di peringkat 84 dunia.
- Pakar siber menyarankan laporan NCSI dijadikan bahan refleksi, namun tidak boleh diterima sepenuhnya karena metodologi dipertanyakan.
- Perbandingan dengan negara ASEAN dinilai kurang komprehensif sebab Thailand dan Vietnam tidak termasuk dalam penilaian NCSI.
Menurutnya, membandingkan Indonesia dengan negara seperti Singapura atau Malaysia juga tidak bisa dilakukan secara sederhana.
“Jumlah pengguna, kondisi geografis, hingga tantangan demografis Indonesia jauh lebih besar dibandingkan negara ASEAN lainnya,” katanya.
Alfons mencontohkan sektor perbankan digital Indonesia yang dinilainya justru relatif matang menghadapi ancaman siber.
“Pengamanan mobile banking di Indonesia itu keras. Kalau bank besar Indonesia buka cabang di ASEAN, mereka akan lebih mudah beradaptasi dibandingkan bank luar masuk ke Indonesia,” ujarnya.
Ia menilai kondisi tersebut terbentuk karena ekosistem digital Indonesia menghadapi tantangan yang lebih kompleks.
“Malingnya lebih banyak dan penegakan hukumnya lebih lemah. Secara tidak langsung, sektor swasta digital Indonesia jadi lebih matang dan siap menghadapi ancaman dari luar,” jelasnya.
Meski demikian, Alfons menegaskan bahwa rentetan kebocoran data yang terus terjadi tetap menjadi pekerjaan rumah besar bagi pemerintah.
“Itu yang harus kita jujur akui,” pungkasnya.
Baca Juga: Waspada! Penipuan Baru Manfaatkan Fitur Team Invitation OpenAI, Data Pribadi Terancam Dicuri
Berita Terkait
-
Waspada Penipuan! Begini Cara Membungkam Nomor WhatsApp Tak Dikenal Agar Tak Bisa Menelepon
-
Raih CREST Pathway+, Ini Dia Jagoan Keamanan Siber di Indonesia
-
Indosat dan Cisco Luncurkan "Sovereign SOC": Benteng Siber Nasional Baru Lindungi Data Anda!
-
AwanPintar Catat Lebih dari 133 Juta Serangan Siber pada Semester I 2025 di Indonesia
-
ITSEC Cybersecurity Summit 2025 Digelar, Konferensi Keamanan Siber Terbesar di Asia Tenggara
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
6 Rekomendasi Parfum Aroma Susu yang Creamy dan Bikin Ketagihan
-
Efek Domino Penutupan PT Samwon: Runtuhnya Rantai Ekonomi dan Harapan Warga Jepara
-
Apa Perbedaan Lipstik Cair dan Lipstik Padat?
-
Kongres 3 Organisasi Kedokteran, Satukan Visi Hadapi Tantangan Penyakit Pencernaan dan Hati
-
Cuma Modal Video Selfie, Begini Cara Dapat Centang Biru Gratis di Facebook
-
Jajan di Event Bergengsi Tak Harus Mahal, UMKM Piala Presiden 2026 Bikin Kantong Aman
-
Review Drama The Scarecrow, Teka-Teki Pembunuhan Berantai Tiga Dekade
-
Bukan Sekadar Proker, Ini 8 Soft Skill Berharga yang Diam-Diam Terasah Saat KKN
-
BK DPRD Masih Periksa 2 Kader Golkar Riau Terkait Kerusuhan di Gedung Dewan
-
Cak Imin Rayu Parpol Ubah 108 Undang-undang Demi Prabowonomics