- Foto Kiswah Kakbah di lantai dalam Epstein Files memicu kecaman global.
- Kiswah adalah kain sutra hitam dengan sulaman emas berisi doa suci.
- Tradisi menutup Kakbah dimulai sejak masa Pra-Islam oleh Raja Yaman.
Kain itu dihiasi oleh kaligrafi indah berbahasa Arab menggunakan khat Tsulutsi (font Tsuluts). Tulisan dirangkai dari benang emas dan perak.
Pada bagian pintu Kakbah, tertera tulisan "Soniat hazihi al-kiswah fi Makkah al-Mukarramah wa ahdaha ila al-Ka'bah al-Musyarrafah Khadim al-Haramain asy-Syarifain..."
Itu artinya kain ini dibuat di Makkah dan dihadiahkan kepada Kakbah oleh Pelayan Dua Tanah Suci (Raja Arab Saudi).
Kain penutup juga memuat kalimat zikir seperti Ya Allah (diikuti nama-nama seperti Ya Hannan, Ya Mannan), Subhanallah hi Wabihamdi hi Subhanallah hil azeem, Allah Akbar, serta Ya Hayyu Ya Qayyum.
Tradisi menutup Kakbah sendiri sudah ada bahkan pada masa Pra-Islam.
Pada awalnya, Kakbah tidak selalu tertutup kain. Tradisi menyelimuti Kakbah dimulai oleh Raja Yaman yang bernama Tubba’ al-Himyari, yang bermimpi memberikan penutup pada Kakbah.
Ada pula catatan tentang Adnan bid Ad (keturunan dari Nabi Ismail bin Ibrahim) yang membuat kiswah dari bahan kulit unta.
Adnan bid Ad lantas menutup Kakbah menggunakan kain kasar lantas melapisinya lagi dengan daun kurma.
Setelah Fathu Makkah (Pembebasan Makkah), Nabi Muhammad SAW tetap menjaga tradisi ini namun menggunakan kain berkualitas dari Yaman (kain Al-Yamania).
Baca Juga: Epstein Files Singgung Simulasi Pandemi Sebelum COVID-19, Nama Bill Gates Terseret
Para penerus Nabi Muhammad melanjutkan tradisi pemasangan kiswah, dengan Umar al-Khattab menjadi khalifah pertama yang mengirimkan kiswah Mesir (terbuat dari linen putih yang dikenal sebagai qubati, sejenis linen bersulam).
Mengutip Arab News dan The National, prosesi penggantian kain penutup Ka’bah, atau Kiswah, merupakan tradisi tahunan yang sakral pada setiap 9 Dzulhijjah, bertepatan dengan momen puncak haji saat jemaah bertolak ke Arafah.
Menariknya, kain lama yang dilepas tidaklah disia-siakan, kain tersebut dipotong menjadi bagian-bagian kecil untuk dihadiahkan kepada tokoh penting, lembaga resmi, hingga museum di seluruh dunia.
Karena distribusinya yang eksklusif, potongan kain ini dianggap sebagai artefak bernilai sejarah dan religi yang sangat tinggi.
Salah satu buktinya adalah tirai pintu Ka’bah yang kini terpanjang megah di Markas Besar PBB sebagai pemberian resmi dari Kerajaan Arab Saudi.
Kemegahan Kiswah sendiri lahir dari tangan para perajin profesional di bengkel khusus Kota Makkah melalui standar kualitas dan religiositas yang luar biasa ketat.
Terbuat dari sutra putih murni yang dicelup warna hitam, kain ini dihiasi dengan sulaman ayat suci Al-Qur’an menggunakan benang emas dan perak asli.
Melalui kombinasi material mewah dan keterampilan tangan yang presisi, setiap lembar Kiswah bukan sekadar kain penutup, melainkan sebuah mahakarya seni Islam yang tiada bandingnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Sudah Ditolak, Persija Belum Kapok Kejar Tanda Tangan Eks Pemain AS Roma
-
Proyek Mobil Listrik Nasional di Subang Akan Mulai Produksi di 2028
-
Momen Purbaya Cecar Direktur Kemenhub! Bongkar "Uang Gelap": Lo-Lo Bikin Rugi Devisa Rp 3 Triliun
-
Cicil Emas Lebih Mudah, BRI Hadirkan Layanan Pembiayaan Emas di BRImo
-
Kata Pemprov DKI Soal JPO Viral Tanpa Tangga di Depan Gedung DPR RI
-
Ratusan Pelajar SMA di Karo Diduga Keracunan MBG, Terungkap SPPG Milik Kodim
-
Lawan Arus di Rawa Buaya, Warga Minta Jalur Alternatif ke Duri Kosambi
-
Getol Kritik Dampak Proyek PLTA, Solidaritas Perempuan Poso Sempat Digertak Pejabat Pemkab
-
5 Rekomendasi Tinted Sunscreen untuk Flek Hitam sesuai Review dan Harga
-
Pasca Putusan MK, DPR Titip Pemerintah Naikkan Gaji Guru dari Anggaran Pendidikan