- Kerugian penipuan digital mencapai Rp9,1 triliun akibat peningkatan pemanfaatan dokumen elektronik palsu sejak November 2024.
- Privy dan Komdigi meluncurkan inisiatif #CekDuluBaruPercaya untuk mendorong verifikasi dokumen digital guna memperkuat Digital Trust.
- Tantangan utama era digital adalah membangun kepercayaan melalui verifikasi keaslian dokumen, bukan lagi sekadar penampilan visual dokumen.
Dari sisi industri, Chief Executive Officer & Founder Privy, Marshall Pribadi, menilai tantangan terbesar di era digital saat ini bukan lagi soal ketersediaan teknologi, melainkan bagaimana kepercayaan dibangun dan diverifikasi.
“Di dunia digital, kepercayaan tidak bisa lagi dinilai dari tampilan visual. Dokumen bisa terlihat resmi, tetapi belum tentu sah. Kepercayaan harus bisa diverifikasi,” kata Marshall.
Melalui inisiatif #CekDuluBaruPercaya, Privy ingin mendorong perubahan perilaku masyarakat dari sekadar melihat lalu percaya, menjadi memeriksa dan memverifikasi sebelum bertindak.
“Verifikasi seharusnya tidak dipersepsikan sebagai proses yang rumit atau memperlambat aktivitas. Dengan teknologi yang tepat, pengecekan keaslian dokumen digital bisa dilakukan dengan cepat dan mudah,” ujarnya.
Marshall mengungkapkan, hingga saat ini Privy telah mencegah 122 juta upaya fraud di layanannya, sebuah angka yang mencerminkan besarnya risiko kecurangan digital yang dihadapi masyarakat.
“Ini menunjukkan bahwa risiko penipuan digital sangat nyata. Karena itu, kami akan terus berinovasi untuk memperkuat keamanan dan kenyamanan publik dalam berinteraksi secara digital,” tegasnya.
Kebutuhan Nyata di Level Pelaku Usaha
Sebagai infrastruktur Digital Trust, Privy mencatat tingginya kebutuhan masyarakat terhadap verifikasi dokumen digital. Sejak berdiri pada 2016, lebih dari 138 juta dokumen telah diverifikasi menggunakan tanda tangan elektronik tersertifikasi Privy.
Angka tersebut mencerminkan meningkatnya kesadaran publik dan pelaku usaha akan pentingnya dokumen digital yang sah secara hukum, aman, dan dapat diverifikasi untuk mencegah pemalsuan serta berbagai bentuk fraud.
Baca Juga: Ramadan di Era Digital: Shopee Soroti Perubahan Cara Masyarakat Menyusun Rutinitas
Dari sisi pengguna, risiko dokumen digital palsu dirasakan langsung dalam aktivitas sehari-hari. Tenny Daud, pelaku UMKM sekaligus content creator, mengaku hampir seluruh proses bisnisnya kini bergantung pada dokumen elektronik.
“Sebagai pelaku UMKM, saya setiap hari berhadapan dengan invoice, kontrak, dan dokumen transaksi digital. Verifikasi itu sudah jadi kebutuhan, bukan pilihan,” ujarnya.
Menurut Tenny, proses verifikasi dokumen digital bahkan tidak memakan waktu lama.
“Nggak sampai 30 detik. Karena itu, inisiatif #CekDuluBaruPercaya sangat membantu UMKM seperti saya untuk memastikan dokumen yang diterima benar-benar sah sebelum ditindaklanjuti,” tuturnya.
Berita Terkait
-
Mending TV Digital atau Smart TV? Ini 5 Pilihan TV Murah dan Hemat Listrik
-
Era Baru Streaming: Akses Konten Premium Langsung dari Layanan Internet
-
Waspada Kesenjangan Digital! BINUS Tegaskan Teknologi Harus Jadi Milik Rakyat, Bukan Elit Saja
-
Biaya Akses Data Biometrik di Dukcapil Naik 3 Kali Lipat, ATSI Keberatan
-
Teknologi Sinematik Membawa Pengalaman Walk-Through Virtual Pertama ke Indonesia
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Garmin Approach G82, GPS Golf dengan Layar Terbesar dan Radar Canggih Bikin Permainan Makin Presisi
-
37 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 1 April 2026, Peluang Dapat 9.999.999 FC Points
-
56 Kode Redeem FF Terbaru 1 April 2026, Ada Bundle Panther dan Pirate Gratis
-
Terpopuler: Cara Mengatasi WhatsApp Pending, Rekomendasi HP Infinix Kamera Resolusi Tinggi
-
Update Harga PS5 2026, Naik Imbas Krisis RAM Global
-
Pemerintah Panggil Google dan Meta agar Patuhi PP TUNAS
-
32 Kode Redeem FC Mobile 31 Maret 2026, Siap Hadapi Kiper Raksasa 270 Cm?
-
35 Kode Redeem FF 31 Maret 2026, Bocoran Event Kolaborasi Gintama dan Squad Beatz Bulan April
-
HMD Crest 2 Pro Bakal Pakai Chip Snapdragon Terbaru, Usung Baterai 6.000 mAh
-
Usai Debut di Filipina, HP Gaming Murah Nubia Neo 5 Series Bakal ke Indonesia